MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 10 Agustus 2018 00:09
Pileg 2019
Surat Pengunduran Diri Gubernur Sudah Masuk DPRD Kaltim

Pengajuan Pemberhentian Tunggu Sidang Paripurna

Muhammad Syahrun(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pencalonan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sebagai anggota DPR RI bukan isapan jempol belaka. Sebab DPRD Kaltim memastikan telah menerima surat pengunduran diri orang nomor satu di Benua Etam tersebut.

Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun mengungkapkan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri mantan Bupati Kutai Timur itu awal pekan ini. Atas dasar itu, DPRD akan melakukan rapat untuk pengambilan keputusan.

“Kami akan kaji dulu suratnya, apakah nanti akan paripurna atau langsung pengambilan keputusan saja,” sebut Syahrun, belum lama ini.

Kata dia, sejatinya anggota DPRD sudah satu suara untuk menyetujui Awang mundur dari jabatannya sebagai Gubernur Kaltim. Sehingga tahapan akhir persetujuan pengundurannya, akan ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Karena nanti yang memproses dan menyetujui itu Kemendagri. Kami hanya memproses saja sesuai aturan yang ada,” tuturnya.

Berikutnya setelah Awang secara resmi mendapatkan surat pengunduran diri dari Kemendagri, maka jabatan itu digantikan oleh pejabat (Pj) Gubernur Kaltim. Pj tersebut akan menjalankan tugas gubernur sampai dilantik Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023 pada 18 Desember mendatang.

“Gubernur dan wakil gubernur yang terpilih itu akan dilantik pada 18 Desember. Jadi ada sekira tiga bulan jabatan gubernur akan dijabat Pj,” terangnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu menyebut, Pj Gubernur Kaltim akan ditunjuk oleh Kemendagri. Dengan syarat, Pj berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pangkat eselon I. ASN tersebut boleh diambil dari daerah atau pusat.

Di Kaltim sendiri, pejabat eselon I hanya dipegang Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Meiliana dan Asisten I Bidang Pemerintahan Muhammad Sabani. Karena itu keduanya memiliki peluang untuk menjabat sebagai Pj Gubernur hingga akhir tahun 2018.

“Siapa pun yang ditunjuk, asal sesuai syarat saja. Kita tunggu dari Kemendagri. Karena nanti di sana yang menunjuknya,” tutup dia.

Seperti diketahui, Awang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim. Laki-laki yang baru saja merayakan ulang tahun yang ketujuh puluh itu terdaftar sebagai calon yang diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Komisioner KPU Kaltim, Ida Farida mengatakan, Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR RI, DPR Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, mewajibkan setiap kepala daerah untuk mundur dari jabatannya. Jika memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

“Itu ada di pasal 7 dan 8 PKPU Nomor 20/2018. Jadi, ada aturan khusus yang nyaleg itu kepala daerah atau wakil kepala daerah. Nah, di pasal itu disebutkan, kepala daerah bersangkutan ketika mendaftar harus melampirkan surat pengunduran diri yang mendapat persetujuan dari atasannya. Ya, kalau gubernur berarti Mendagri,” ujar Ida.

Surat pengunduran diri yang mendapat persetujuan itu pun menjadi syarat sahnya caleg. Jika kepala daerah hanya melampirkan surat pengunduran diri tanpa ada persetujuan dari pejabat di atasnya, maka itu tidak memenuhi persyaratan.

“Berarti harus mundur. Karena nanti kan kita verifikasi. Tidak ada persetujuan dari pejabat di atasnya, berarti satu persyaratan akan gugur. Jadi harus mundur sebelum kita menetapkan DCT (daftar caleg tetap, Red.), kalau tidak salah sekitar September nanti,” ungkapnya. (*/um)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Masuk Musim Pancaroba, Mulai Waspada Wabah DBD!

SAMARINDA – Warga Kota Tepian patutnya mulai mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:12

Hibah dan Bansos Terancam Dikurangi

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim 2018 yang sebelumnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:11
Raperda LGBT

Raperda LGBT Tunggu Payung Hukum

SAMARINDA – Desakan publik agar dewan segera mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:10

Dewan Naikkan Target Pajak

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sepertinya harus mengencangkan ikat pinggang pada…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:10

Dulu Dikenal Sebagai Guru, Kini Dipercaya Jadi Wagub Kaltim

Di mana ada tekad, maka di situ aja jalan. Begitulah gambaran prinsip hidup dari seorang Hadi Mulyadi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:09

Oknum Polisi Malaysia Selundupkan Miras

KRAYAN – Oknum polisi Malaysia diamankan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas)…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:24
Info CPNS

4.131 Berkas CPNS Sudah Masuk BKPPD

 SAMARINDA – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Samarinda resmi…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:23

Raperda RZWP3K Syarat Kepentingan?

SAMARINDA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim mendesak DPRD…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:23

Disdukcapil Siap Blokir Ribuan Data KTP-el

SAMARINDA – Sesuai dengan ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dinas Kependudukan…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:22

Banperda Belum Terima Usulan Raperda LGBT

SAMARINDA – Kelompok lesbian, gay, biseksual, dan trangender (LGBT) di Kaltim dinilai kian meresahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .