MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Sabtu, 02 Juni 2018 00:02
Polisi Sita 26 Motor Balap

Hasil Tangkapan di Pekan Kedua Ramadan

BARANG BUKTI: Hingga pekan kedua Ramadan ini, 26 motor hasil balapan liar yang berhasil diamankan Sat Lantas Polres Bontang.(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Diamankannya 7 motor yang terlibat dalam aksi balapan liar pada pekan pertama Ramadan lalu rupanya tak membuat gentar para pembalap lainnya. Terbukti, hingga di pekan kedua Ramadan, masih ada saja pembalap “ilegal” yang nekat melakukan aksi kebut-kebutannya di jalan raya. 

Berdasarkan data dari Sat Lantas Polres Bontang, hingga kini sudah ada 26 unit motor yang diamankan di Polres Bontang karena disalahgunakan untuk kebut-kebutan. Semua motor tersebut diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda-beda. Seperti di wilayah Loktuan, Kilometer 3, Gunung Sari, dan wilayah Berbas.

“Selama Bulan Ramadan ini, timsus anti balapan liar kami rutin melakukan pengamanan di malam hari sampai pagi hari, utamanya di waktu setelah salat subuh. Yang mana di jam-jam tersebut, rawan digunakan untuk balapan liar. Apalagi rata-rata pelakunya masih di bawah umur,” ujar Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas AKP Irawan Setyono belum lama ini. 

Adanya balapan liar ini kata Irawan, tentu akan berakibat fatal terhadap kasus kecelakaan yang tidak hanya berbahaya bagi pengendara sendiri, tetapi juga bagi pengendara lainnya. Untuk itu dirinya mengimbau, agar para orang tua lebih mewaspadai lagi anak-anaknya. Jangan sampai pamit keluar rumah dengan alasan yang baik, rupanya justru pergi balapan.   

“Untuk itu kami akan lakukan tindakan preventif dan represif dalam menekan fatalitas kecelakaan,” sebutnya.

Selain pembinaan itu, polisi juga akan memanggil orang tua yang bersangkutan. Sebagai efek jera terhadap pelaku balapan liar, Irawan menyebut motor sitaan tersebut baru bisa di ambil setelah Idulfitri mendatang. Selain itu, spesifikasi kendaraan juga harus diganti dengan yang standar. Jika tidak, maka tetap bisa membahayakan bagi dirinya dan orang lain,” pungkasnya. (bbg)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 09:27

Ngakunya Pemkot Sanggup Kelola Pelabuhan

BONTANG – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) ditargetkan terbentuk tahun ini.…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:39

130 Item Disalurkan ke 62 RT Berebas Tengah

BONTANG - Sebanyak 130 item barang dan jasa disalurkan ke…

Jumat, 21 Desember 2018 18:48

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

BONTANG –Pengawasan terhadap pengetap diminta lebih diperketat. Mengingat praktiknya sudah…

Jumat, 21 Desember 2018 18:34

Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg

BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas…

Jumat, 21 Desember 2018 18:33

Dishub Tunggu Perintah Provinsi

BONTANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mengaku belum menerima informasi…

Jumat, 21 Desember 2018 18:32

Jika Semua Pihak Berkomitmen, Kenakalan Remaja Mudah Diberantas

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta standar operation…

Jumat, 21 Desember 2018 18:30

KTP Invalid Kembali Dimusnahkan

BONTANG – Usai membakar 2.500 keping KTP-el pada tahap pertama…

Rabu, 19 Desember 2018 17:21

4.613 KTP-el Kembali Dibakar

BONTANG – Kemarin (18/12), sebanyak 4.613 Kartu Tanda Penduduk Elektronik…

Selasa, 18 Desember 2018 19:21

CCTV Terus Ditambah

BONTANG – Penambahan Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa wilayah Kota…

Selasa, 18 Desember 2018 19:20

Kasus Miras Oplosan Disorot Kepolisian

BONTANG – Maraknya kasus miras oplosan seperti aldo dan koteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*