MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 27 Mei 2018 00:01
Tidak Berizin, Bisnis Waralaba Menjamur

Ancam Pedagang Kecil, Bupati Akan Peninjauan Langsung

AKAN DITINJAU: Petugas salah satu waralaba di Sangatta sedang melayani konsumen, Sabtu (26/5).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Bisnis waralaba menjadi salah satu ancaman bagi pedagang warungan yang ada di Kutai Timur (Kutim). Pasalnya perkembangan usaha tersebut semakin melejit, namun mayoritas diantaranya tidak diimbangi kepemilikan izin usaha, yang berupa Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), terlebih bagi waralaba lokal.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony mengatakan, data penerbitan STPW 2012 - 2017 di kementerian perdagangan, telah tercatat sebanyak 94 waralaba asing yang telah terdaftar di Indonesia. Bahkan di Kutim sendiri sudah sangat banyak usaha waralaba tidak berizin beroperasi.

"Sejumlah jaringan waralaba terus mengembangkan sayap bisnisnya dengan ciri khas yang berbeda, seperti produk obat-obatan, kuliner, laundry, bahkan sampai lembaga pendidikan. Selama ini, persaingan sektor usaha ini tidak kondusif karena cenderung dimonopoli oleh usaha-usaha besar," ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Di tempat berbeda, Persatuan Pedagang Sembako Sangatta (PPSS), Azis mengeluhkan dampak menjamurnya waralaba yang semakin bebas. Hal tersebut menjadi pemicu keresahan setiap pedagang kecil. Pasalnya mampu berdampak buruk bagi pedagang menengah ke bawah.

"Akibatnya sangat luar biasa sehingga bisa mematikan usaha para pedagang kecil, alias menyebabkan usaha klontongan bisa gulung tikar. Jika hal tersebut terjadi, konsekuensi terburuknya kami kehilangan mata pencarian," tandasnya.

Menurut Bupati Kutim, Ismunandar mengaku sangat terkejut mendengar adanya salah satu toko waralaba tak resmi. Ia tidak menyangka perkembangan yang sangat pesat terjadi begitu saja, terlebih di Sangatta.

"Dari awal yang diketahui hanya ada enam, kenapa bisa meningkat menjadi empat belas. Kalau begini kami menduga adanya oknum perizinan yang mengeluarkan izin toko modern mengunakan jalur pintu dapur alias nakal," tuturnya.

Dirinya berencana untuk segera melakukan peninjauan langsung. Selain itu, ia juga akan melakukan pembenahan pada sistem perizinan yang berlaku. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:08

Siswa Tak Lagi Melantai

  SANGATTA - Beberapa sekolah yang siswanya  sempat  melantai  kini  tak lagi…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:07

Bupati “Ancam” Depak Kepala OPD

SANGATTA - Bupati Kutim, Ismunandar “mengancam” Kepala Organisasi Perangkat  Daerah…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:07
Info CPNS

BKN: Stasiun CAT Capai 80 Persen

  SANGATTA - Seleksi CPNS 2018 dipastikan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:06
Pemilu 2019

Masih Banyak Siswa Belum Terdaftar

  SANGATTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu melakukan faktualisasi data pemilih pemula,…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:05

IPA Tahap 2 Ditarget Rampung November

SANGATTA - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur PDAM Tirta Tuah Benua (PDAM) Kutim, Suparjan melakukan pengecekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:04
Porprov Kaltim 2018

Siapkan 12 Jenis Suvenir untuk Porprov

SANGATTA - Tidak lama lagi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan dilaksanakan di Kutim.…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

Persiapan Diklaim 100 Persen

BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengklaim jika persiapan tes Calon Pegawai…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

Ribuan Pendaftar Perebutkan Jatah CPNS

SANGATTA - Pendaftaran online tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi ditutup. Sekira 3.884 orang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .