MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 21 Juni 2018 00:15
Pedagang Janur Sambut Lebaran Ketupat

Menjamur di Pasar Tadisional, Diburu Pembeli

LARIS TERJUAL: Tampak warga sedang membeli ketupat kosong di pasar sementara Rawa Indah untuk dimasak di hari Lebaran Ketupat, Jumat (22/6) besok.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Ada dua kali pelaksanaan Lebaran yang dikenang beberapa masyarakat Indonesia, yaitu Idulfitri dan Lebaran Ketupat. Idulfitri dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal, sedangkan Lebaran Ketupat atau juga biasa disebut “kupatan” adalah sepekan sesudahnya (8 Syawal).

Menyambut momen tersebut, sejumlah pedagang yang menjual janur dan ketupat kosong mulai menjamur di sejumlah pasar tradisional di Kota Taman. Para pedagang tampak tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang datang setahun sekali tersebut.

Untuk melayani kebutuhan para pembeli, para pedagang rata-rata sudah berjualan sejak Selasa (19/6) lalu. Salah satu lokasi yang ramai dipakai berjualan ketupat adalah di pasar sementara Rawa Indah. 

Ati (53), salah satu pedagang ketupat di pasar sementara Rawa Indah mengatakan, selama dua hari berjualan, dirinya mengaku sudah menjual hingga 20 ikat ketupat kosong. Per ikatnya, berisi sebanyak 10 buah ketupat kosong.

“Per ikatnya dijual dengan harga Rp 10 ribu,” ujarnya saat diwawancarai Bontang Post, Rabu (20/6) kemarin.

Dirinya mengaku rutin setiap tahunnya berjualan ketupat kosong. Selain menjual ketupat kosong, Ati juga menjual lepat kosong. Bahkan, dirinya juga menyiapkan janur apabila pembeli ingin membuat ketupat sendiri. “Janur harganya Rp 8 ribu per ikat,” sebutnya.

Senada dengan Ati, pedagang lainnya bernama Samsiah juga menuturkan hal yang sama. Tidak hanya kali ini saja, namun menjelang Idulfitri lalu, dirinya juga sudah berjualan ketupat kosong ini. “Lebaran (15/6) lalu, justru yang beli lebih banyak,” sebutnya.

Menanggapi momentum Lebaran Ketupat ini, Nanda salah satu warga Berebas Tengah mengaku rutin merayakannya setiap tahun. Biasanya kata dia, dirinya dan keluarganya mulai memasak ketupat tepat sepekan setelah perayaan Idulfitri.

“Kami sekeluarga biasanya memasak ketupat pakai panci besar dan bahan bakarnya menggunakan kayu,” terangnya.

Nanda berujar, tradisi memasak ketupat menggunakan kayu tersebut sudah dia dan keluarganya lakukan hampir setiap tahun. Usai ketupat tersebut jadi, ketupat tersebut tidak dia makan sendiri, melainkan juga dibagikan ke keluarga maupun tetangga sekitar rumahnya. (bbg)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 19:25

Satu Rumah Dilalap Si Jago Merah

BONTANG – Satu rumah milik guru SDN 009 Bontang Selatan hangus dilalap si jago merah di Jalan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:24

Kakek Bejat Cabuli Anak Tiri

“Saya ini sebenarnya enggak tega sama anak, tetapi karena keenakan ya harus tega. Tidak dimungkiri…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:16

Nursalam: PT BME Nihil Dividen

“Saya sesalkan PT BME tidak menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal bidang usahanya…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:01

Maksimalkan Pemantauan Arus Lalu Lintas

BONTANG – Adanya Closed Circuit Television (CCTV) yang telah terpasang di beberapa titik di wilayah…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:59

Laga Diwarnai Drama Kartu Kuning

BONTANG – Drama kartu kuning mewarnai pertandingan antara Penajam Utama FC melawan PS PU Bontang,…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:57

Waspada DBD, Jangan Tunggu Korban

BONTANG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi ancaman serius warga Bontang. Apalagi pada…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:54

Neni: Ayo Ikut Sukseskan Asian Games!

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau masyarakat Bontang untuk turut menyukseskan…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:52

Sertijab Ketua BNK ke Kepala BNNK Bontang

BONTANG- Setelah menjabat selama 2 Tahun sebagai Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Bontang, Basri Rase…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:51

Dewan Minta OPD Gotong Royong

BONTANG – Komisi III DPRD menggelar agenda kunjungan lapangan ke lokasi eks kebakaran Prakla,…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:45

“Wujudkan Bontang Kota Layak Huni”

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengikuti aksi penanaman seribu pohon yang digelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .