MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 20 Juli 2018 00:09
Minimarket Bertambah, Asosiasi Pedagang Marah

Pemerintah Diminta Tegas Jalankan Perwali

DISIDAK: Asosiasi Pedagang Kota Bontang (APKB) saat melakukan sidak terhadap minimarket di Jalan Awang Long. (Adiel Kundara/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Kehadiran minimarket di Bontang dianggap Asosiasi Pedagang Kota Bontang (APKB) mematikan toko-toko kecil. Setelah terdapat tujuh minimarket, kini jumlah tersebut berpotensi bertambah satu. Pasalnya di Jalan Awang Long muncul minimarket berlabel Alfamidi. Hal ini membuat APKB geram.

Dikatakan Ketua APKB Syamsuar, dalam peraturan wali kota (Perwali) nomor 52 tahun 2014 tentang penataan dan penyelenggaraan izin usaha toko modern, hanya dibatasi tujuh minimarket waralaba yang bisa beroperasi di Bontang. Menurutnya jumlah tersebut telah terpenuhi. “Kalau pemerintah memberikan izin lagi, maka Pemkot melanggar peraturan yang telah dibuatnya sendiri,” kata Syamsuar.

Pasalnya dirincikan Syamsuar, di Kecamatan Bontang Selatan terdapat tiga toko modern. Jumlah sama juga berada di Kecamatan Bontang Utara. Sementara untuk Kecamatan Bontang Barat ada satu toko. Meskipun demikian Syamsuar enggan untuk menyebutkan nama dari minimarket tersebut.

“Kami menolak tegas jika Alfamidi diizinkan beroperasi. Saya minta pemerintah tegas sesuai dengan Perwali,” kata Syamsuar kepada Bontang Post, Kamis (19/7) kemarin.

Bahkan, ia juga menolak dengan keras jika nantinya Alfamidi ini berkamuflase mengganti namanya. Pasalnya hal itu biasa dilakukan kala kondisi sudah terjepit. Mengingat modal untuk mendirikan sebuah usaha tentu besar.

“Kalaupun mereka (Alfamidi, Red.) berganti nama tetap kami tolak,” imbuhnya.

Dalam Perwali itu, dijelaskan bahwa pendirian sebuah minimarket waralaba harus berjarak satu kilometer dengan pasar tradisional. Tak hanya itu, batas jarak dengan toko modern mandiri (pengelola sendiri, Red.) juga harus lebih dari 500 meter.

Dilanjutkan Syamsuar , nantinya jika Alfamidi tetap beroperasi sedangkan pemerintah diam, pihaknya akan melapor kepada Satpol PP untuk dilakukan penutupan. APKB berharap adanya upaya pemerintah untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan. Tak hanya itu, asosiasi ini juga meminta kepada legislator untuk menjalankan fungsi pengawasannya.

Temuan bakal beroperasinya Alfamidi diketahui setelah APKB melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Kami minta manajemen minimarket tersebut untuk menghentikan transaksi perdagangan sebelum ada izin yang dikantongi,” tukasnya. (ak)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*