MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 16 Agustus 2018 19:04
Mahasiswa Nekat Jadi Pengedar Ganja

BNN Amankan Barang Bukti Ganja Satu Kilo

DIAMANKAN: BNN Samarinda mengamankan beberapa tersangka pengedar narkotika beserta barang bukti lainnya di Kantor BNN Samarinda Jalan Anggur, Rabu (15/8) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bukannya belajar dengan benar, salah seorang mahasiswa berinisial AH (23) yang satu ini justru nekat menjadi seorang pengedar obat narkotika jenis ganja. Ironinya lagi, AH yang diketahui adalah salah satu penerima beasiswa prestasi di kampus tempat dia belajar.

Pelaku diketahui merupakan warga Jalan Gerilya, Gang Sepakat, RT 101, Kelurahan Sungai Pinang Dalam itu diciduk jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda belum lama ini.

Kepala BNN Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah mengungkapkan, AH ditangkap BNN Samarinda di Jalan AW Sjahranie di lokasi parkiran salah satu perusahaan jasa pengiriman barang pada 2 Agustus 2018 sekira pukul 08.30 Wita.

“Kami menerima laporan pengiriman paket ganja melalui perusahaan jasa pengiriman, setelah ditindaklanjuti tersangka kami amankan saat mengambil paketan tersebut,” tutur dia, kepada awak media di Kantor BNN Samarinda, Jalan Anggur, Rabu (15/8) kemarin.

Selain paket ganja seberat 1 kilo tersebut, BNN juga mengamankan satu unit ponsel android, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dan sebuah resi pengiriman.

AH mengambil paket tersebut atas perintah seseorang. Dan untuk mengelabui petugas, kiriman paket ganja tersebut dikemas seolah-olah pengiriman paket sepatu sneakers. “Saat ini ada Mr X yang masih kami jadikan DPO (daftar pencarian orang, Red.),” ucapnya.

Siti menuturkan, bahwa AH ini merupakan mahasiswa asal Jawa yang saat ini sedang berlibur di Samarinda. Sehingga diduga kuat barang haram tersebut bakal diedarkan di Kota Tepian. Dan yang patut disayangkan mahasiswa ini ternyata merupakan penerima beasiswa. “Kuat dugaan jika barang haram ini menyasar para pelajar dan mahasiwa,” tutur dia.

Secara keseluruhan Siti mengumumkan tiga ungkap kasus sabu maupun ganja. Dengan jumlah pelaku sekira tujuh orang beserta barang bukti lainnya. Para tersangka ini diamankan di sejumlah tempat di Kota Tepian dengan berbagai modus operandi. Di antaranya seorang anak berusia 14 tahun sebagai perantara penerima uang.

“Anak ini sudah putus sekolah. Dan diperalat karena biaya operasionalnya lebih murah, sudah kurang lebih dua bulan. Dia juga positif sebagai pemakai,” ungkap Siti.

Dengan adanya sabu dan ganja yang mengincar pelajar dan mahasiswa ini, dia berharap agar pihak yang berwenang dapat lebih giat melakukan razia. “Saya harap Satpol PP dapat merazia kos-kosan, karena barang  haram ini mengincar anak-anak muda di kota kita,” tegasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 18:27

Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

<p style="text-align: justify;"><strong>SANGATTA &ndash;</strong> Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*