MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 20 Agustus 2018 19:33
DLH “Tekan” RSUD Lima Poin

Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Solar yang Tercecer

TEMUKAN: Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim saat ivestigasi. Menunjukkan cairan yang bakal analisa dan menemukan terowongan penghubung antara parit RSUD Kudungga.(Dok Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menyatakan, investigasi dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta telah usai.

Dugaan pencemaran lingkungan tersebut  tak berlanjut. Salah, temuan cairan yang sempat membuat kebakaran pada Sabtu (11/8), yang dinyatakan solar tak diketahui sumber asalnya. Meski berada di lingkungan tersebut, namun diklaim tak ditemukan mengalir dari rumah sakit.

Meskipun begitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menyodorkan lima poin  sebagai evaluasi, untuk rumah sakit yang dipimpin oleh Direktur dr Anik Istiandari itu.

Kabid Pengendalian, Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan DLH Kutim, Andi Palesangi mengatakan, RSUD Kudungga harus lebih menjaga kelestarian dan fungsi lingkungan hidup.

Lima hal yang perlu dilakukan untuk mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, yaitu melengkapi pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) beserta limbahnya dengan sistem tanggap darurat.

"Kedua, mereka harus melakukan proses pengajuan pemasangan jaringan listrik PLN untuk dialirkan ke RSUD. Itu supaya meminimalisir resiko pencemaran lingkungan," ujar Andi.

Kemudian, RSUD harus lebih ketat melakukan pengawasan rutin terhadap pengelolaan lingkungan. Selanjutnya lebih rajin memangkas semak belukar (gulma) secara berkala. Yakni, untuk memudahkan pengutipan jika tertumpah ceceran cairan limbah dari rumah sakit di luar dugaan, semisal kelalaian yang tak tertangkap pengawasan.

Terakhir, tambah Andi, pihak rumah sakit mesti melakukan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) tanggap darurat secara berkala.

"Itu perlu disosialisasikan kepada petugas yang bertanggung jawab mengelola lingkungan," kata  Andi.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta, dr Anik Istiandari menyatakan, pihaknya selama ini selalu mengelola limbah dengan benar. Semua dilakukan sesuai prosedur.

"Makanya kami sangat bersyukur ketika hasil investigasi DLH menyatakan cairan tercecer di belakang rumah sakit itu solar. Sebab, oli sudah kami kelola baik-baik, karena merupakan B3. Sementara solar dari rumah sakit, juga kami kelola, tak mungkin dibuang karena merupakan barang bernilai jual," kata Anik.

Diketahui, persoalan ini bermula ketika muncul kobaran api di lahan belakang RSUD Kudungga, Sabtu (11/8). Api ternyata muncul dari saluran parit yang memiliki channel hubungan drainase ke mulut pembuangan rumah sakit pelat merah tersebut.

Semula, selama tiga hari pencarian penyebab di lokasi tak menghasilkan apa-apa, sampai akhirnya dugaan menguat ketika ditemukan gorong-gorong penghubung. Namun solar dinyatakan bukan berasal dari rumah sakit, karena tak diketahui sumbernya, sehingga ada kemungkinan sabotase oknum luar. (dy)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 18:28

Bukan Rudal, Ternyata Mortir

  SANGATTA- Dugaan rudal yang ditemukan warga di Kanal 3…

Rabu, 21 November 2018 18:27
Info CPNS

SKB Bagi Pelamar yang Gagal

SANGATTA – Sebanyak 3.428 peserta yang mengikuti tes calon pegawai…

Rabu, 21 November 2018 18:25

Peternak Dapat 219 Ekor Sapi Brahman Cross

SANGATTA- Peternak sapi yang tergabung dalam 17 kelompok tani  di…

Selasa, 20 November 2018 18:38

Listrik Taman Bersemi Diduga Ilegal

SANGATTA – Listrik yang mengaliri Taman Bersemi (eks STQ) diduga…

Selasa, 20 November 2018 18:33
Pemilu 2019

Berharap Ada Keajaiban

SANGATTA- Rendahnya angka lulusan tes standar kompetensi dasar (SKD) calon…

Selasa, 20 November 2018 18:21

Siap Cetak Pelaut Berkompetensi Internasional

SANGATTA – SMKN 2 Sangatta Utara punya fasilitas baru. Bridge…

Senin, 19 November 2018 19:08

Kendaraan “Raksasa” Bebas Melintas

SANGATTA - Pemkab Kutim terus memberikan sosialisasi kepada para sopir …

Senin, 19 November 2018 19:07

Data Warga Miskin Masih Kacau

SANGATTA - Pemkab Kutim menyadari jika selama ini bantuan untuk…

Senin, 19 November 2018 19:03

Klaim Sampah di Sungai Berkurang

SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, mengklaim jumlah sampah…

Senin, 19 November 2018 19:02

Museum Ditarget di 2019

SANGATTA – Meski memiliki situs budaya dan ratusan gua, ironisnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .