MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 07 Juni 2018 01:07
Indikator ‘Labelisasi’ Gereja Ramah Anak Dipertanyakan
Foto wajah: Felly Lung (Ist)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sekretaris Jendral Pemuda Katholik Kutim Felly Lung, menyanyangkan pernyataan pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) tentang Kutim yang belum mempunyai gereja ramah anak. Dia justru mempertanyakan indikator yang digunakan untuk menyematkan label tersebut.

“Apa indikator gereja ramah atau tidak buat anak-anak. Sehingga bisa memberi lebel gereja ramah anak atau tidak ramah buat anak,” kata Felly, melalui pesan teks, Rabu (6/6) kemarin.

Menurut Felly, dalam ajaran agamanya telah tertuang perintah untuk memuliakan anak di Gereja. Hal tersebut termaktub di dalam Matius 19: Bunyinya, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

“Implementasi Matius 19 itu bisa dilihat dengan keseriusan Gereja Katholik dalam memuliakan anak-anak dalam Sekolah Minggu serta menanamkan ajaran-ajaran nilai kasih itu sendiri,” ujarnya.

Dia menekankan program Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak punya hak untuk memberi lebel gereja ramah anak atau tidak. Apalagi hanya dengan justifikasi atau indikator gereja tersebut tidak pernah dilatih KHA dan PHA.

“Atau tidak pernah ikut sosialisasi UU Perlindungan Anak. Ini sangat dangkal dan sudah masuk ke ranah sensitif,” ujarnya.

Makanya dia menyayangkan pernyataan pihak DPPPA yang mengatakan belum ada gereja yang bertaraf ramah anak. Apalagi muncul statement gereja dinyatakan ramah anak jika telah mampu menghadirkan kasih Allah, mengasihi tanpa diskriminasi dan tanpa syarat, mengutamakan kepentingan terbaik anak, memberikan ruang untuk anak berpartisipasi seluas-luasnya, dan memberikan hak-hak dasar anak seperti keberlangsungan hidup, tumbuh kembang, partisipasi perlindungan.

Felly menganggap semua gereja telah melakukan dan menanamkan nilai-nilai tersebut dalam pembentukan tunas-tunas muda Kristiani, baik dalam sekolah Minggu ataupun PAUD. Makanya, dia menilai pernyataan DPPPA ini secara tidak langsung menyudutkan Gereja di Kutim.

“Menurut Saya harus menghadirkan data dan fakta sebelum membawa-bawa gereja di Kutim dikatakan tidak ramah anak, apalagi dijadikan sebagai indikator KLA. Jika KLA yang didengungkan dengan memberikan lebel, Saya rasa hal ini sudah cukup terlalu jauh. Kami akan meminta pertanggung jawaban pernyataan tersebut, jika tidak didasari oleh fakta dan bukti,” tegasnya. (hd)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 18:25

Gunakan DAK, Disdukcapil Beli Blanko

SANGATTA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim menggunakan Dana Alokasi Khusus…

Senin, 24 September 2018 18:24
Pemilu 2019

Ismunandar Siap Jadi Jurkam

SANGATTA - Bupati Kutim, Ismunandar mengaku siap cuti bekerja, jika ditunjuk sebagai juru kampanye calon…

Senin, 24 September 2018 18:23
Pemilu 2019

DPT Belum Final, KPU Masih Membuka DPTHP Tahap 2

SANGATTA – Rupanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kutim masih belum final. Akan tetapi masih menuju…

Senin, 24 September 2018 18:22
Pemilu 2019

Panwas Kecamatan Mulai Bergerilya

SANGATTA -  Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah diketok. Tahapan kampanye pun sudah dimulai. Dengan…

Minggu, 23 September 2018 00:09

Tanjung Bara Membara

0

Minggu, 23 September 2018 00:09

TK2D Ancam Gelar Demo

SANGATTA - Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kutim mengancam akan menggelar aksi demonstrasi, menuntut…

Minggu, 23 September 2018 00:08
Pemilu 2019

Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawas Pemilu

  SANGATTA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutim, menggelar sosialisasi pemilu di Hotel Mesfa…

Minggu, 23 September 2018 00:01

BPMD Minta Kades Laporkan Hasil Realisasi

SANGATTA - Dana Desa (DD) diberikan bertahap oleh pemerintah pusat. Demi kelancaran dan taat administrasi,…

Minggu, 23 September 2018 00:01

Gereja Toraja Marendeng Diresmikan

SANGATTA - Gereja Toraja Jemaat Marendeng Sangatta diresmikan, Kamis (20/9) malam kemarin. Peresmian…

Sabtu, 22 September 2018 00:09
Pemilu 2019

Enam Mantan Napi Ditetapkan Dalam DCT

0
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .