MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 12 Juni 2018 00:19
Pilgub Kaltim 2018
Bawaslu Rekrut Ribuan Pengawas

Potensi Pelanggaran Pilgub Semakin Rawan

Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 tinggal menghitung hari. Potensi selanggaran menjelang pemungutan suara 27 Juni mendatang semakin meningkat. Setiap tim sukses (timses) dan pasangan calon (paslon) ditengarai bakal melanggar rambu-rambu yang telah ditetapkan. Belajar dari pemilu sebelumnya, kerap kali politik uang terjadi beberapa hari sebelum pemilihan.

Atas dasar itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim merekrut ribuan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pengawas tersebut memiliki tugas untuk membantu tugas-tugas pengawasan di tingkat TPS.

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul mengaku, pengawas di luar Panitia Pengawas Lapangan (PPL) tersebut tersebar di setiap TPS. Diharapkan keberadaan pengawas TPS dapat membantu PPL dan Panitia Pengawas Kecamatan (PPK).

“Jumlah mereka sebanyak jumlah TPS di Kaltim. Kalau tidak salah lebih dari tujuh ribu. Tugasnya mengawasi TPS di wilayahnya masing-masing. Kemudian memastikan persiapan di TPS dan pemenuhan logistik agar sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya, Senin (11/6) kemarin.

Dijelaskan Saipul, personel pengawas tersebut bertugas selama 30 hari. Sebanyak 23 hari dibebankan tugas pengawasan sebelum pilgub. Kemudian akan dibubarkan Bawaslu Kaltim tujuh hari setelah pemilihan usai. “Tugas mereka memang hanya 30 hari saja. Terbatas sesuai dengan fungsinya. Kemudian setelah waktu itu habis, kami akan membubarkannya,” sebut dia.

Sementara fungsi lainnya, pasukan pengawas akan mengawasi munculnya pelanggaran seperti politik uang, pemasangan bahan kampanye yang melanggar aturan, dan mengawasi seluruh gerak-gerik timses dan paslon di wilayah kerjanya masing-masing. “Tentu saja tugasnya sama dengan pengawas pemilu. Karena mereka bagian dari pengawas pemilu yang bersedia mengawasi pemilu di TPS,” tambah Saipul.

Tugas pasukan pengawas juga melaporkan adanya praktik politik uang. Terkait kemungkinan munculnya politik uang menjelang pemilihan, Saipul membenarkan bila tingkat kerawanan politik uang akan semakin tinggi mendekati hari pemilihan. Karena itu pula, pihaknya menginisiasi pembentukan pasukan pengawas di tingkat TPS tersebut.

“Silakan saja paslon berinfak, sedekah, zakat mal, dan fitrah. Tetapi dilarang mengatasnamakan paslon atau mengarahkan agar pemilih memilih paslon tertentu. Kalau itu dilakukan, maka masuk pidana pemilu,” jelas Saipul.

Demikian pula jika paslon dan timses memberikan barang kemudian diimbangi dengan ajakan untuk memilih paslon. Cara tersebut dapat dikategorikan politik uang. “Tetapi jika itu murni infak, sedekah, zakat mal, dan fitrah, itu tidak masalah. Malah dianjurkan untuk dilaksanakan,” ujarnya.

Lantas pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dari timses dan paslon melibatkan ajakan untuk memilih juga masuk dalam kategori politik uang. Pelanggaran pemilu tersebut dapat dikategorikan pidana. “Kalau terstruktur, sistematis, dan masif, paslonnya bisa didiskualifikasi. Tapi kalau tidak memenuhi unsur itu, maka masuk kategori pidana,” tutupnya. (*/um)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:40

Jika Pengerjaan Mahkota IV Tak Sesuai Target, Kontraktor Siap-siap Di-Black List, AH YANG BENER?

SAMARINDA – Pengerjaan bentang utama proyek Jembatan Mahakam IV terancam molor dari waktu yang…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:36

ADA APA? Mahasiswa Desak Dewan Panggil PT WIKA

SAMARINDA – Jalan layang atau flyover di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:10

Kata Anggota DPRD Kaltim Ini, Tambang MHU Ancam Warga

  SAMARINDA – Puluhan warga Dusun Tudungan, RT 5 dan RT 6, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:08

Timses Isran-Hadi Bantah Ada Tim Transisi

SAMARINDA – Tim Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor-Hadi Mulyadi membantah…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:07

Pelayanan BPJS Kesehatan Nyaris Bikin Ricuh

SAMARINDA – Pelayanan kesehatan menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:04

Mahasiswa Nekat Jadi Pengedar Ganja

SAMARINDA – Bukannya belajar dengan benar, salah seorang mahasiswa berinisial AH (23) yang satu…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:03

Penataan IUP di Kaltim Berjalan Lambat

SAMARINDA – Penataan izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim masih menyimpan beragam masalah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:59

Nor Wahid Hasyim Jabat Dirut PDAM Tirta Kencana

SAMARINDA – Penantian panjang untuk mengetahui siapa Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:19
Lapangan Kinibalu

DENGAR NIH..!! Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi

 “Mestinya kalau IMB belum ada, tidak boleh dibangun. Kalau sudah ada IMB, semua persyaratan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:18
Lapangan Kinibalu

Tolak Pembangunan Masjid Ini, Warga “Geruduk” Karang Paci

SAMARINDA – Demonstrasi warga yang menolak pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu Samarinda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .