MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Neni Buka Muscab V IDI Kota Bontang
MUSCAB IDI: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama suaminya HA Sofyan Hasdam yang juga sebagai penasehat IDI Bontang, saat menghadiri Muscab IDI di Hotel Bintang Sintuk kemarin. (Humas/Hayatullah)

PROKAL.CO, BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membuka Muscab V Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bontang yang dirangkai dengan simposium  bertema Bontang Clinical Update di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Minggu (15/7) pagi.

Dua agenda utama dalam pertemuan ini yaitu, mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan IDI Kota Bontang masa bhakti 2015-2018 dan pemilihan ketua serta kepengurusan baru masa bhakti 2018-2021.

Neni hadir bersama Perwakilan IDI Provinsi Kaltim, Nataniel, Penasehat IDI Kota Bontang, Sofyan Hasdam, Plt. Dinas Kesehatan, Bahauddin, Direktur RS se-Kota Bontang dan anggota IDI di Kota Taman.

Di awal sambutannya, Neni memberikan apresiasi kepada IDI Kota Bontang atas dukungan dan perhatian terhadap upaya-upaya pelayanan kesehatan dan program-program peningkatan derajat kesehatan hingga saat ini.

Dalam muscab ini, lanjutnya, akan terpilih pemimpin dan kepengurusan IDI yang baru.

“Sudah tiga tahun kepemimpinan, sudah waktunya Muscab. Siapa pun kandidat yang terpilih sebagai ketua diharapkan dapat mengayomi IDI Kota Bontang. Pesan saya adalah tolong jaga persatuan dan kesatuan karena masing-masing rumah sakit punya permasalahan yang berbeda, biasanya terkait dokter dan tugas IDI adalah mengayomi dan pemerintah akan memfasilitasi agar dapat berjalan dengan baik,” ujar Neni.

Pada kesempatan ini, Neni pun membahas kendala di dunia kesehatan yang terjadi di Indonesia. Ia menyampaikan terdapat tiga ribu lebih Puskesmas di Indonesia yang tidak memiliki dokter umum. Jumlah dokter spesialis bedah dan dokter spesialis kandungan di Puskesmas pun masih minim. Dokter lebih memilih praktik di kota.

“Mudah-mudahan dapat difasilitasi oleh IDI, sehingga bagaimana dokter-dokter siap ditempatkan dimana saja. Karena kasihan angka kematian ibu masih tinggi, bayi masih tinggi. Ini peran kita semua. Ke depan bagaimana kita bisa membangun Indonesia dari pinggiran. Kalau di Puskesmas tidak ada dokter, sulit untuk berbicara Indonesia Sehat,” tambahnya.

Sebelum menutup sambutan, Neni pun menyampaikan terima kasih kepada Ketua IDI Kota Bontang Masa Bhakti 2015-2018 dan harapan untuk ketua selanjutnya.

“Terima kasih Dokter Suhardi yang telah 3 tahun memimpin IDI Cabang Kota Bontang. Banyak sekali aktivitas yang positif dalam rangka bersinergi dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bontang. Mudah-mudahan ke depannya siapa pun yang terpilih nanti dapat membantu program-program pemerintah, bagaimana bisa mengharmonisasikan program dengan visi dan misi Pemkot Bontang,” kata Neni.(hms8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:57

Rusunawa Rampung Akhir Tahun 2015

<p style="text-align: justify;">BONTANG - Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*