MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 21 Juni 2018 00:15
Pedagang Janur Sambut Lebaran Ketupat

Menjamur di Pasar Tadisional, Diburu Pembeli

LARIS TERJUAL: Tampak warga sedang membeli ketupat kosong di pasar sementara Rawa Indah untuk dimasak di hari Lebaran Ketupat, Jumat (22/6) besok.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Ada dua kali pelaksanaan Lebaran yang dikenang beberapa masyarakat Indonesia, yaitu Idulfitri dan Lebaran Ketupat. Idulfitri dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal, sedangkan Lebaran Ketupat atau juga biasa disebut “kupatan” adalah sepekan sesudahnya (8 Syawal).

Menyambut momen tersebut, sejumlah pedagang yang menjual janur dan ketupat kosong mulai menjamur di sejumlah pasar tradisional di Kota Taman. Para pedagang tampak tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang datang setahun sekali tersebut.

Untuk melayani kebutuhan para pembeli, para pedagang rata-rata sudah berjualan sejak Selasa (19/6) lalu. Salah satu lokasi yang ramai dipakai berjualan ketupat adalah di pasar sementara Rawa Indah. 

Ati (53), salah satu pedagang ketupat di pasar sementara Rawa Indah mengatakan, selama dua hari berjualan, dirinya mengaku sudah menjual hingga 20 ikat ketupat kosong. Per ikatnya, berisi sebanyak 10 buah ketupat kosong.

“Per ikatnya dijual dengan harga Rp 10 ribu,” ujarnya saat diwawancarai Bontang Post, Rabu (20/6) kemarin.

Dirinya mengaku rutin setiap tahunnya berjualan ketupat kosong. Selain menjual ketupat kosong, Ati juga menjual lepat kosong. Bahkan, dirinya juga menyiapkan janur apabila pembeli ingin membuat ketupat sendiri. “Janur harganya Rp 8 ribu per ikat,” sebutnya.

Senada dengan Ati, pedagang lainnya bernama Samsiah juga menuturkan hal yang sama. Tidak hanya kali ini saja, namun menjelang Idulfitri lalu, dirinya juga sudah berjualan ketupat kosong ini. “Lebaran (15/6) lalu, justru yang beli lebih banyak,” sebutnya.

Menanggapi momentum Lebaran Ketupat ini, Nanda salah satu warga Berebas Tengah mengaku rutin merayakannya setiap tahun. Biasanya kata dia, dirinya dan keluarganya mulai memasak ketupat tepat sepekan setelah perayaan Idulfitri.

“Kami sekeluarga biasanya memasak ketupat pakai panci besar dan bahan bakarnya menggunakan kayu,” terangnya.

Nanda berujar, tradisi memasak ketupat menggunakan kayu tersebut sudah dia dan keluarganya lakukan hampir setiap tahun. Usai ketupat tersebut jadi, ketupat tersebut tidak dia makan sendiri, melainkan juga dibagikan ke keluarga maupun tetangga sekitar rumahnya. (bbg)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:06

Tarif CT Scan Tunggu Perwali

BONTANG – Secara bertahap, RSUD Taman Husada Bontang melengkapi fasilitas…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:05

Honorer NyalegHarus Keluar

BONTANG – Bukan hanya PNS yang harus mengundurkan diri jika…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04
Dari Rekonstruksi Kasus Istri Bakar Bengkel Suami

Sakit Hati karena Suami Pelit, Enam Bulan Cekcok Masalah Uang

Emosi Mawar memuncak pertengahan Desember tahun lalu. Perempuan 29 tahun…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04

Dipicu Wisata, Pengunjung Hotel Meningkat

BONTANG – Jumlah pengunjung hotel meningkat sejak sejumlah objek wisata…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:03

Potensi Pajak Rumah Kos Masih Kecil

BONTANG – Pendapatan daerah dari sektor pajak daerah rumah kos…

Selasa, 15 Januari 2019 08:55

Dua Kampung Tanpa Listrik, Ngadu ke DPRD, Ini Hasilnya...

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 08:54

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 08:53

PARAH..!! Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Selasa, 15 Januari 2019 08:52

Bonus Atlet Bakal Tidak Bersamaan Cair

BONTANG – Bulan ini, bonus atlet peraih medali Pekan Olahraga…

Selasa, 15 Januari 2019 08:51
Apresiasi Keberhasilan Kota Taman di Bidang Kebersihan

Adipura Diarak, Bonus Pasukan Kuning Cair

Kota Bontang kembali meraih Piala Adipura. Sesampainya di Kota Taman,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*