MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Pilgub Kaltim 2018
Haram Kampanye di Idul Fitri

Paslon Boleh Open House Asal Tak Bawa Atribut Pilgub

Rudiansyah, Mohammad Taufik(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Perayaan Idulfitri 1439 hijriyah tinggal hitungan jam. Begitu juga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 yang menyisakan 13 hari sebelum pemungutan suara 27 Juni mendatang. Demi menghormati pelaksanaan hari besar keagamaan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau empat pasangan calon (paslon) supaya tidak menyelenggarakan kampanye Pilgub Kaltim 2018 di masa Idulfitri.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kaltim, Mohammad Taufik, Rabu (13/6) kemarin. Dia mengaku, larangan kampanye saat Idulfitri telah disampaikan melalui imbauan dan arahan dari KPU Pusat. “Iya memang tidak diperbolehkan kampanye waktu Idul Fitri. Itu sudah kami sampaikan pada seluruh paslon dan timsesnya,” ujar dia.

Namun larangan tersebut tidak berarti membatasi empat paslon untuk berkumpul bersama masyarakat, keluarga, beserta tim sukses (timses). Hanya saja, KPU memberikan batasan. Salah satunya paslon tidak diperkenankan membawa atau memperlihatkan atribut yang mengarahkan pemilih untuk memilihnya.

“Tetapi kalau hanya open house biasa waktu Idulfitri, itu diperbolehkan. Itu tidak masalah. Malah dianjurkan. Yang tidak boleh itu berkampanye dengan catatan mengajak pemilih untuk memilihnya,” ujar Taufik.

Senada, Komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah menuturkan, paslon yang berkumpul di Idulfitri dengan menyelenggarakan open house tidak dilarang. Namun ketika disertai konten kampanye yang membawa Alat Peraga Kampanye (APK), bahan kampanye, dan simbol-simbol yang mengajak pemilu. Hal-hal tersebut dilarang KPU.

“Kampanye itu kan memang tidak boleh di hari-hari besar keagamaan. Itu sudah ada seruan dari Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, Red.) RI. Tidak boleh ada konten kampanye di hari raya keagamaan,” ucapnya.

Dia mengingatkan, jadwal kampanye Pilgub Kaltim terbatas hanya sampai tanggal 23 Juni mendatang. Tepat empat hari menjelang pemilihan atau hari tenang. Namun tidak berarti KPU menghentikan sosialisasi pemilihan.

“Itu batas waktu kampanye yang dilakukan oleh paslon saja. Tetapi kalau kampanye dan sosialisasi yang difasilitasi oleh KPU, masih tetap berjalan. Seperti di media, masih jalan terus sosialisasinya,” tutup dia. (*/um)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 18:27

Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

<p style="text-align: justify;"><strong>SANGATTA &ndash;</strong> Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*