MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 19 Juni 2018 00:08
GAM Nyatakan Lawan Radikalisme
TOLAK: Puluhan pemuda yang tergabung di GAM Kaltim menyatakan menolak radikalisme, terorisme, dan intoleransi, Senin (18/6) kemarin.(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) Kaltim menyatakan menolak paham radikalisme, terorisme, dan intolaransi di Benua Etam. Pasalnya, paham dan gerakan tersebut dapat mengancam persatuan dan keutuhan bangsa.

Koodinator GAM Kaltim, Sofyan Al Jufri menyebut, paham dan gerakan radikal tersebut telah menjadi ancaman nasional karena telah merambah hingga ke pelosok daerah. Sehingga dirinya bersama puluhan aktivis muda lainnya berkeyakinan, perlu adanya sikap dan gerakan kaum muda untuk menolak dan melawan penyebaran paham yang mengancam kemajemukan dan persatuan bangsa tersebut.

“Masyarakat Kaltim pernah dihebohkan dengan gerakan teroris di sebuah gereja beberapa tahun lalu. Sebagai pemuda, kami perlu terus mengingatkan aparat agar tidak kenal lelah untuk melawan gerakan ini,” ucapnya dalam konferensi pers di Café Metro Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Senin (16/6) kemarin.

Teror fisik yang dimaksud yakni pengeboman di Gereja Oikumene Samarinda yang telah mengorbankan anak tidak berdosa pada 2016 lalu. Atas dasar itu pula, Jufri berkeyakinan, gerakan tersebut perlu terus dilawan dengan suara kaum muda.

“Ini sebagai tonggak awal bagi kami untuk melawan paham itu. Juga sebagai titik awal bagi kami untuk menyatakan sikap sebelum rembuk nasional yang dilaksanakan 50 ribu aktivis ‘98 di Jakarta pada 7 Juli mendatang,” ungkapnya.

Dalam rembuk nasional tersebut, GAM Kaltim akan mengirim 100 orang aktivis. Harapannya, perwakilan aktivis muda tersebut dapat memberikan pandangan, masukan, dan kritik terhadap penanggulangan gerakan radikalisme, terorisme, dan intoleransi.

“Kami harap mereka yang mewakili GAM ini dapat membawa konsep baru untuk menanggulangi dan melawan gerakan kelompok yang berpaham radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Kaltim,” harap Sofyan.

Dia menyarankan, kepolisian dan TNI perlu mendapat dukungan dari kaum muda. Antara lain dukungan moral dan memberikan pandangan kritis bagi anak-anak muda untuk melawan paham radikal, terorisme, dan intoleransi.

“Hanya dengan begitu kita bisa melawan paham ini. Apalagi sekarang sel teroris, intoleransi, dan radikalisme masih terus menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia,” sebut dia.

Jufri menyatakan, alasan lain yang mendasari GAM menolak paham tersebut yakni upaya penggantian dasar negara yang masih terus digaungkan sejumlah kelompok yang tidak sejalan dengan ideologi negara.

“Mereka berupaya mengganti pancasila dengan ideologi atas nama agama tertentu. Padahal itu untuk memuluskan kepentingan sesaat. Mereka tidak melihat kepentingan bersama untuk persatuan dan kesatuan,” tandasnya. (*/um)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 18:59

Nor Wahid Hasyim Jabat Dirut PDAM Tirta Kencana

SAMARINDA – Penantian panjang untuk mengetahui siapa Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:19
Lapangan Kinibalu

DENGAR NIH..!! Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi

 “Mestinya kalau IMB belum ada, tidak boleh dibangun. Kalau sudah ada IMB, semua persyaratan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:18
Lapangan Kinibalu

Tolak Pembangunan Masjid Ini, Warga “Geruduk” Karang Paci

SAMARINDA – Demonstrasi warga yang menolak pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu Samarinda,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:17

Herwan Enggan Lepas Kursi Dewan?

SAMARINDA – Surat persetujuan Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kaltim Herwan Susanto…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:17
Pileg 2019

Gerindra Di-deadline Hari Ini, Untuk Melakukan Perbaikan Dokumen Pencalegan

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim memberikan tenggat waktu satu hari atau Selasa…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:16

Aset Pemkot Samarinda Disorot BPK

  SAMARINDA – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Wilayah Kaltim menemukan ada delapan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:15

Terkait Pemilihan Wawali Samarinda, Jaang Memilih Pasif

 “Kalau hak otoriterku, siapa saja bisa kupilih”. Syaharie Jaang (Wali Kota Samarinda)…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:14
Pileg 2019

Status TMS Istri Wali Kota Disebut Miskomunikasi

SAMARINDA – Status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim yang mengakibatkan…

Senin, 13 Agustus 2018 19:34

Istri Jaang Ajukan Gugatan di Bawaslu

SAMARINDA – Istri Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Puji Setyowati mengajukan gugatan sengketa…

Senin, 13 Agustus 2018 19:33

Jelang Pemilu, Bansos Rawan Dikorupsi

SAMARINDA – Pembahasan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .