MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Sabtu, 09 Juni 2018 02:01
AWAS!!! Pejabat Dilarang Menerima Parsel

Masuk Kategori Gratifikasi

Sugeng Chairuddin (DEVI/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Momen Ramadan apalagi menjelang lebaran memang identik dengan yang namanya bertukar atau berkirim parsel/bingkisan. Terutama di kalangan pejabat atau pun pebisnis. Namun, dalam peraturan pemerintah, parsel ini ternyata masuk dalam kategori gratifikasi. Sehingga para pejabat tidak diperkenankan untuk menerima parsel/bingkisan dalam bentuk apapun.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin mengatakan, secara tertulis sudah ada larangan bagi para pejabat untuk menerima hadiah seperti parsel.

“Kita sebagai pejabat diharapkan jangan menerima pemberian parsel, karena melanggar etika,” kata Sugeng saat ditemui usai rapat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jalan Dahlia, Jumat (8/6) kemarin.

Larangan menerima parsel ini tertuang dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil (PNS) pasal 4 ayat 8 menyatakan bahwa PNS dilarang menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapa pun juga yang berhubungan dengan jabatan dan atau pekerjaanya.

Berpacu pada peraturan tersebut, pemberian parsel juga termasuk dalam gratifikasi. Sehingga para pejabat harus berhati-hati dalam menerima pemberian hadiah dari rekan sejawat atau pihak manapun. Karena jika pemberian itu tidak dilaporkan maka bisa termasuk gratifikasi dan yang bersangkutan tidak hanya diberi sanksi disiplin namun  juga bisa dikenakan sanksi pidana.

Bentuk gratifikasi lainnya ialah pemberian uang, komisi, pinjaman tanpa bunga, paket wisata, fasilitas perjalanan, dan diskon. Intinya pemberian kepada PNS secara cuma-cuma bisa dikategorikan gratifikasi.

Untuk itu, Sugeng megimbau kepada seluruh pejabat khususnya yang ada di Kota Samarinda ketika ada hubungan baik dengan teman dan mendapatkan hadiah dalam bentuk parsel sebaiknya dikumpulkan dan diberikan kepada orang yang lebih berhak menerima.

“Agar tidak melanggar arahan dari KPK dan tidak melanggar etika. Sebaiknya dikumpulkan dan diberikan kepada yang lebih berhak,”ucapnya.

Mengenai larangan pemberian parsel ke pejabat, selaku penjual parsel di Samarinda, Noony mengatakan, tidak tahu akan adanya peraturan pemerintah tersebut.

“Kami tidak tahu dia pejabat atau bukan. Kan dia tidak bilang. Yang kami lakukan hanya melayani pembeli dengan sebaik-baiknya. Tapi kebanyakan pembeli adalah pengusaha, toko-toko, maupun pribadi,” tutupnya. (*/dev)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 18:33
Pemilu 2019

Kepala Daerah Jadi Timses Capres, Tjahjo: Itu Pilihan Politik

  SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai keterlibatan kepala daerah sebagai…

Senin, 24 September 2018 18:32

Herwan Terancam “Non-Job”

SAMARINDA – Sejak awal Januari 2018, riak-riak perebutan kekuasaan di internal Dewan Pimpinan…

Senin, 24 September 2018 18:31
Sungai Karang Mumus

Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah, Kondisi SKM Kian Memprihatinkan

SAMARINDA – Sungai Karang Mumus (SKM) Samarinda, pada tahun 1970 menjadi jalur lalu lintas utama…

Senin, 24 September 2018 18:30
Pemilu 2019

Pemilih Wajib Cermat dan Kenali Calon

SAMARINDA – Pemilihan Umum (pemilu) 2019 akan jauh berbeda dengan pemilu empat tahun setengah…

Senin, 24 September 2018 18:28
Pemilu 2019

Waspadai Hoaks dan Isu SARA

Penyebaran hoaks, politisasi suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA), dan money politic atau politik…

Minggu, 23 September 2018 00:32

Harga dan Stok Komoditas Stabil

SAMARINDA – Sebagian besar harga komoditas kebutuhan po{ok Usyarakat, pekan ini terpantau il.…

Minggu, 23 September 2018 00:13

Restuardy Daud Jadi Pj Gubernur Kaltim


Minggu, 23 September 2018 00:13

Bentang Tengah Ditarget November

SAMARINDA – Pengerjaan Jembatan Mahakam IV terus dikebut sejumlah kontraktor yang ditunjuk Pemerintah…

Minggu, 23 September 2018 00:12

Pemkot Samarinda Pilih Ikuti Aturan

SAMARINDA – Hingga kini belum jelas siapa yang akan menanggung biaya perbaikan keretakan jembatan…

Minggu, 23 September 2018 00:10

PDPAU Bakal Geluti Usaha Jual Ayam

SAMARINDA – Sebagai upaya untuk menekan harga ayam di Kota Tepian, Perusahaan Daerah Pergudangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .