MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 11 Juni 2018 16:53
4 Bulan 99 Pengendara Kena Tilang

Gara-Gara Kendaraan Kelebihan Muatan

DITILANG: Aparat kepolisian menghentikan kendaraan yang muatannya melebih kapasitas. (Foto Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA- Selama empat bulan terakhir ini, sedikitnya 99 kendaraan yang kena tilang. Bukan tak memiliki SIM, melawan arus, atau pajak kendaraan mati. Melainkan beban bawaan terlalu berat atau tak sesuai dengan peruntukannya.

Seperti halnya mobil pick up membawa beberapa tandon jomblo. Begitupun truk dari luar Kutim. Tentu hal ini tak sangat membahayakan. Karena idealnya, satu pick up sesuai dengan baknya, hanya dapat menampung satu atau dua tandon. Tak berlebih sampai diikat menggunakan tali.

Parahnya, mereka menggunakan jalan umum. Tentu saja sangat membahayakan kendaraan lain. Seperti hal talinya terputus atau lepas. Jika hal ini terjadi, maka tandon tersebut akan terjatuh dan mengenai kendaraan yang berada l di belakangnya.

"Untuk data kami terkait pelanggaran muatan termasuk kendaraan yang membawa tandon melebihi kapasitas sebanyak 98 kasus," ujar Kasatlantas AKP Eko Budiyatno.

Sebelumnya, kendaraan bermuatan lebih mendapatkan sorotan dari masyarakat Sangatta. Mereka melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian. Polisi langsung bertindak. Salah satu rujukannya adalah Undang-Undang Nomor.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kemudian, mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Karena melanggar, terpaksa ditilang. Mereka sangat membawakan orang lain. Untuk itu perlu dicegah agar tak terulang kembali. Apalagi mereka membawanya di dalam kota," kata Kapolres.

Langkah ini langsung mendapatkan apresiasi warga. Sarita salah satunya. Dirinya cukup bersyukur lantaran Polres cepat bertindak. Seharusnya ini merupakan tugas dishub.

"Sangat membahayakan sekali. Kalau menggelundung seperti apa. Bisa kena kendaraan di belakang. Perlu patroli terus untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," katanya. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 00:02

Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Tak Wajar

SANGATTA - Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur (Kemenag) Kutim terus mengimbau masyarakat agar waspada…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Arus Mudik dan Balik Nihil Lakalantas

SANGATTA - Pada musim mudik dan arus balik lebaran 2018, Polres Kutai Timur (Kutim), tercatat penurunan…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Khawatir Pendatang Masuk Kutim, Arus Balik Dijaga Dishub

SANGATTA - Sejak kemarin hingga (21/6) kemarin arus balik mulai terlihat. Diprediksi, puncaknya pada…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Polres Bentuk Group Anti Kriminal

SANGATTA- Agar segala permasalahan di Kutim cepat sampai ke tangan Polres Kutim, maka Polres Kutim membentuk…

Jumat, 22 Juni 2018 00:00

Jumlah Mustahiq Menurun 75 Persen

SANGATTA - Penyaluran zakat fitrah oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Al Faruq berjalan lancar.…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Pakir Liar Makin Marak

  SANGATTA - Juru Parkir (Jukir) liar di Sangatta semakin marak.  Hampir di semua tempat ada. …

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Pasca Lebaran Harga Komoditas Masih Tinggi

SANGATTA - Hari raya Lebaran biasa menjadi salah satu momen kenaikan harga komoditas pangan, mulai dari…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Disorot Masyarakat, RSUD Mulai Kekurangan Dokter, Kerap Mati Lampu, Hingga Kebersihan

SANGATTA- Belakangan ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga menjadi sorotan masyarakat.  Ada…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Minim Tempat Hiburan, Jalur Caseway Jadi Alternatif

SANGATTA - Minimnya tempat berlibur lebaran bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim), menjadikan caseway…

Kamis, 21 Juni 2018 00:14

Dirut PDAM Ikut Bertarung di DPD RI

SANGATTA- Dari 38 calon Dewan Perwakilan  Daerah (DPD) dari Kaltim,  24 diantaranya berasal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .