MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 24 Mei 2018 00:02
BKPP Keker ASN yang Sebarkan Ujaran Kebencian

Masyarakat Diminta Jangan Takut Melapor

Rudi Baswan(Foto Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengaku belum menerima surat resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terkait enam bentuk larangan ujaran kebencian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Enam larangan itu saya sudah baca di media. Tapi kami belum ada menerima surat resminya dari BKN," kata Sekretaris BKPP Kutim Rudi Baswan saat di temui di Ruang Kerjanya, kemarin.

Dia menambahkan jika surat telah diterima, BKPP siap mengawal aturan tersebut. Langkah awalnya dengan sosialisasi ke ASN, terutama penjelasan saksi apa yang bakal diterima jika aturan itu dilanggar.

"Walau kami belum ada sistem  pengawasan di media sosial, tetapi untuk mencegahnya ialah dengan cara Mensosialisasikan. Itu langkah awal," terangnya.

Peredaran ujaran kebencian, kata mantan Camat Bengalon ini,  tak sekalipun ditemukan di Kutim. Semua masih berjalan aman. Yang ada hanya, timbulnya kritikan dari pemerhati layanan publik."Belum ada. Kutim aman ujaran kebencian," tuturnya.

Beberapa waktu lalu santer diberikan BKN mengeluarkan enam bentuk aktivitas ujaran kebencian yang dilarang dilakukan oleh ASN.

Melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN, M. Ridwan dalam siaran persnya Jumat (18/5), menyampaikan secara rinci keenam bentuk ujaran kebencian itu.

Pertama, menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat media sosial (medsos) yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Kedua, menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat medsos ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras, dan antar golongan.

Ketiga, menyebarluaskan pendapat yang bermuatan ujaran kebencian (pada poin 1 dan 2) melalui medsos (share, broadcast, upload, retweet, repost instagram dan sejenisnya).

Keempat, mengadakan kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Kelima, mengikuti atau menghadiri kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Keenam, menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana pada poin kesatu dan kedua dengan memberikan likes, dislike, love, retweet, atau comment di media sosial.

BKN mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kedapatan mem-posting ujaran kebencian dan isu intoleransi.

Ada berbagai kanal untuk masyarakat melaporkan PNS yang melakukan tindakan-tindakan tersebut yaitu di www.lapor.go.id, dan melalui surat elektronik ke alamat humas@bkn.go.id. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Khawatir Pendatang Masuk Kutim, Arus Balik Dijaga Dishub

SANGATTA - Sejak kemarin hingga (21/6) kemarin arus balik mulai terlihat. Diprediksi, puncaknya pada…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Polres Bentuk Group Anti Kriminal

SANGATTA- Agar segala permasalahan di Kutim cepat sampai ke tangan Polres Kutim, maka Polres Kutim membentuk…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Jumlah Mustahiq Menurun 75 Persen

SANGATTA - Penyaluran zakat fitrah oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Al Faruq berjalan lancar.…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Pakir Liar Makin Marak

  SANGATTA - Juru Parkir (Jukir) liar di Sangatta semakin marak.  Hampir di semua tempat ada. …

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Pasca Lebaran Harga Komoditas Masih Tinggi

SANGATTA - Hari raya Lebaran biasa menjadi salah satu momen kenaikan harga komoditas pangan, mulai dari…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Disorot Masyarakat, RSUD Mulai Kekurangan Dokter, Kerap Mati Lampu, Hingga Kebersihan

SANGATTA- Belakangan ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga menjadi sorotan masyarakat.  Ada…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Minim Tempat Hiburan, Jalur Caseway Jadi Alternatif

SANGATTA - Minimnya tempat berlibur lebaran bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim), menjadikan caseway…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Dirut PDAM Ikut Bertarung di DPD RI

SANGATTA- Dari 38 calon Dewan Perwakilan  Daerah (DPD) dari Kaltim,  24 diantaranya berasal…

Rabu, 20 Juni 2018 01:34

Bosan Terima Alasan, Sanksi Tegas Menanti

SANGATTA – Momen Lebaran gemar dijadikan alasan untuk libur lebih panjang. Makanya Aparatur…

Rabu, 20 Juni 2018 01:34

Waspadai Penyakit Tidak Menular Usai Lebaran

SANGATTA - Banyaknya jenis makanan yang berlimpah saat perayaan hari raya Idul Fitri membuat masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .