MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 09 September 2015 18:27
Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

Baru Seminggu, Omzet Sudah 180 Juta

DEDY/RADAR KUTIM RAUP UNTUNG: Sapi-sapi ini siap dijual menjelang Iduladha nanti.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">SANGATTA – Iduladha atau biasa dikenal dengan hari raya Qurban masih lama. Namun, pedagang tahunan baik yang berasal dari lokal maupun pulau Jawa dan Sulawesi sudah memadati dibeberapa titik di Sangatta untuk menjajakan dagangan sapi maupun kambing.

Rusli salah satunya, warga Sulawesi ini mengaku Kutim merupakan favorit utama untuk berdagang sapi Qurban. Kutim dipilih, karena dari pengalaman dalam setiap tahunnya, warga Kutim dinilai masih tinggi untuk berpartisipasi dalam berqurban. Wajar, berapapun dirinya mendatangkan sapi dari Sulawesi, semuanya laris terjual tanpa sisa.”Kutim tempat idola kita jualan sapi Qurban. Makanya tahun ini, kita kembali jualan disini,”kata Rusli yang berdagang dibibir jalan APT. Pranoto itu.

Dari 50 sapi qurban yang didatangkannya,saat ini sudah terjual 9 ekor. Masing-masing sapi dihargai 20 juta. Dengan harga yang demikian, dirinya mengaku sudah mengumpulkan 180 juta dalam waktu satu minggu. Jika 50 sapi qurban tersebut semuanya laku terjual, maka dirinya memperkirakan dapat meraup omset hingga 1, 5 miliyar dalam sekali jual. Karena tahun sebelumnya, dirinya berhasil meraup omset sampai 2 miliyar.”Baru saja kita datang, sudah ada yang beli. Alhamdulillah kita sudah kantongi ratusan juta. Barusan saya pesan lagi untuk menutupi sapi yang sudah terjual,”katanya.

Seperti tahun sebelumnya, semua barang daganganya habis terjual. Untuk tahun ini, dia juga berharap agar sapi qurban yang didatangkan dari Sulawesi laris manis. Mengenai kualitas sapi, dirinya menjamin tidak ada masalah dan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.”Saya optimis laris lagi. Jadi masyarakat tidak usah takut karena kita jamin sapi kita sudah bebas dari penyakit. Jika bermasalah kita siap untuk dikembalikan,”jelasnya.

Seperti pengalaman sebelumnya, membeludaknya pembeli terjadi pada saat mendekati hari H. Yakni dari H-10 hingga H-5.Namun ditahun ini, dirinya memastikan barang dagangannya akan habis sebelum datangnya hari raya Qurban.”Kalau melihat konsumsi masyarakat Kutim, kita optimis dagangan kita cepat habis. Mudahan saja jadi saya tidak membawa pulang lagi sapi ke Sulawesi,”harapnya.

Senada, Arman Dolle juga mengaku saat ini pihaknya tengah kebanjiran pesanan sapi qurban. Lantaran banyaknya permintaan, maka dirinya kembali memesan sapi qurban yang langsung didatangkan dari Sulawsi Selatan. Semula, sapi qurban yang didatangkan berjumlah 150 ekor, namun kini akan ditambah menjadi 200 ekor.

”Kalau tahun lalu kita sediakan sapi 500 ekor. Kalau ada yang pesan dan atau stok kita berkurang, langsung kita kirim lagi. Tetapi kita cicil-cicil, tidak semuanya kita taruh ditempat berdagang. Kalau ditempat berdagang paling banyak 10 sampai 20 ekor saja. Kecuali ada permintaan baru kita ajak ke kandang utamanya,”katanya.

Disinggung masalah omset, dirinya mengaku tidak tahu pasti. Yang jelas ratusan juta sudah ada ditangan dalam sekali penjualan.”Kalau omset saya gak tau. Kalau 100 sampai 200 juta biasa saja. Yang jelas sangat menguntungkan sekali berdagang di Sangatta,”katanya.

Sementara itu, jauh hari Dinas pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim mengingatkan agar kiranya masyarakat peka dan waspada jika membeli hewan qurban. Mulai dari melihat fisik hingga kesehatannya. Tidak hanya itu, pihaknya juga merekomendasikan agar warga Kutim membeli hewan qurban lokal itu sendiri. Karena dipastikan kualitas hewan dapat terjamin lantaran binaan dari Distanak. Salah satu lokasi yang direkomendasikannya ialah Kecamatan Kaliorang, Teluk Pandan dan Rantau Pulung. (*/dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:46

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*