MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01
Sejak Subuh Antrean Pembeli Gas Melon Mengular

Warga Berbondong-bondong Datangi Pangkalan

BARIS TERATUR: Warga mengantre di pangkalan gas di depan SPBU Tanjung Laut, guna mendapatkan tabung gas berisi tiga kilogram, kemarin (25/5).(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Ketersediaan tabung gas elpiji tiga kilogram menjadi momok bagi warga Bontang. Betapa tidak, selama Ramadan tahun ini tabung berwarna hijau layaknya melon ini selalu jadi incaran warga di sejumlah pangkalan. Salah satunya terjadi di pangkalan Kiki Cell yang terletak di depan SPBU Tanjung Laut. Setelah salat subuh, warga pun mulai berdatangan guna mengantre.

“Saya mulai jam 05.30 Wita sudah ngantre di sini. Saya takut kehabisan gas,” kata Udin, warga Berebas Tengah saat ditemui Bontang Post, Jumat (25/5) kemarin.

Ia mengatakan, sangat sulit mencari elpiji melon ini. Bahkan, antrean yang panjang diakuinya mengganggu rutinitasnya dalam bekerja. “Terganggu aktivitas saya, tetapi karena tabung ini perlu jadi mau bagaimana lagi,” ujarnya.

Bahkan berdasarkan informasi yang ia peroleh, terdapat warga yang telah datang sejak pukul 05.00 Wita. Padahal pangkalan tersebut belum dibuka. “Kasihan ibu itu Lama menunggu hingga kepanasan,” tuturnya sambil menunjuk salah satu pembeli.

Udin berharap kepada Pemkot Bontang agar mencari solusi cepat mengenai kelangkaan tabung gas ini. Sehingga warga tak perlu lagi mengantre, tentunya dengan harga yang sesuai.

Sementara pemilik pangkalan Kiki Cell, Hartono menggunakan cara unik dalam penjualan tabung gas. Sang istri membagikan kupon kepada pengantre untuk ditukarkan dengan satu tabung gas. Tujuannya sekaligus guna mengecek adakah orang yang membeli lebih dari satu per kepala keluarga. “Ketahuan kalau kami kenal orangnya, ini yang sudah membeli tadi, fungsi kupon seperti itu,” kata Hartono.

Meskipun diakuinya terkadang ada orang yang tak dikenal membawa anggota keluarganya untuk mendapatkan tabung lebih banyak. Namun perlahan cara ini mulai efektif paling tidak meminimalisir jatah pembelian tabung gas. Setelah ditukar tabung gas maka kupon tersebut disobek oleh Hartono.

Hartono mengaku jatah pasokan tabung gas melon tak menentu dalam kurun waktu sebulan ini. Paling banyak ia hanya mendapat suplai 180 tabung per kiriman. Ia mengaku menjual per tabungnya dengan harga Rp 18.000.

“Paling sedikit saya dapat 120 tabung. Padahal permintaan lebih tinggi dari itu, makanya kami berlakukan sistem kupon biar merata penyalurannya,” tukasnya. (ak)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 00:05
Semarak Hut RI Ke-73

Upacara 17 Agustus Berlangsung Khidmat

  BONTANG – Peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia dilaksanakan dengan upacara pengibaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 00:04
Semarak Hut RI Ke-73

Paskibra Lega, Tugasnya Usai

BONTANG – Tugas para anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Bontang telah usai. Mereka pun…

Sabtu, 18 Agustus 2018 00:03
Semarak Hut RI Ke-73

Nekat “Hijrah” ke Bontang, Bercita-Cita Jadi Tentara

Perjuangan hidup Ade Ruswanto tak seperti teman sebayanya. Kondisi ekonomi orang tuanya yang kurang…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:48
Awang Long, Sang Pahlawan Kaltim

Tak Dikenal, Hanya Dianggap Nama Jalan

BONTANG menjadi salah satu daerah di Kaltim yang salah satu jalannya diberi nama Jalan Awang Long. Jalan…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:47
Awang Long, Sang Pahlawan Kaltim

Prajurit dan Komandan Wajib Ziarah

LAYAKNYA pahlawan Kaltim lainnya, nama Awang Long diabadikan pemerintah baik untuk nama jalan maupun…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:47
Liputan Khusus 17 Agustus

Gugurnya Awang Long di Benteng Kutai

“Aku seorang prajurit. Dan aku tidak mengenal politik. Aku hanya tunduk kepada Duli Tuanku yang…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:44

Kinerja PT BME Mengecewakan

BONTANG- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)Bontang menyorot kinerja manajemen Bontang Migas Energi…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:25

Satu Rumah Dilalap Si Jago Merah

BONTANG – Satu rumah milik guru SDN 009 Bontang Selatan hangus dilalap si jago merah di Jalan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:24

Kakek Bejat Cabuli Anak Tiri

“Saya ini sebenarnya enggak tega sama anak, tetapi karena keenakan ya harus tega. Tidak dimungkiri…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:16

Nursalam: PT BME Nihil Dividen

“Saya sesalkan PT BME tidak menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal bidang usahanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .