MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 09 Agustus 2018 00:23
Kasus Korupsi KONI Bontang Inkrah, Lihat Nih Duitnya Disetor ke Negara

Uang Titipan Rp 2,5 Miliar Disetor ke Kas Negara

EKSEKUSI: Uang pengganti kasus KONI Bontang senilai Rp 2,5 miliar dieksekusi Kejari Bontang untuk disetor ke kas negara.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Putusan dari kasus tindak pidana korupsi penggunaan dana hibah yang bersumber dari APBD Bontang tahun 2013 oleh mantan Ketua KONI Bontang Udin Mulyono sudah inkrah dari Mahkamah Agung (MA). Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang pun telah menyerahkan uang Rp 2,5 miliar yang sebelumnya sempat dititipkan Udin Mulyono, untuk disetor ke kas negara.

Kepala Kejari Bontang Agus Kurniawan yang didampingi Kasi Intel Hendri Sipayung, Kasi Datun Bersy, Kasi Barang Bukti Hendar, serta staf intel Rizky mengatakan, kasus ini sejatinya telah merugikan negara senilai Rp 5.662.500.000. “Saat awal diperiksa, terdakwa Udin menitipkan uang Rp 2,5 miliar  serta satu unit mobil CR-V dan disimpan di Kejaksaan Tinggi (Kejati),” jelas Agus sambil menunjukkan uang tersebut di Bank BRI Bontang, Rabu (8/8) kemarin.

Putusan MA terkait perkara KONI ini dijelaskan Agus dengan beberapa amar putusan, yakni pidana penjara 5 tahun, denda Rp 200 juta dengan subsider 6 bulan pidana kurungan, uang pengganti Rp 2.997.500.000 subsider 1 tahun pidana penjara. MA juga memerintahkan uang sejumlah Rp 2,5 miliar ditambah harga mobil CR-V seluruhnya berjumlah Rp 2.665.000.000 dirampas untuk negara dan disetor ke kas negara.

Maka dari itu kata Agus, mengingat kasusnya sudah inkrah, Kejati Kaltim mengirimkan kembali uang titipan tersebut ke rekening Kejari Bontang untuk disetor ke kas negara. “Namun kami masih menunggu hasil lelang mobil CR-V tersebut,” ungkapnya.

Agus mengatakan, dari hasil dari putusan MA tersebut, terdakwa Udin melakukan upaya hukum peninjauan kembali (PK). Tetapi lanjutnya, dalam mekanisme yang ada, upaya hukum yang diajukan oleh terpidana tidak menghentikan kegiatan eksekusi.  (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*