MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 14 Agustus 2018 00:02
Butuhkan Rp 3 Miliar untuk Masyarakat

PDAM Harapkan Kucuran Dana dari Pemerintah

Direktur PDAM Tirta Tuah Benua, Aji Mirni Mawarni.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Tidak semua wilayah di Kutim sudah teraliri air bersih. Jalan Soekarno-Hatta merupakan salah satu daerah yang menjadi tugas pemerintah untuk segera diselesaikan.

Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Aji Mirni Mawarni mengatakan, untuk penyaluran air bersih di daerah tersebut tidak terlalu difokuskan untuk memasang aliran tensier. Pasalnya minimnya anggaran menjadi penyebab.

"Beberapa pemasangan kami perhitungkan nilai profitnya, apalagi pakai anggaran PDAM. Kecuali pakai dana pemerintah," ungkapnya saat menyampaikan laporan di coffee morning, Senin (13/8).

Dia memperkirakan angka yang dihabiskan cukup banyak. Mengingat rumah di kawasan itu masih banyak yang terpencar. Belum berkelompok satu sama lain.

"Sudah ada beberapa lokasi yang kami survei, sekira lima kilometer pemukiman warga yang belum teraliri. Kalau sekolah, kampus, dan tempat ibadah sudah dialirkan semua," jelasnya.

Untuk pembangunan, menurutnya bisa menghabiskan dana yang cukup besar, sehingga pihak PDAM harus melakukan pengajuan ke pemerintah. Digadang-gadang mencapai Rp 3 miliar yang harus tersedia.

"Sekira 100 sambungan yang akan dibangun. Ya saya harap APBD bisa digunakan," paparnya.

Wanita berhijab ini menyebutkan, jaringan pipa induk, untuk titik tersebut sudah tersedia. Dia hanya tinggal menunggu anggaran saja dalam proses pembangunannya. Sementara beberapa titik telah tersentuh, seperti area perkantoran.

"Semoga saja ada uangnya, supaya bisa cepat terpasang semua," paparnya.

Menanggapi, Bupati Kutim, Ismunandar meminta 2019 mendatang aliran air sudah bisa diterima masyarakatnya. Dirinya berharap agar pihak PDAM bisa mempertimbangkan kebutuhan utama warga Kutim.

"Pamdes harus bisa diterapkan 2019. Supaya pemenuhan kebutuhan dasar segera kita layani. Karena masyarakat pasti menghendaki air bersih. Kemudian, pemukiman yang agak ramai tolong diperhartikan. Dicek semua, jika bisa dijangkau dan memadai, silahkan dialirkan," tandasnya. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .