MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 16 Agustus 2018 19:08
Timses Isran-Hadi Bantah Ada Tim Transisi

Sebut Tim 12 untuk Siapkan RPJMD

Zaenal Haq(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tim Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor-Hadi Mulyadi membantah telah membentuk tim transisi untuk menyusun dan mengawal pelaksanaan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltim. Pasangan yang akan dilantik pada 18 Desember 2018 itu hanya membentuk tim penyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim.

Zaenal Haq, selaku Sekretaris Tim Penyusunan RPJMD Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, menuturkan, tim tersebut berjumlah 12 orang. Berasal dari ahli lingkungan, akademisi, dan praktisi. Tim tersebut bekerja selama rentang waktu pasca penetapan kemenangan hingga pelantikan Isran-Hadi.

“Jadi tidak ada tim transisi. Mungkin itu istilah yang digunakan media. Tetapi itu keliru. Yang ada itu tim penyusunan RPJMD. Tim ini dibentuk agar setelah pelantikan Pak Isran dan Pak Hadi, RPJMD sudah siap,” ungkapnya, Rabu (15/8) kemarin.

Kata Zaenal, pembentukan tim penyusun RPJMD sebagai langkah awal agar setelah pelantikan Isran-Hadi, pihaknya tidak lagi memikirkan dan menyusun format rencana pembangunan lima tahun itu.

“Supaya setelah pelantikan, jangan lagi ada waktu yang terbuang hanya untuk menyusun RPJMD. Karena kalau penyusunan RJMD lagi, butuh waktu enam bulan. Itu bakal ada lose time. Jadi visi misi dalam kampanye itu akan dimasukkan dalam RPJMD,” jelasnya.

Karenanya, lanjut Zaenal, langkah pembentukan tim penyusun RPJMD tersebut sebagai bagian dari solusi agar pemerintahan yang baru bisa konsentrasi merealisasikan janji kampanye. Belajar dari pemerintah yang lalu, terdapat waktu yang dihabiskan secara sia-sia jika RPJMD disusun setelah dilantik gubernur dan wakil gubernur.

“Harusnya RPJMD itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum dilantik. Sehingga setelah dilantik, gubernur dan wakil gubernur tinggal mengusulkan RPJMD pada DPRD. Supaya disahkan sebagai peraturan daerah,” jelasnya.

Merujuk pada Pemprov Jakarta, tim transisi dibentuk untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk dilaksanakan pemerintahan yang baru. Jika itu yang dimaksud, maka Zaenal memastikan, pihaknya tidak ingin mencampuri urusan pemerintahan di bawah kepemimpinan Awang Faroek Ishak.

“Kami tidak ingin ikut mencampuri penyusunan APBD 2019. Memang nanti yang melaksanakan itu Pak Isran dan Pak Hadi. Jadi enggak apa-apa disusun oleh pemerintah saat ini,” imbuhnya.

Namun demikian, setelah pelantikan Isran-Hadi, susunan APBD 2019 bisa saja dikoreksi. Khususnya anggaran yang disusun tidak sesuai program yang terangkum dalam RPJMD yang diajukan pasangan yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

“Karena penyusunan APBD 2019 masih tugas gubernur yang sekarang. Kami persilakan disusun sesuai program yang ada. Kalau susunan APBD itu tidak sesuai, kami akan melakukan revisi pada bulan Januari,” katanya.

APBD 2019 yang disusun pemprov dan DPRD tersebut, akan disesuaikan dengan visi dan misi Isran-Hadi yang tertuang dalam RPJMD. Sehingga jika terdapat anggaran yang tidak sesuai visi dan misi, maka akan diperbaiki di APBD Perubahan.

“APBD 2019 itu bisa diubah pada Januari. Karena ngapain kami menggunakan APBD yang tidak sesuai dengan program. Revisi APBD itu tidak akan memakan waktu lama kok. Paling sebulan atau dua bulan saja,” sebutnya. (*/um)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 18:57

Disetubuhi Kakar Ipar hingga Lahirkan Anak Kembar

SAMARINDA – Kisah kehamilan di luar nikah sudah berulang kali muncul di ruang publik. Ada yang…

Senin, 15 Oktober 2018 18:56
Gempa Palu

Trauma Balik Kampung, Berharap Diberikan Ruang Bekerja di Samarinda

Tak ingin menetap di kawasan gempa dan tsunami, puluhan warga Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi tengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:51

Belum Cair, Dewan Tanpa Anggaran

SAMARINDA – Sejumlah anggota DPRD Kaltim mengeluhkan belum cairnya anggaran untuk kegiatan kedewanan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:51
Pileg 2019

Terkait Kasus yang Menimpa Alphad Syarif, KPU Diminta Tak Gegabah

SAMARINDA – Kasus yang menimpa Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif bakal berbuntut panjang. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:50

Ini Alasan DKK Tak Sarankan Fogging

SAMARINDA – Selain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit yang kerap menghantui Kota…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:49

Harga Komoditas Terpantau Stabil

SAMARINDA – Pada 10 Oktober lalu, pemerintah pusat melalui PT Pertamina telah menaikkan harga…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:47

Serapan Belanja Langsung Belum Maksimal

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda patut waswas. Meski secara keseluruhan serapan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:17

Pekan Depan, Jokowi ke Samarinda

  SAMARINDA – Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Samarinda sepertinya bukan sebatas…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:16

Ramaon Pilih “Irit” Bicara

SAMARINDA – Seolah tak ada habisnya, Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif terus mengejutkan publik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

BKD Belum Tentukan Tempat Tes CPNS

SAMARINDA – Mendekati batas akhir pendaftaran, lokasi untuk tes calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .