MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 21 Juni 2018 00:15
Takut Dimarahi, Pura-Pura Diculik

Pacaran Empat Hari Langsung Hubungan Badan

DITAHAN: SD (kiri) saat dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bontang, Senin (18/6) lalu.(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Masih ingat Mawar, gadis 14 tahun yang sebelumnya mengaku diculik dan disetubuhi pemuda berinisial SD (18)? Dari hasil penyelidikan polisi, rupanya mawar mengaku hanya berpura-pura diculik, lantaran takut dimarahi jika pulang ke rumah larut malam selepas memadu kasih dengan SD.

Baca Juga: Anak di Bawah Umur Diculik dan Dicabuli

Diceritakan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Mawar dan SD diketahui menjalin hubungan asmara sejak berkenalan di jejaring facebook, 11 Juni lalu. Empat hari menjalin asmara via online, keduanya dirundung rasa penasaran. Akhirnya dua sejoli ini pun memutuskan untuk bertemu Sabtu (16/6) lalu, di hari kedua Lebaran.  “Pertemuan disepakati di rumah tersangka SD, di wilayah Kelurahan Tanjung Laut, belakang Gedung Aini Rasyifa,” ujarnya.

Dilanjutkan Siswanto, Mawar di momen Lebaran biasa membantu ibunya menjual bunga di dekat permakaman. Sekira pukul 10.00 Wita, Mawar tiba-tiba pamit untuk membeli cokelat yang tak jauh dari tempat jualannya. Usai membeli cokelat, Mawar langsung menuju ke rumah SD di wilayah Tanjung Laut. "Sebelum membeli cokelat, keduanya memang sudah janjian untuk bertemu,” terang dia.

Nah lanjut dia, saat Mawar tiba di rumah SD, tiba-tiba pelaku mengajak Mawar ke rumah kakaknya yang berada di belakang SMPN 2 Bontang.

Dengan alasan lelah, SD langsung masuk kamar dan mengajak Mawar. Di sanalah nafsu SD memuncak. Apalagi, Mawar juga ikut berbaring di samping SD. Tiba-tiba timbul keinginan berhubungan badan layaknya suami istri. Akhirnya SD mendekati Mawar dan memeluknya sambil mengajak berhubungan intim. “Saat itu, tersangka berjanji jika korban hamil, maka tersangka akan bertanggung jawab,” kata Siswanto.

Keduanya pun berhubungan badan di kamar tersebut. Hingga malam tiba, korban masih berada di rumah tersebut dan tidak berani pulang. “Karena takut pulang, tersangka meminta korban untuk bermalam di rumah itu,” ujar dia.

Saat ketakutan itulah korban menelpon salah satu keluarga di Sulawesi untuk meminta uang Rp 500 Juta. Hal itu dilakukan sebagai dalih agar korban tidak dimarahi orangtuanya. “Jadi korban sendiri yang menelpon keluarganya di Sulawesi kalau dia menjadi korban penculikan dan meminta uang tebusan Rp 500 juta. Jadi bukan inisiatif tersangka,” terangnya.

Keluarga korban pun panik. Karena hingga malam Mawar belum juga pulang, keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Sementara itu di kediaman SD, bapak tiri tersangka mengetahui jika anaknya telah membawa mawar. "Bapak tiri tersangka datang dan marah-marah di rumah itu. Akhirnya korban pulang ke rumahnya pukul 19.00 Wita. Nah, dari situ korban mengaku sudah disetubuhi," sebutnya.

Dari situlah awal mula laporan kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur. Tersangka pun berhasil diamankan Senin (18/6) lalu di rumahnya.

Saat ini,  korban sudah mendapatkan pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) untuk pemulihan. Ada pun barang bukti yang berhasil diamankan polisi, yakni pakaian luar dan dalam korban.

Perwira berpangkat dua melati itu menambahkan, tersangka diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:09

ISPA Capai 11 Ribu Kasus

BONTANG – Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:06

Tarif CT Scan Tunggu Perwali

BONTANG – Secara bertahap, RSUD Taman Husada Bontang melengkapi fasilitas…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:05

Honorer NyalegHarus Keluar

BONTANG – Bukan hanya PNS yang harus mengundurkan diri jika…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04
Dari Rekonstruksi Kasus Istri Bakar Bengkel Suami

Sakit Hati karena Suami Pelit, Enam Bulan Cekcok Masalah Uang

Emosi Mawar memuncak pertengahan Desember tahun lalu. Perempuan 29 tahun…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:04

Dipicu Wisata, Pengunjung Hotel Meningkat

BONTANG – Jumlah pengunjung hotel meningkat sejak sejumlah objek wisata…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:03

Potensi Pajak Rumah Kos Masih Kecil

BONTANG – Pendapatan daerah dari sektor pajak daerah rumah kos…

Selasa, 15 Januari 2019 08:55

Dua Kampung Tanpa Listrik, Ngadu ke DPRD, Ini Hasilnya...

BONTANG – Era modern, listrik merupakan kebutuhan  vital warga. Karena…

Selasa, 15 Januari 2019 08:54

PLN Butuh Surat Rekomendasi

BERDASARKAN keputusan rapat dengar pendapat tersebut, Unit Layanan Pelanggan (ULP)…

Selasa, 15 Januari 2019 08:53

PARAH..!! Curi Motor demi Sabu

BONTANG - Kecanduan narkotika jenis sabu, membuat Ramli alias Combet…

Selasa, 15 Januari 2019 08:52

Bonus Atlet Bakal Tidak Bersamaan Cair

BONTANG – Bulan ini, bonus atlet peraih medali Pekan Olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*