MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 08 Juni 2018 01:48
Mantan Calon Ombudsman Ungkap Kejanggalan Seleksi

Seleksi Kepala ORI Diduga Nepotisme

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Seleksi calon Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Kaltim terus mendapat sorotan publik. Calon Kepala ORI Wilayah Kaltim yang pernah mengikuti tahapan seleksi sejak April 2018 lalu bahkan angkat bicara terkait dugaan adanya nepotisme dalam penjaringan pimpinan Ombudsman tersebut.

Salah satunya yakni Rahmawati. Peserta seleksi Kepala ORI Wilayah Kaltim yang sampai masuk dalam babak empat besar tersebut mengaku prihatin dengan pola seleksi di internal ORI. Dia menyebut, sejak awal dirinya telah mencium aroma tidak profesional dalam seleksi tersebut.

“Kalau memang tidak bisa membuat seleksi yang profesional dan terbuka, mengapa sejak awal tidak dilakukan seleksi di internal saja? Artinya tidak melibatkan orang luar ORI. Ini namanya seleksi hanya formalitas saja,” katanya, Rabu (6/6) lalu.

Dia mengungkapkan, pada saat mengikuti seleksi wawancara, dirinya telah mendapatkan informasi bahwa orang akan yang terpilih sebagai kepala ORI Wilayah Kaltim berasal dari internal Ombudsman.

“Ini namanya sudah tidak ideal sejak awal. Pada saat mendengar itu, saya sampai berpikir untuk mundur dari pencalonan. Tetapi karena menghargai tahapan, saya tetap lanjut sampai akhir,” sebutnya.

Kejanggalan lain yang dicatat Rahmawati yakni panitia seleksi tidak diumumkan pada publik. Selain itu, sistem penilaian yang dilakukan tidak transparan dan terkesan hanya menjadi konsumsi internal tim panitia seleksi.

Lembaga pengawas pemerintah sekelas Ombudsman, lanjut dia, seharusnya memberikan contoh yang ideal, profesional, dan memenuhi unsur-unsur perekrutam pimpinan sebagaimana yang disepakati di awal tahapan penjaringan.

“Padahal Ombudsman itu memiliki kewenangan untuk melihat maladministrasi. Tetapi kalau sudah menunjukkan cara begini, sama saja mereka sendiri yang melanggar aturan. Memberikan contoh yang buruk pada publik,” sesalnya.

Di sisi lain dia mencatat, sebelum tahapan seleksi dilaksanakan, Ombudsman telah memiliki catatan kelam. Salah satu yang teranyar yakni lembaga tersebut pernah memiliki pimpinan yang mengundurkan diri karena ulah bawahannya.

“Informasinya salah satu asisten memalak kepala daerah. Karena itu, Kepala ORI Kaltim mengundurkan diri. Padahal masa jabatannya belum selesai. Kami mendengar, dia malu dengan kelakuan asisten yang melakukan pemalakan itu,” bebernya.

Atas dasar itu, catatan hitam tersebut telah menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap Ombudsman. Padahal, secara kelembagaan dan kepemimpinan, sejak awal Ombudsman harus steril dari citra buruk.

“Lembaga pengawas sekelas Ombudsman harusnya sudah membangun kepecayaan melalui transparansi. Makanya dari sekarang, lembaga ini harus diselamatkan,” katanya.

Seperti diketahui, panitia seleksi menyelenggarakan tahapan sejak April 2018. Sebanyak sembilan orang mengikuti tahapan seleksi. Hasilnya, terpilih Kusheryanto sebagai Kepala ORI Wilayah Kaltim. Kemudian, pada Selasa (5/6) lalu, Kusheryanto dilantik Ombudsman RI. Tahapan tersebut lebih cepat dibandingkan jadwal pelantikan yang sedianya dilaksanakan pada 25 Juni mendatang.

Kusheryanto yang dihubungi media ini untuk mengonfirmasi tudingan tersebut kontak pribadinya tidak aktif. Informasi terbaru, yang bersangkutan masih di Jakarta menghadiri pelantikan. Media ini juga sempat menghubungi asisten Ombudsman. Namun belum ada jawaban dari yang bersangkutan. (*/um)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 00:02
Pilgub Kaltim 2018

Ribuan Linmas Siap Amankan Pilgub 2018

SAMARINDA – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 tinggal menghitung hari. Untuk itu, Satuan…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Tak Kunjung Diberangkatkan PT H20, Puluhan Calon Jemaah Haji Lapor Polisi

SAMARINDA – Puluhan calon jemaah haji yang berasal dari Bontang, Samarinda, dan Kabupaten Kutai…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00
Debat Pilgub Kaltim

Debat Terakhir Pilgub Jadi Penentu

SAMARINDA – Hasil survei yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Rabu (20/6)…

Kamis, 21 Juni 2018 22:35
Pemprov Kaltim

Gubernur: Kinerja Harus Lebih Baik

SAMARINDA - Hari pertama turun kerja pasca libur Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah, Pemprov Kaltim menggelar…

Kamis, 21 Juni 2018 22:34
Pemprov Kaltim

SBY: Awang Gubernur Terbaik

SAMARINDA - Kepemimpinan dan kinerja Gubernur Awang Faroek Ishak kembali menuai pujian. Kali ini datang…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14
Pilgub Kaltim 2018

Debat Publik Terakhir Pilgub Kaltim, Paslon Ditantang Isu Korupsi

SAMARINDA – Isu korupsi pernah menimpa empat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14
Pilgub Kaltim 2018

Survei LSI Denny JA, Empat Kandidat Berselisih Tipis

SAMARINDA – Menyusul survei dari Lembaga Strategis Indonesia (LSI) yang menimbulkan polemik, survei…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14
Pilgub Kaltim 2018

Tak Terdaftar, Bawaslu Bakal Panggil LSI

SAMARINDA – Publikasi hasil survei Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 yang dilakukan Lembaga…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Sempat Minim, Harga Kebutuhan Pokok Aman

SAMARINDA – Harga sejumlah barang-barang kebutuhan pokok di Pasar Segiri tergolong aman. Mulai…

Rabu, 20 Juni 2018 01:35
ARUS BALIK

Razia Gabungan Incar Para Pendatang

SAMARINDA – Dalam upaya pengamanan arus balik setelah lebaran, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .