MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SOCIETY & LENSA

Rabu, 12 September 2018 00:18
Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Jalin Sinergi dengan Unmul Samarinda

BERTUKAR PIKIRAN: Pupuk Kaltim bersama prodi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Unmul Samarinda saat menggelar seminar teknologi.(HUMAS PUPUK KALTIM)

PROKAL.CO, BONTANG - Pupuk Kaltim bekerja sama dengan program studi (prodi) Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda menggelar seminar teknologi bertema “Inovasi Tabungan Air melalui Pengembangan Alat Sand Filter Penjaring bagi Masyarakat Pesisir”. Seminar yang diikuti puluhan mahasiswa itu sebagai pengetahuan tambahan dalam mendorong peningkatan soft skill dan inovasi melalui penciptaan perangkat dengan value terukur bagi masyarakat, Kamis (6/9) lalu.

Diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Superintendent Bina Wilayah Departemen CSR Pupuk Kaltim, Esti Yuli Wulandari, kegiatan ini bentuk sinergi antara perusahaan dengan akademisi. Sebagai wadah bertukar pikiran dan sharing terkait inovasi yang digagas Pupuk Kaltim dalam membantu kesejahteraan masyarakat. Khususnya bagi wilayah pesisir Malahing yang menjadi binaan perusahaan.

Menurut dia, berbagai inovasi digagas Pupuk Kaltim bagi masyarakat Malahing sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pembinaan wilayah dan masyarakat secara menyeluruh. Mulai dari mengubah pola pikir hingga tatanan sosial kemasyarakatan dan lingkungan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Satu di antaranya upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kampung Malahing yang hingga kini belum tersentuh layanan PDAM seperti halnya di daratan Bontang,” kata Esti.

Diciptakannya inovasi sand filter oleh Pupuk Kaltim, berangkat dari kondisi pesisir yang sulit dijangkau dari wilayah darat dan perkotaan sehingga masyarakat setempat hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan harian. Selain juga sebagian masyarakat Malahing terpaksa mengeluarkan biaya lebih hanya untuk mendapat air bersih dengan cara mengangkut melalui kapal nelayan menggunakan media tampung seadanya.

“Dengan inovasi sand filter, akhirnya mampu menopang kebutuhan air bersih bagi warga Malahing. Sekaligus wujud komitmen Pupuk Kaltim dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan penyediaan alat pemurnian air hujan agar aman digunakan masyarakat,” tambah dia.

Dari kegiatan ini, diharapkan ada kelanjutan sinergi antara Pupuk Kaltim dengan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman. Sebagai bentuk kontribusi akademisi bersama perusahaan dalam menciptakan kehidupan yang jauh lebih layak bagi masyarakat pesisir. “Semoga dengan sinergi  baik, ada perubahan lebih positif serta mampu berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat pesisir,” harap Esti.

Mewakili Dekan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman, Masayu Widiastuti menyambut terbuka upaya tersebut. Dirinya juga mendorong Pupuk kaltim meningkatkan realisasi komitmen perusahaan bagi masyarakat. Dan pihaknya siap mendukung berbagai program Pupuk Kaltim yang bisa disinergikan secara optimal. Sekaligus wujud peran serta akademisi terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat oleh perusahaan.

“Universitas Mulawarman, khususnya Fakultas Teknik selalu terbuka untuk bersinergi bersama pihak industri, termasuk Pupuk Kaltim yang selama ini terus berkiprah dalam upaya pembangunan masyarakat pesisir,” ucap dia.

Seminar diisi tiga materi di antaranya penciptaan sand filter untuk pemurnian air hujan ramah lingkungan. Dipaparkan oleh tiga penggagas inovasi, masing-masing Novian Johan Perdana, Wildan Habibi, dan Muhammad Gani Putra. Ketiganya merupakan Staf Departemen Proses dan Pengelolaan Energi Pupuk Kaltim.

Diterangkan, jika inovasi sand filter dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat dengan berbagai keunikan dibanding filter pada umumnya. Sebab alat ini dikategorikan inovasi low budget dengan hasil maksimal. Mengingat sand filter digagas berdasarkan perhitungan no cost material, free energy, dan ergonomis. Sejak penggunaan sand filter, secara perlahan mampu menopang ketersediaan air bersih yang layak bagi masyarakat Malahing, termasuk menekan biaya pembelian air ke darat. Hanya dengan perawatan alat agar mampu bekerja maksimal.

Materi kedua disampaikan Staf Departemen CSR Pupuk Kaltim melalui Irma Safni dan Devi Paramitha. Mereka memaparkan kondisi awal masyarakat Malahing yang rentan akan berbagai hal. Dengan kebutuhan dasar yang belum terpenuhi secara baik, seperti air bersih, listrik, kesehatan, lingkungan dan lainnya. Dijelaskan Irma Safni, Kampung Malahing berada di tengah perairan Bontang dengan jarak sekira 2 mil dari daratan, dihuni 50 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk kurang lebih 217 jiwa.

Minimnya perhatian bagi masyarakat Malahing membuat Pupuk Kaltim tergerak untuk hadir melalui program Better Living in Malahing. Digagas sebagai upaya perbaikan kehidupan masyarakat setempat secara menyeluruh. Dimulai dari mengubah pola pikir hingga pembekalan berbagai keterampilan, pemberian fasilitas, pendidikan yang layak, serta pengelolaan lingkungan, dan kesehatan secara baik dan benar.

“Harapannya, masyarakat Malahing dapat lebih berdaya dan sejahtera. Tak hanya dari sisi ekonomi saja, namun kebutuhan dasar serta derajat kesehatan dan lingkungan yang turut ditingkatkan. Upaya tersebut terus berjalan hingga kini,” papar Irma Safni.

Sementara materi ketiga dipaparkan Kepala Prodi Teknik Lingkungan, Yunianto Setiawan terkait karakteristik masyarakat pesisir dan upaya yang telah dilakukan Universitas Mulawarman dalam pengembangan masyarakat pesisir di Kalimantan Timur. (*/rdh/vo/nav/adv)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 22:43

PT KNI Gelar Basic of Safety

BONTANG - PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) menggelar Basic of Safety (BoS) 2018 di Kantor Pelabuhan…

Rabu, 19 September 2018 22:40

Selalu Ada yang Baru, RS Amalia Gelar Pemeriksaan IVA Gratis di Lang-Lang

BONTANG – Moto melayani masyarakat tak hanya di rumah sakit namun juga di luar rumah sakit, benar-benar…

Selasa, 18 September 2018 22:34

Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Aman

BONTANG - Pupuk Indonesia Grup memastikan stok pupuk aman jelang musim tanam di bulan Oktober sampai…

Selasa, 18 September 2018 22:33

Pupuk Indonesia Targetkan Ekspor Senilai Rp 8,31 Triliun

  BONTANG – Pupuk Indonesia Grup berkomitmen mendorong ekspor pupuk sebagai upaya memperkuat…

Selasa, 18 September 2018 22:31

Siapkan Sekolahmu Ikuti YKPP CUP 2019

BONTANG – Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Karya Pembangunan Pendidikan (SMK YKPP) Bontang baru-baru…

Senin, 17 September 2018 22:17

SMAN 2 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

BONTANG - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2018 dikemas menarik oleh SMA Negeri (SMAN)…

Senin, 17 September 2018 19:30

Puncak Perayaan HUT ke-19 SP KKPKT

BONTANG – Perayaan HUT ke-19 Serikat Pekerja Korps Karyawan Pupuk Kaltim (SP KKPKT) ditutup dengan…

Senin, 17 September 2018 19:29

Fasilitasi Guru PAUD Binaan Berguru di PAUD Terpadu YPK

  BONTANG - Bentuk kepedulian PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) di bidang pendidikan kembali diwujudkan…

Senin, 17 September 2018 19:28

Yayasan Yabis Meriahkan Pawai Taaruf

BONTANG – Dalam rangka ikut memeriahkan datangnya Tahun Baru Islam, Yayasan Yabis Bontang mengikuti…

Senin, 17 September 2018 19:26

Komitmen Pupuk Kaltim Menjaga Lingkungan dan Alam

  MANGROVE, kata ini sering terdengar di keseharian kita. Di mana, Indonesia merupakan salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .