MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 21 Juni 2018 00:14
Pasokan Kurang, Harga Cabai Fluktuatif

Pedagang sebut Dampak Libur Lebaran

BELUM STABIL: Harga cabai rawit di Bontang masih fluktuatif. Pasokan dari petani cabai yang kurang membuat pedagang bimbang menentukan harga.(Fahmi Fajri/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Pascalebaran, harga beberapa komoditas pangan masih belum stabil atau fluktuatif. Salah satunya ialah harga cabai rawit. Setelah Senin (18/6) lalu sempat naik drastis hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogram, kini harga cabai turun menjadi Rp 50 ribu untuk satu kilogramnya.

Randi, salah satu pedagang di Pasar Rawa Indah mengatakan, lonjakan harga diakibatkan ketersediaan yang langka. Sebagian besar petani memanfaatkan liburan Lebaran untuk ke luar kota. Akibatnya, pasokan yang seharusnya dikirim ke Bontang menjadi berkurang.

“Pasokan belum lancar karena petani tidak petik cabai saat libur Lebaran,” kata Randi, Rabu (20/6) kemarin.

Dampak dari belum stabilnya harga berimbas kepada pedagang. Beberapa penjual bingung hendak mengambil pasokan dengan harga yang masih tinggi atau memilih menunggu pasokan. “Ada yang tetap mengambil, ada juga yang tidak mungkin menunggu stabil dulu harganya,” ujarnya.

Hal ini juga berdampak pada konsumen, dikatakan Randi aktivitas jual beli di pasar cenderung sepi imbas dari belum stabilnya harga. Waktu melonjak, beberapa konsumen sempat kaget.

“Mereka (konsumen, Red.) mengeluh mengapa setiap tahun harga naik. Jadi ya mengerti,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil monitoring Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) sebelum Lebaran, harga cabai rawit Rp 40 ribu per kilogramnya. Artinya masih ada selisih sekitar Rp 10 ribu.

Terpisah, Nana warga Berbas Pantai saat ditemui di lokasi pasar hanya membeli cabai rawit dalam skala kecil. Pasalnya, ia sudah memiliki stok sebelum Idulfitri lalu. “Ini hanya membeli seperempat kilogram saja soalnya masih ada di rumah. Harganya masih belum stabil,” kata Nana.

Ia mengaku sudah terbiasa dengan tradisi tidak stabilnya harga komoditas pangan pasca hari raya keagamaan. Namun, ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar harga kembali normal.

Sementara untuk komoditas lain, harga bawang merah per kilogramnya dijual Rp 40 ribu. Padahal sebelum Lebaran pedagang rata-rata menjual Rp 35 ribu. Bawang putih yang semula Rp 22 ribu kini naik tipis di angka Rp 25 ribu tiap kilogramnya.  (ak)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:09

ISPA Capai 11 Ribu Kasus

BONTANG – Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:06

Tarif CT Scan Tunggu Perwali

BONTANG – Secara bertahap, RSUD Taman Husada Bontang melengkapi fasilitas…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:05

Honorer NyalegHarus Keluar

BONTANG – Bukan hanya PNS yang harus mengundurkan diri jika…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04
Dari Rekonstruksi Kasus Istri Bakar Bengkel Suami

Sakit Hati karena Suami Pelit, Enam Bulan Cekcok Masalah Uang

Emosi Mawar memuncak pertengahan Desember tahun lalu. Perempuan 29 tahun…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04

Dipicu Wisata, Pengunjung Hotel Meningkat

BONTANG – Jumlah pengunjung hotel meningkat sejak sejumlah objek wisata…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:03

Potensi Pajak Rumah Kos Masih Kecil

BONTANG – Pendapatan daerah dari sektor pajak daerah rumah kos…

Selasa, 15 Januari 2019 08:55

Dua Kampung Tanpa Listrik, Ngadu ke DPRD, Ini Hasilnya...

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 08:54

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 08:53

PARAH..!! Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Selasa, 15 Januari 2019 08:52

Bonus Atlet Bakal Tidak Bersamaan Cair

BONTANG – Bulan ini, bonus atlet peraih medali Pekan Olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*