MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 25 Mei 2018 00:01
Penantian 46 Tahun, Bandara APT Pranoto Beroperasi

Targetkan Penerbangan Mancanegara, Diawali Rute Berau-Samarinda

BANDARA BARU: Keberadaan Bandara APT Pranoto di ibu kota Kaltim bukan lagi sekadar mimpi bagi masyarakat Samarinda.(SAIPUL ANWAR/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Mimpi panjang Pemprov Kaltim membangun Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda akhirnya terwujud, Kamis (24/5) kemarin. Pengoperasian bandara yang berlokasi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Sungai Siring itu ditandai dengan dibukanya rute penerbangan maskapai Xpress Air dari Berau ke Samarinda.

Kemarin, soft launching bandara yang populer dengan nama Bandara Samarinda Baru (BSB) ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak dan dihadiri pejabat di lingkungan Pemerintah Kaltim. Serta sejumlah perwakilan Dirjen Penerbangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Susi Air dan Xpress Air adalah dua di antara maskapai penerbangan yang membuka penerbangan pertama di APT Pranoto, kemarin. Penerbangan perdana ini sekaligus mengawali pemindahan seluruh penerbangan lokal yang sebelumnya dilayani Bandara Temindung Samarinda, yang pada Selasa (23/5) lalu resmi ditutup pemerintah.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak mengatakan, dengan dibukanya Bandara APT Pranoto, cita-cita masyarakat Benua Etam memiliki bandara di ibu kota sudah direalisasikan. Selanjutnya, bandara akan dikelola oleh PT Angkasa Pura.

“Kami sangat bersyukur cita-cita pembangunan infrastruktur oleh pemerintah akhirnya dapat terwujudkan. Kami akan kerja sama dengan Angkasa Pura untuk membenahi bandara, terutama fasilitas yang ada di dalamnya,” ucap Gubernur.

Kata Awang, untuk merealisasikan pembangunan Bandara APT Pranoto, bukanlah perkara mudah. Berbagai permasalahan mengiringi pembangunan proyek bernilai ratusan miliar tersebut. Bahkan dibutuhkan waktu selama hampir 46 tahun untuk bisa mewujudkannya.

“Hampir 46 tahun kita hanya mengandalkan Bandara Temindung. Tapi kini kita sudah punya Bandara APT Pranoto. Kalau semua fasilitas bandara sudah siap, kami akan mengundang Presiden Joko Widodo untuk melakukan grend opening,” tuturnya.

Rencananya pada arus mudik libur lebaran bakal dibuka penerbangan lain seperti dengan Xpress Air. Penerbangan ini di luar pesawat ATR 42 dan ATR 72 yang sebelumnya beroperasi di Temindung. Selain itu, rute baru yang bakal dibuka di luar Kaltim yakni rute Samarinda- Makassar.

Tak hanya itu, beberapa maskapai seperti Lion Air, Sriwijaya, dan Garuda diketahui telah menyatakan kesediaannya membuka rute ke Bandara APT Pranoto. Karenanya, rute baru seperti yang ke Mamuju, Palu, Malang, Bandung, dan beberapa penerbangan lain akan segera dilayani.

“Saya sudah merencanakan landasan pacu (runway) bandara 3 ribu meter. Kami bisa membuat penerbangan langsung antara jemaah haji yang berangkat ke tanah suci, maupun yang langsung ke Madinah. Itu cita-cita saya. Saya yakin akan terwujud,” ucap mantan Bupati Kutai Timur dua periode ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong menjelaskan, di tahap awal pengoperasian Bandara APT Pranoto baru melayani rute domestik yang sudah ada di Temindung. Misalnya rute Berau, Melak, Tanjung Selor, dan rute penerbangan perintis.

“Nanti akan ada lima sampai enam penerbangan dalam sehari, sesuai rute bandara lama dari maskapai Xpress Air dan Susi Air. Tapi kalau sudah ada maskapai yang menyelesaikan izin rute, maka sudah ada penambahan rute,” ujar dia.

Kata Salman, saat ini sudah ada tiga maskapai penerbangan yang mengajukan rute penerbangan di APT Pranoto, yakni Wings Air, NAM Air, dan Garuda Indonesia. “Wings Air sudah mengajukan penambahan pelayanan rute khususnya jalur  Banjarmasin-Samarinda dan Balikpapan-Samarinda,” ungkapnya.

Bandara APT Pranoto sendiri memiliki luas area 13 hektare, terdiri dari sarana berupa gedung administrasi, runway 2.250 kali 45 meter, apron, taxiway 173 kali 23 meter, hanggar luas 36.342,4 meter persegi, gedung ATC serta perumahan karyawan bandara.

Sebagaimana keinginan Gubernur Awang Faroek, kawasan bandara akan dikembangkan untuk tujuan bisnis dan wisata berupa beragam properti seperti perkantoran, hotel, convention centre, fasilitas medis, zona perdagangan bebas, dan taman hiburan.

Sedangkan untuk rencana jangka panjang untuk instrument flight dan night flight, seperti pengadaan dan pemasangan ILS, DVOR, DME dan AFL. Review masterplan dengan rencana peningkatan panjang dan lebar runway, kapasitas apron, kapasitas terminal, dan kapasitas parkir kendaraan.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandi meminta pemerintah segera melengkapi kekurangan sarana dan prasarana pendukung bandara. Di antaranya pemasangan lampu di landasan pacu dan pagar bandara. Dia menilai, seperti lampu runway perlu segera dipasang agar penerbangan malam juga bisa dilayani.

“Saya ingin Pemprov Kaltim bisa mengusulkan anggarannya di APBD Perubahan 2018. Ya, untuk pemasangan lampu butuh sekira Rp 3-4 miliar. Cuma dari Kementerian inginnya di tahun 2019 baru dianggarkan, jadi sementara sabar aja dulu,” ujarnya.

Kasubdit Standarisasi Kemenhub RI, Agus Pramuka menilai, dari sisi sarana dan prasarana, Bandara APT Pranoto memang telah layak digunakan. Pasalnya secara operasional, kemampuan, dan kelaikan runway sudah tidak ada masalah.

“Bandara APT Pranoto ini arahnya ke Boeing 737-900ER. Tapi normalnya saat ini masih menggunakan pesawat ATR 42 dan ATR 72. Kalau untuk pengusulan anggaran penambahan fasilitas, nanti ada bidangnya sendiri di Kemenhub,” katanya.

Dia menyebut, bantuan anggaran pembangunan maupun penambahan fasilitas bandara, diberikan berdasarkan kebutuhan dan hasil kajian atas usulan yang disampaikan pemerintah terkait. “Semua sesuai kebutuhan dan program. Apa yang diusulkan, kalau layak dan dibutuhkan, tentu akan diprioritaskan,” tandas Agus. (drh)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

E-KTP Ditarget Rampung Sebelum Pilpres

SAMARINDA – Banyak warga Kota Tepian yang mengeluhkan lamanya pembuatan KTP elektronik (KTP-el).…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

Dewan Tak Restui Sekwan?

SAMARINDA – Pelantikan Muhammad Ramadhan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kaltim pada 5…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08
Pilgub Kaltim 2018

Debat Publik Paslon Terakhir Berdurasi 120 Menit

SAMARINDA – Durasi waktu debat publik pamungkas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

GAM Nyatakan Lawan Radikalisme

SAMARINDA – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) Kaltim menyatakan menolak…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

Semarak Piala Dunia di Aston Samarinda Hotel & Convention Center

Gelaran Piala Dunia 2018 telah dimulai Kamis (14/6) lalu. Turnamen sepak bola terakbar itu akan berjalan…

Senin, 18 Juni 2018 17:38
ARUS MUDIK

Ribuan Armada Diterjunkan Layani Pemudik

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim meyakinkan jika proses arus mudik dan arus balik…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

CSR Bakal Dipungut Zakat

SAMARINDA – Keinginan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menarik pungutan 2,5 persen dana corporate…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

Guru Honorer Minta Keadilan Gubernur

SAMARINDA – Forum Tenaga Honorer (FTH) Kaltim menyarankan Gubernur Kaltim membuat peraturan untuk…

Senin, 18 Juni 2018 17:36

Masyarakat Belum Melek Anggaran

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menganggap saat ini masih sedikit…

Minggu, 17 Juni 2018 00:39
Pilgub Kaltim 2018

Waspadai Golput di Pilgub Kaltim

SAMARINDA – Partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 benar-benar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .