MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 21 Juni 2018 00:15
Takut Dimarahi, Pura-Pura Diculik

Pacaran Empat Hari Langsung Hubungan Badan

DITAHAN: SD (kiri) saat dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bontang, Senin (18/6) lalu.(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Masih ingat Mawar, gadis 14 tahun yang sebelumnya mengaku diculik dan disetubuhi pemuda berinisial SD (18)? Dari hasil penyelidikan polisi, rupanya mawar mengaku hanya berpura-pura diculik, lantaran takut dimarahi jika pulang ke rumah larut malam selepas memadu kasih dengan SD.

Baca Juga: Anak di Bawah Umur Diculik dan Dicabuli

Diceritakan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Mawar dan SD diketahui menjalin hubungan asmara sejak berkenalan di jejaring facebook, 11 Juni lalu. Empat hari menjalin asmara via online, keduanya dirundung rasa penasaran. Akhirnya dua sejoli ini pun memutuskan untuk bertemu Sabtu (16/6) lalu, di hari kedua Lebaran.  “Pertemuan disepakati di rumah tersangka SD, di wilayah Kelurahan Tanjung Laut, belakang Gedung Aini Rasyifa,” ujarnya.

Dilanjutkan Siswanto, Mawar di momen Lebaran biasa membantu ibunya menjual bunga di dekat permakaman. Sekira pukul 10.00 Wita, Mawar tiba-tiba pamit untuk membeli cokelat yang tak jauh dari tempat jualannya. Usai membeli cokelat, Mawar langsung menuju ke rumah SD di wilayah Tanjung Laut. "Sebelum membeli cokelat, keduanya memang sudah janjian untuk bertemu,” terang dia.

Nah lanjut dia, saat Mawar tiba di rumah SD, tiba-tiba pelaku mengajak Mawar ke rumah kakaknya yang berada di belakang SMPN 2 Bontang.

Dengan alasan lelah, SD langsung masuk kamar dan mengajak Mawar. Di sanalah nafsu SD memuncak. Apalagi, Mawar juga ikut berbaring di samping SD. Tiba-tiba timbul keinginan berhubungan badan layaknya suami istri. Akhirnya SD mendekati Mawar dan memeluknya sambil mengajak berhubungan intim. “Saat itu, tersangka berjanji jika korban hamil, maka tersangka akan bertanggung jawab,” kata Siswanto.

Keduanya pun berhubungan badan di kamar tersebut. Hingga malam tiba, korban masih berada di rumah tersebut dan tidak berani pulang. “Karena takut pulang, tersangka meminta korban untuk bermalam di rumah itu,” ujar dia.

Saat ketakutan itulah korban menelpon salah satu keluarga di Sulawesi untuk meminta uang Rp 500 Juta. Hal itu dilakukan sebagai dalih agar korban tidak dimarahi orangtuanya. “Jadi korban sendiri yang menelpon keluarganya di Sulawesi kalau dia menjadi korban penculikan dan meminta uang tebusan Rp 500 juta. Jadi bukan inisiatif tersangka,” terangnya.

Keluarga korban pun panik. Karena hingga malam Mawar belum juga pulang, keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Sementara itu di kediaman SD, bapak tiri tersangka mengetahui jika anaknya telah membawa mawar. "Bapak tiri tersangka datang dan marah-marah di rumah itu. Akhirnya korban pulang ke rumahnya pukul 19.00 Wita. Nah, dari situ korban mengaku sudah disetubuhi," sebutnya.

Dari situlah awal mula laporan kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur. Tersangka pun berhasil diamankan Senin (18/6) lalu di rumahnya.

Saat ini,  korban sudah mendapatkan pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) untuk pemulihan. Ada pun barang bukti yang berhasil diamankan polisi, yakni pakaian luar dan dalam korban.

Perwira berpangkat dua melati itu menambahkan, tersangka diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (mga)


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 10:10

THR PNS Bontang Sudah Cair Semua

BONTANG – Sempat tarik ulur masalah regulasi pencairan tunjangan hari…

Senin, 20 Mei 2019 09:37

2024, Bontang Krisis Guru PNS

BONTANG – Ancaman kekurangan tenaga pendidik berstatus Pegawai Nigeri Sipil…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

Tak Ada Zona Khusus Sarang Burung Walet

BONTANG – Sarang burung walet, sudah sejak lama berdiri di…

Senin, 20 Mei 2019 09:35

Demi Keamanan, Usulkan Pagar Jembatan

BONTANG – Warga RT 01, Kampung Selambai, Kelurahan Lhoktuan sepakat…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Diapit Dua Perusahaan Besar, Bontang Masih Ada Stunting

BONTANG – Persoalan stunting atau anak yang mengalami gangguan pertumbuhan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33

Bangunan Rawat Jalan RSUD Diguyur Rp 12,5 M

BONTANG – Layanan rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berpindah…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:32

Neni Minta Kabinetnya Standby 24 Jam

BONTANG – Sebanyak 177 pejabat di lingkup Pemkot Bontang dilantik…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:31

LUCUNYA...!! Diduga Migrasi, Lumba-Lumba “Bermain” di Tanjung Limau

BONTANG – Diduga migrasi dari tempat asalnya, tiga ekor kawanan…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:30

Stok Penukaran Uang Baru Mulai Menipis

BONTANG – Jelang lebaran, warga Kota Taman mulai berduyun ke…

Sabtu, 18 Mei 2019 11:29

Wali Kota Dorong Stitek Jadi PTN

BONTANG – Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*