MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 20 Agustus 2018 19:33
DLH “Tekan” RSUD Lima Poin

Terkait Dugaan Pencemaran Limbah Solar yang Tercecer

TEMUKAN: Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim saat ivestigasi. Menunjukkan cairan yang bakal analisa dan menemukan terowongan penghubung antara parit RSUD Kudungga.(Dok Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menyatakan, investigasi dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta telah usai.

Dugaan pencemaran lingkungan tersebut  tak berlanjut. Salah, temuan cairan yang sempat membuat kebakaran pada Sabtu (11/8), yang dinyatakan solar tak diketahui sumber asalnya. Meski berada di lingkungan tersebut, namun diklaim tak ditemukan mengalir dari rumah sakit.

Meskipun begitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menyodorkan lima poin  sebagai evaluasi, untuk rumah sakit yang dipimpin oleh Direktur dr Anik Istiandari itu.

Kabid Pengendalian, Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan DLH Kutim, Andi Palesangi mengatakan, RSUD Kudungga harus lebih menjaga kelestarian dan fungsi lingkungan hidup.

Lima hal yang perlu dilakukan untuk mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, yaitu melengkapi pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) beserta limbahnya dengan sistem tanggap darurat.

"Kedua, mereka harus melakukan proses pengajuan pemasangan jaringan listrik PLN untuk dialirkan ke RSUD. Itu supaya meminimalisir resiko pencemaran lingkungan," ujar Andi.

Kemudian, RSUD harus lebih ketat melakukan pengawasan rutin terhadap pengelolaan lingkungan. Selanjutnya lebih rajin memangkas semak belukar (gulma) secara berkala. Yakni, untuk memudahkan pengutipan jika tertumpah ceceran cairan limbah dari rumah sakit di luar dugaan, semisal kelalaian yang tak tertangkap pengawasan.

Terakhir, tambah Andi, pihak rumah sakit mesti melakukan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) tanggap darurat secara berkala.

"Itu perlu disosialisasikan kepada petugas yang bertanggung jawab mengelola lingkungan," kata  Andi.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta, dr Anik Istiandari menyatakan, pihaknya selama ini selalu mengelola limbah dengan benar. Semua dilakukan sesuai prosedur.

"Makanya kami sangat bersyukur ketika hasil investigasi DLH menyatakan cairan tercecer di belakang rumah sakit itu solar. Sebab, oli sudah kami kelola baik-baik, karena merupakan B3. Sementara solar dari rumah sakit, juga kami kelola, tak mungkin dibuang karena merupakan barang bernilai jual," kata Anik.

Diketahui, persoalan ini bermula ketika muncul kobaran api di lahan belakang RSUD Kudungga, Sabtu (11/8). Api ternyata muncul dari saluran parit yang memiliki channel hubungan drainase ke mulut pembuangan rumah sakit pelat merah tersebut.

Semula, selama tiga hari pencarian penyebab di lokasi tak menghasilkan apa-apa, sampai akhirnya dugaan menguat ketika ditemukan gorong-gorong penghubung. Namun solar dinyatakan bukan berasal dari rumah sakit, karena tak diketahui sumbernya, sehingga ada kemungkinan sabotase oknum luar. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:05

Persediaan Ribbon di Kutim Menipis

SANGATTA - Persediaan ribbon di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim semakin menipis.…

Sabtu, 22 September 2018 00:03

Cegah Narkoba, Ratusan Tentara Tes Urine

SANGATTA - Sebanyak 120 personel Kodim 0909/Sgt Kutim menjalani tes urine. Tes tersebut dilakukan dengan…

Jumat, 21 September 2018 00:16
Info CPNS

Formasi CPNS Untuk Lulusan SMA Dihapuskan

SANGATTA - Ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kutim, sedikit banyaknya merasa kecewa…

Jumat, 21 September 2018 00:15

Pengusaha: Bangunan Sarang Walet Berjumlah 2800

SANGATTA - Pemkab Kutim dan pengusaha berbeda data terkait jumlah bangunan sarang walet di Kutim. Pemkab…

Jumat, 21 September 2018 00:15
Rubela

Tak Ada Laporan Satupun Terkait Dampak Negatif Vaksin Campak dan Rubella (MR) di Kutim

SANGATTA – Sampai saat ini di Kutim, belum ada satupun laporan terkait warga yang terkena dampak…

Jumat, 21 September 2018 00:14

20 Persen Warga Belum Rekam KTP El

SANGATTA - Sanksi tegas telah disiapkan pemerintah, bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-el…

Jumat, 21 September 2018 00:13

Sudah Ditangkap, Buaya Selangkau Itu Sukses Melarikan Diri

SANGATTA – Buaya berukuran tubuh 3 meter yang berhasil ditangkap warga, di Muara Selangkau, Desa…

Jumat, 21 September 2018 00:13
Pemilu 2019

Bawaslu Tegaskan Parpol Taat Pasang APK, Melanggar Akan di Sidang Acara Cepat

SANGATTA - Bawaslu menegaskan pada seluruh Partai Politik (Parpol) untuk taat dalam pemasangan Alat…

Jumat, 21 September 2018 00:12

DPRD Nasehati Pemkab Kutim

SANGATTA - DPRD Kutim Rabu (20/9) kemarin kembali menggelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi…

Kamis, 20 September 2018 00:28
Info CPNS

Jadwal Tes CPNS Mundur?

  SANGATTA - Banyaknya pengakuan masyarakat yang dibingungkan dengan informasi yang beredar, perihal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .