MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 19 Juni 2018 00:08
Dewan Tak Restui Sekwan?

No Comment, Ramadhan Dahulukan Konsolidasi

Muhammad Ramadhan(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pelantikan Muhammad Ramadhan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kaltim pada 5 Juni lalu ternyata belum mendapat restu dari sejumlah anggota DPRD Kaltim. Pasalnya, Ramadhan tidak pernah muncul dalam rekomendasi internal pimpinan DPRD Kaltim.

Salah seorang anggota DPRD Kaltim yang tak ingin dikorankan namanya menyebut, sesuai tata tertib dan mekanisme pengangkatan sekwan, penunjukan sekwan harus terlebih dulu mendapat rekomendasi dari DPRD Kaltim.

“Rekomendasi itu kemudian disetujui Gubernur Kaltim. Tetapi Ramadhan itu tidak pernah kami rekomendasikan. Kami mengusulkan orang lain. Kenapa beliau yang ditunjuk gubernur?” katanya belum lama ini.

Dia menuding gubernur tidak taat terhadap mekanisme penunjukan tersebut. Dia juga menegaskan terdapat kepentingan terselubung di balik pengangkatan Ramadhan. “Kami sebut ini ada permainan,” ujarnya.

Sekwan DPRD Kaltim, Muhammad Ramadhan yang ditemui media ini, Senin (18/6) kemarin, tidak ingin berkomentar banyak terkait tudingan tersebut. Pasalnya, penunjukan dirinya menjadi wewenang gubernur. “Wah itu saya tidak bisa comment. Tulis ya, saya tidak bisa comment. No comment-lah untuk itu,” ujar Ramadhan.

Selama menjabat sebagai Sekwan, Ramadhan akan terlebih dahulu melakukan konsolidasi internal hingga mempelajari tugas pokok dan fungsi sekwan. Hal itu sebagai modal untuk membantu kelancaran tugas anggota DPRD Kaltim.

“Karena sekwan itu kan membantu dalam hal administratif pemerintahan dan pelayanan kepada anggota dewan atau unsur pimpinan,” sebutnya.

Selain itu, dia juga akan menjadi jembatan penghubung yang menyatukan antara eksekutif dan legislatif. Salah satu langkahnya yakni meningkatkan harmonisasi antara dua lembaga negara tersebut. Kemudian tugas-tugas lain mempercepat proses pekerjaan rumah seperti rancangan peraturan daerah (perda) untuk diselesaikan dan disahkan.

Terkait munculnya isu yang berkembang bahwa sekwan selalu dijadikan sebagai tameng untuk memuluskan kepentingan gubernur, Ramadhan menegaskan dirinya akan menjadi penengah antara pemerintah dan DPRD.

“Untuk menjembatani kepentingan eksekutif dan legislatif itu memang tidak gampang. Harus ada komunikasi yang kooperatif. Secara operasional selaku sekwan, atasan saya pimpinan DPRD. Tapi secara administratif, atasan saya gubernur melalui sekretaris daerah,” tutur dia.

Karena itu, memisahkan antara dua tugas pokok dan fungsi demi menjembatani dua kepentingan tersebut, terasa sulit bagi Ramadhan. Namun tidak berarti tidak dapat dilakukan. Salah satu caranya dengan membangun kerja sama antara legislatif dan eksekutif.

“Kami coba cairkan dua kepentingan itu. Caranya kepada pimpinan dewan saya melayani. Kemudian pimpinan saya dalam hal ini gubernur, saya tetap taat menjalankan tugas,” tandas Ramadhan. (*/um)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 19:03

Penataan IUP di Kaltim Berjalan Lambat

SAMARINDA – Penataan izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim masih menyimpan beragam masalah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:59

Nor Wahid Hasyim Jabat Dirut PDAM Tirta Kencana

SAMARINDA – Penantian panjang untuk mengetahui siapa Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:19
Lapangan Kinibalu

DENGAR NIH..!! Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi

 “Mestinya kalau IMB belum ada, tidak boleh dibangun. Kalau sudah ada IMB, semua persyaratan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:18
Lapangan Kinibalu

Tolak Pembangunan Masjid Ini, Warga “Geruduk” Karang Paci

SAMARINDA – Demonstrasi warga yang menolak pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu Samarinda,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:17

Herwan Enggan Lepas Kursi Dewan?

SAMARINDA – Surat persetujuan Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kaltim Herwan Susanto…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:17
Pileg 2019

Gerindra Di-deadline Hari Ini, Untuk Melakukan Perbaikan Dokumen Pencalegan

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim memberikan tenggat waktu satu hari atau Selasa…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:16

Aset Pemkot Samarinda Disorot BPK

  SAMARINDA – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Wilayah Kaltim menemukan ada delapan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:15

Terkait Pemilihan Wawali Samarinda, Jaang Memilih Pasif

 “Kalau hak otoriterku, siapa saja bisa kupilih”. Syaharie Jaang (Wali Kota Samarinda)…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:14
Pileg 2019

Status TMS Istri Wali Kota Disebut Miskomunikasi

SAMARINDA – Status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim yang mengakibatkan…

Senin, 13 Agustus 2018 19:34

Istri Jaang Ajukan Gugatan di Bawaslu

SAMARINDA – Istri Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Puji Setyowati mengajukan gugatan sengketa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .