MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 05 Juni 2018 00:07
Ojek Online
Dishub: Ojek Online Tak Sopan

Ditindak Setelah Lebaran, Libatkan Aparat Gabungan

SUDAH BEREDAR: Berdasarkan pantauan Bontang Post melalui aplikasi Grab pada Senin (4/6) pukul 21.00 Wita, terdapat 13 pengendara yang menunggu orderan.(Screencapture grab app/Bontang Post)

PROKAL.CO, ockquote>

“Ini (ojek online, Red.) tidak ada sopan santunnya, kalau tamu mau ke rumah orang lain saja perlu permisi. Ini nyelonong saja,”

Sukardi Kepala Dinas Perhubungan Bontang

BONTANG – Moda transportasi ojek online diketahui telah beroperasi di Kota Taman. Namun, hingga kini segala perizinan belum dikantongi oleh beberapa perusahaan yang bergerak di bidang tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Sukardi mengatakan, bakal melakukan tindakan tegas setelah Idulfitri nanti. Mengingat saat ini Dishub sedang disibukkan dengan arus mudik dan balik Lebaran. “Nanti kami akan patroli setelah Lebaran. Karena perintah wali kota harus fokus ke arus mudik dan balik dulu,” kata Sukardi.

Nantinya, Dishub akan terjun bersama aparat gabungan guna melakukan penertiban. Mulai dari aparat kepolisian, Kodim 0908/BTG, dan Satpol PP. “Selesai itu Grab, kalau aparat gabungan kami libatkan,” ujarnya.

Saat ini, keberadaan pengemudi ojek daring pun telah terang-terangan. Mereka telah menggunakan jaket dan helm khas identitas perusahaan ketika mendapat orderan. Ia menyatakan, hingga kini Grab dan Bontang Go belum melakukan izin ke Pemkot Bontang.

“Ini (ojek online, Red.) tidak ada sopan santunnya, kalau tamu mau ke rumah orang lain saja perlu permisi. Ini nyelonong saja,” ucapnya geram.

Sukardi mengaku, ia pernah didatangi pengurus pusat Grab Januari silam. Namun, surat permohonannya konon tidak sesuai karena langsung tertuju dirinya. Sementara yang seharusnya dialamatkan ke Pemkot Bontang.

Berdasarkan pantauan Bontang Post melalui aplikasi pada Senin (4/6) pukul 21.00 Wita, terdapat tujuh Grab Car yang beroperasi. Sementara untuk Grab Bike sebanyak 10 pengendara yang menunggu orderan. Tak hanya itu, 23 pengendara ojek motor online dan enam mobil dari aplikasi Bontang Go juga terpantau dari aplikasinya.

Anggota Komisi III DPRD Rusli mengatakan, sebenarnya kehadiran moda transportasi online sangat membantu dari segi pembukaan lapangan kerja. Namun harus dibarengi dengan mematuhi setiap regulasi yang ada. Dikatakannya, legislator tidak menghalangi setiap perusahaan yang mau berinvestasi di Bontang.

“Harus melalui prosedur, kalau tidak mempunyai izin seharusnya tidak boleh beroperasi,” kata Rusli.

Sementara, anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Muhammad Dahnial menilai kehadiran ojek online tidak akan berlangsung lama. Ia menyebut perusahaan itu akan bertumbuh bilamana menitikberatkan pada usaha kurir. Hal ini mengingat perekonomian warga Bontang yang memiliki sarana transportasi sendiri. Apalagi akses jalan pun tidak sepadat beberapa kota besar di Kaltim semacam Samarinda dan Balikpapan. “Belum tepat kalau di Bontang kalau dilihat dari perkembangan kotanya,” tukas Dahnial. (ak)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 00:01

Kerumunan Warga Hambat Kerja Pemadam

Banyak kendala yang dihadapi oleh Disdamkartan Bontang dalam memadamkan api. Seperti yang terjadi di…

Jumat, 22 Juni 2018 00:01

Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Musibah kebakaran yang menimpa dua rumah warga beserta tempat bermain TK Tunas Mekar di Loktuan, Kamis…

Jumat, 22 Juni 2018 00:01

Si Jago Merah Mengamuk di Loktuan

BONTANG – Keheningan malam seketika berubah menjadi mencekam akibat munculnya kobaran api dari…

Jumat, 22 Juni 2018 00:01
ARUS BALIK

Lusa KM Binaiya Datang

JUMLAH penumpang pada kedatangan kapal di kloter pertama yang tidak sesuai dengan dugaan membuat Dishub…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00
ARUS BALIK

785 Orang Bersandar di Pelabuhan Loktuan

BONTANG – Prediksi Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang terkait arus balik Lebaran di tahun ini…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Wali Kota Berharap Kinerja Pegawai Meningkat

TERKAIT sanksi yang diberikan kepada pegawai atau ASN yang bolos di hari pertama kerja setelah cuti…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Bolos, TPP Dipotong 50 Persen

BONTANG – Sanksi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk di hari pertama kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00
Pilgub Kaltim 2018

Ajak Memilih Lewat Lomba Stand Up Comedy

Selain melaksanakan silaturahmi dan tatap muka langsung dengan berbagai komunitas anak muda yang ada…

Kamis, 21 Juni 2018 00:15

Takut Dimarahi, Pura-Pura Diculik

BONTANG – Masih ingat Mawar, gadis 14 tahun yang sebelumnya mengaku diculik dan disetubuhi pemuda…

Kamis, 21 Juni 2018 00:15

Pedagang Janur Sambut Lebaran Ketupat

BONTANG – Ada dua kali pelaksanaan Lebaran yang dikenang beberapa masyarakat Indonesia, yaitu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .