MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 18 Juni 2018 17:31
Pilgub Kaltim 2018
Nama Besar Jadi Tantangan

Timses Masing-Masing Paslon Yakin Menang di Bontang

PROPORSIONAL: Baliho para kandidat Pilgub Kaltim 2018 di salah satu sudut Kota Bontang. Masing-masing memiliki peluang yang sama untuk memenangkan pilgub.(FAHMI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, DI Bontang, Sofyan Hasdam bukanlah nama yang asing. Pernah menjabat Wali Kota Bontang selama dua periode, politisi yang berasal dari dunia kedokteran ini dianggap sebagai bapak pembanguna Kota Taman. Tak heran bila namanya diperhitungkan bakal mendominasi dalam perolehan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 di Bontang. Apalagi istrinya, Neni Moerniaeni kini juga menjabat Wali Kota Bontang.

Latar belakang inilah yang membuat tim sukses (timses) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Sofyan Hasdam dan Rizal Effendi (ANNUR) yakin mendapatkan dukungan maksimal di Bontang.

Erdani Yasid selaku wakil ketua tim pemenangan paslon nomor 1 di Bontang menyatakan, latar belakang Andi Sofyan Hasdam sebagai mantan Wali Kota Bontang dua periode bakal menjadi nilai lebih dalam menggalang dukungan. Dalam hal ini, dia mengklaim masyarakat Bontang tentu sudah mengenal sosok cagub yang diusung Partai Golkar bersama Partai NasDem ini.

“Saya berkeyakinan Pak Sofyan di Bontang bisa menang. Kami memang belum bicara target, yang jelas harapan kami menang telak,” tutur Erdani.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang menggantikan pasangan Sofyan sebelumnya, Nusyirwan Ismail,  menurut Erdani tepat menggantikan Nusyirwan. Perjuangan Nusyirwan pun akan dilanjutkan oleh tim pemenangan untuk bisa memenangkan pasangan ini, salah satunya di Bontang.

Erdani memaparkan, pergerakan tim pemenangan di Bontang sudah dibentuk mulai dari tingkat kecamatan sampai kelurahan.  Bukan hanya dari tim pemenangan resmi, kampanye paslon nomor 1 turut dibantu para relawan.

Meski berhadapan dengan nama besar Sofyan, namun tiga paslon lainnya tidak gentar dalam mencari dukungan di Bontang. Malahan, timses percaya diri memasang target suara terbanyak di Bontang. Sebagaimana diungkapkan tim pemenangan paslon nomor urut 2, Syaharie Jaang dan Awang Ferdian (JADI).

Ubayya Bengawan selaku ketua tim pemenangan JADI di Bontang mengatakan, untuk mencapai target tersebut melakukan konsolidasi ke seluruh tingkatan dengan memanfaatkan mesin partai. Apalagi pasangan JADI didukung lima partai yaitu Partai Demokrat, PPP, PKB, Perindo, dan PBB.

“Kami konsolidasikan ke seluruh partai untuk menyosialisasikan paslon nomor dua. Semua cara akan diterapkan, bagaimana caranya untuk mendapatkan suara. Tapi dengan cara-cara yang santun dan sesuai koridor,” kata Ubayya.

Sementara itu tim pemenangan paslon nomor urut 3, Isran Noor-Hadi Mulyadi di Bontang menyatakan, penyusunan strategi mempertimbangkan hasil survei yang dilakukan secara internal. Ma’ruf Effendi selaku wakil ketua tim pemenangan paslon nomor 3 menyebut, dari hasil survei didapatkan kesimpulan bentuk sosialisasi yang paling disukai masyarakat yaitu dengan cara bertatap muka secara langsung.

“Karena paslon tidak mungkin secara terus-menerus bertatap muka, maka kami punya prinsip ada yang mewakili dari tim. Jadi strategi utama kami mendatangi dari pintu ke pintu yang kami sebut direct selling,” ungkap Ma’ruf.

Dalam “penjualan langsung” tersebut, tim menurunkan kadernya membagi-bagikan alat peraga kampanye berupa brosur, stiker, dan kalender. Bukan sekadar bagi-bagi brosur, tim juga berkomunikasi dengan masyarakat termasuk memaparkan visi dan misi. Dalam pelaksanaannya, menyesuaikan jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Ma’ruf, keberadaan paslon nomor 1 yang merupakan tokoh Bontang menjadi tantangan tersendiri bagi paslon nomor 3. Apalagi istri cagub nomor 1 juga merupakan Wali Kota Bontang. Namun begitu tim pemenangan tidak patah semangat, malahan menjadikannya sebagai tantangan untuk bisa menyusun strategi yang lebih baik lagi.

“Kami menargetkan menang. Bagi kami, paslon nomor 3 merasa tertantang untuk memenangkan di Bontang karena ada pasangan nomor 1. Dari hasil survei yang kami buat, peluang untuk itu (menang, Red.) ada,” urainya.

Bukan hanya paslon nomor 3, paslon nomor 4 yaitu Rusmadi-Safaruddin (RASA) turut melihat keberadaan paslon nomor 1 sebagai tantangan tersendiri di Bontang. Ketua tim pemenangan paslon 4 di Bontang, Martinus Baco mengakui bila Bontang merupakan basis paslon nomor 1. Namun hal ini justru dijadikan pelecut agar tim dapat bekerja keras melakukan kampanye.

“Itulah tantangan kami sebenarnya. Artinya kalau kami bisa menang, ya luar biasa. Karena ada paslon yang punya basis pendukung. Tidak bisa dimungkiri istrinya menjabat wali kota. Tapi dengan kerja keras, khususnya bertatap muka dengan masyarakat, peluang menang itu ada walaupun kecil,” ujar Martinus.

Keberadaan basis paslon lain itu pula yang membuat tim paslon 4 cukup realistis dalam memasang target. Yaitu menargetkan perolehan 30 persen suara dari total suara yang masuk di Bontang. Target ini dipasang dengan melihat proses sosialisasi yang selama ini dilakukan ke masyarakat, termasuk ke paguyuban-paguyuban.

Sebagaimana tiga paslon lainnya, paslon nomor 4 juga menggunakan sistem door to door dalam upaya kampanye yang dilakukan. “Karena itu yang lebih efektif menurut kami,” terang dia.

Martinus mengakui, Bontang memang bukan daerah dengan jumlah pemilih terbanyak di Kaltim. Namun begitu dia menyebut suara di Bontang tetap signifikan dan diperhitungkan. Menurutnya, meski paslon ini menang di tiga daerah basis suara terbanyak yaitu Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara (Kukar), akan percuma bila tidak didukung daerah-daerah lainnya.

“Saya pikir cukup signifikan suara-suara dari daerah ini. Karena satu suara pun juga jadi penentu. Jadi walaupun bukan lumbung suara tetap diperhitungkan. Bukan hanya Bontang, tapi juga daerah-daerah yang dianggap bukan penduduk terbanyak,” beber politisi PDI Perjuangan ini. (luk/ak)


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 10:10

Basri Siap Lahir Batin Maju Pilkada

BONTANG – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bontang masih akan terlaksana…

Selasa, 21 Mei 2019 10:10

THR PNS Bontang Sudah Cair Semua

BONTANG – Sempat tarik ulur masalah regulasi pencairan tunjangan hari…

Senin, 20 Mei 2019 09:37

2024, Bontang Krisis Guru PNS

BONTANG – Ancaman kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Nigeri Sipil…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

Tak Ada Zona Khusus Sarang Burung Walet

BONTANG – Sarang burung walet, sudah sejak lama berdiri di…

Senin, 20 Mei 2019 09:35

Demi Keamanan, Usulkan Pagar Jembatan

BONTANG – Warga RT 01, Kampung Selambai, Kelurahan Lhoktuan sepakat…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*