MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Jika Nekat Mainkan Harga Pasar, Ancam Sikat Pengusaha Nakal
NORMAL: Aktivitas pedagang di Pasar Induk Sangatta masih terlihat normal hingga akhir ramadan.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA- Beberapa bahan pokok menjelang hari raya sedikit mengalami kenaikan.  Meskipun tak signifikan.  Kenaikan ini cukup membuat masyarakat resah.  Banyak yang berspekulasi.  Diantara dugaan,  ialah adanya permainan pengusaha yang menimbun barang. 

Namun hal itu dibantah oleh Polres Kutim.  Dari hasil penelusuran yang dilakukan  oleh timnya,  tak ada penimbunan terlebih permainan pengusaha.  Kenaikan harga murni karena banyaknya permintaan dan faktor cuaca.  Cuaca tak bersahabat.  Terlebih pasokan barang di kecamatan-kecamatan. 

"Kami ada petugas pangan. Mereka yang terus memantau harga pangan. Kami inpeksi juga. Kami telusuri. Tetapi untuk saat ini karena hambatan alam.  Masalah cuaca. Makanya dimaklumi," kata Kapolres AKBP Teddy Ristiawan. 

Meskipun begitu,  pemantauan terus dilakukan.  Jika ada pengusaha nakal yang nekat mempemainkan harga,  maka pihaknya tak segan-segan memberikan tindakan tegas.  

"Ya kami lihat naiknya karena apa.  Makanya kami terus telusuri kenaikan harga.  Tidak hanya saat ramadan ini,  tetapi rutin," katanya. 

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang membenarkan jika terjadi sedikit lonjakan harga. Namun,  masih dapat terjangkau oleh masyarakat.  Harga masih cenderung stabil. 

Dari hasil pantauan di Pasar Induk Sangatta (PIS), harga daging masih normal yakni Rp 130 ribu,  ayam Rp 45 ribu, dan  ikan Rp 30-40 ribu perkilo. Sedangkan sayur-sayuran tak ada mengalami kenaikan.  Semua normal. 

"Stoknya juga aman.  Tak ada masalah.  Harganya juga masih terjangkau. Mudahan saja tak ada kenaikan lagi," kata Kasmidi saat memantau pasar beberapa hari lalu. 

Sebelumnya, warga Kutim,  meminta pemerintah dan aparat untuk memantau harga pasar.  Karena diketahui,  beberapa bahan pokok sudah mengalami kenaikan. (dy)


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 00:30

Sabu Disimpan di “Kondom”

SANGATTA – Aparat kepolisian kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:29
Pemilu 2019

Kutim Termasuk Daerah Rawan Konflik Pileg dan Pilpres

SANGATTA - Rupanya Kutim masuk dalam peta konflik pileg dan pilpres. Penilaian ini berkaca pada pesta…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28
Pemilu 2019

Mulai Menjamur, APK Tak Beraturan

  SANGATTA - Maraknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang beredar di Kutim namun menyalahi aturan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28

Bukan Gaji Tetapi Status Hukum

SANGATTA - Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Pemkab Kutim yang belum lama ini berunjukrasa menuntut…

Senin, 15 Oktober 2018 18:49

Karangan Kaya Potensi Wisata

SANGATTA - Kecamatan Karangan kaya akan potensi pariwisata. Beberapa potensi di sana cukup menjanjikan.…

Senin, 15 Oktober 2018 18:48

Plat Luar Kutim Disorot

SANGATTA - Kendaraan plat luar milik perusahaan  yang  beroperasi di Kaltim, khususnya Kutim, …

Senin, 15 Oktober 2018 18:47

WASPADA PENIPUAN!!! Kartu ATM Tertelan, Pejabat Minta Duit

SANGATTA – Salahseorang pejabat di Kutim menjadi sasaran modus penipuan. Yuana Sri Kurniawati,…

Senin, 15 Oktober 2018 18:45

Ini Alasan Polres Ogah Rehabilitasi Tahanan Kasus Narkoba

SANGATTA - Polres Kutim mengaku ogah merehabilitasi bagi mereka yang terlibat narkoba.  Meskipun…

Senin, 15 Oktober 2018 18:44
Pemilu 2019

Masuki Masa Kampanye, Kutim Sepi APK

  SANGATTA - Memasuki masa kampanye, di Kutim nampaknya masih tergolong sepi Alat Peraga Kampanye…

Senin, 15 Oktober 2018 18:44

Si Manis Khas Kutim yang Mulai Punah

  Seiring berjalannya waktu, banyak budaya yang mulai punah, sama halnya dengan cemilan khas Kutim,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .