MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 10 Agustus 2018 00:07
Tuntut Pemerintah Tuntaskan Kasus Kemanusiaan di Masa Lalu

Aksi Kamisan Soroti Minimnya Pengungkapan Pelanggaran HAM

GELAR AKSI: Aksi Kamisan Kaltim kembali menyoroti ketiadaan komitmen pemerintah daerah maupun pusat dalam menuntaskan berbagai kasus pelanggaran di bangsa ini.(DEVI/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Hingga saat ini, masalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masih menjadi momok yang menghantui Indonesia. Pasalnya hingga menjelang pemilihan presiden (Pilpres) masih belum ada keadilan bagi keluarga korban atas kejadian kelam di masa lalu.

Koordinator Aksi Kamisan Kaltim, Tiwi mengatakan, saat ini masyarakat dibuat sibuk dengan pertanyaan siapa yang akan menajadi calon wakil presiden kandidat terkuat abad ini yaitu Jokowi dan Prabowo. Masyarakat seolah dibuat lupa akan banyaknya permasalahan yang disebabkan oleh rezim, terutama masalah pelanggaran HAM.

“Karena faktanya sampai sekarang masalah pelanggaran HAM di Indonesia belum tuntas. Jokowi pernah berjanji untuk menuntaskan masalah ini, namun sampai sekarang tidak ada realisasinya. Nyatanya orang-orang di pemerintahan malah diisi pelaku pelanggaran HAM di masa lalu. Contoh Wiranto yang terpilih menjadi kepala Kemenko Polhukam (Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Red.),” ungkap Tiwi.

Menurut dia, hal ini tidak etis untuk dilakukan. Mengingat Wiranto adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelanggaran HAM tahun 1998. Dan sampai saat ini keluarga korban masih menuntut keadilan atas peristiwa nahas itu. “Kita tahu Wiranto itu siapa. Masa iya kita biarkan dia memimpin,” ucapnya.

Sehingga, Tiwi berkata, penting bagi masyarakat Indonesia untuk melihat bagaimana rekam jejak para pemimpin di Bumi Pertiwi ini. Agar ke depannya tidak ada lagi kasus-kasus kelam serupa.

“Kemudian agar kasus-kasus di masa lalu dapat segera dituntaskan. Kita sebagai generasi muda juga harus turut serta mengawal pilpres dan mengingatkan para peminpin. Untuk jangan melupakan penuntasan kasus di masa lalu. Jangan sampai pemimpin ke depannya sama saja dan kita jatuh ke lubang yang sama,” kata dia.

Terpisah, salah seorang peserta Aksi Kamisan Kaltim, Yogi berpendapat, aksi seperti ini sangat bagus untuk dilakukan. Terutama terkait pelanggaran HAM yang ada di Indonesia. Karena faktanya masih banyak pelanggaran HAM yang diabaikan pemerintah. “Masalah seperti ini memang harus terus menerus disuarakan agar pemimpin yang di atas sadar,” tegas Yogi.

Walaupun begitu, menurut dia akan lebih baik jika penyuaraan HAM ini diiringi dengan aksi nyata. Namun ia berpendapat, itu semua kembali ke pribadi masing-masing. “Karena kan aksi ini hanya sebagai media pembelajaran. Banyak orang salah kaprah bahwa Aksi Kamisan Kaltim hanya omongan semata. Kami di sini memang hanya bisa menyuarakan. Selalu mengingatkan. Karena kami menolak untuk lupa,” pungkasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 19:07

UMK Banyak Diacuhkan, Dewan Diminta Susun Perda Perlindungan Upah

SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) mendesak DPRD Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 19:03

KPK Pimpin Pos Pantau Kapal Batu Bara

SAMARINDA - Pos pantau kapal pengangkut batu bara di Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 18:59

Jelang Akhir Tahun, Baru Enam Raperda Sah

    SAMARINDA – Menjelang akhir tahun, hanya enam yang…

Selasa, 20 November 2018 18:56

Pengesahan Tatib Wawali Ditunda

SAMARINDA – Warga Kota Tepian sepertinya harus lebih bersabar menanti…

Selasa, 20 November 2018 18:54

Dipecat karena Ikut Serikat Buruh?

SAMARINDA - Penghentian hubungan kerja (PHK) tanpa keputusan pengadilan hubungan…

Selasa, 20 November 2018 18:51

PAW, Abdul Kadir Resmi Dilantik

SAMARINDA – Drama panjang proses penggantian antar waktu (PAW) almarhum…

Senin, 19 November 2018 19:37

Lubang Tambang Kaltim Disorot KPK

SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memberikan sorotan tajam…

Senin, 19 November 2018 19:32

Keputusan Timsel KPU Bakal Digugat

SAMARINDA – Keputusan Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 19 November 2018 19:27

Alphad “Dibui”, Gerindra Bakal Dirugikan

SAMARINDA - Penahanan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif masih menjadi…

Senin, 19 November 2018 19:26

Dorong Keterbukaan dan Transparansi Informasi di Kaltim

Komisi Informasi (KI) Provinsi Kaltim menilai masih banyak organisasi perangkat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .