MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 13 September 2018 18:37
ADA APA INI? Ratusan Wali Murid Geruduk Balai Kota

Tolak Rencana Pemindahan SDN 006 ke SDN 007 Samarinda

SERBU BALAI KOTA: Ratusan warga yang merupakan orang tua siswa SDN 006 menolak pemindahan sekolah ke SDN 007, Rabu (12/9) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Polemik pemindahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 ke SDN 007 masih terus bergulir. Sebagai wujud penolakan atas rencana itu, ratusan wali murid SDN 006 bahkan sampai menggelar akasi di Balai Kota Samarinda di Jalan Piano, Rabu (12/9) kemarin.

Untuk diketahui, permasalahan ini berawal dari SMA 16 yang menumpang di gedung SDN 007 untuk kegiatan belajar mengajar. Namun kemudian, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana memindahkan SMA 16 ke gedung SDN 006 yang terletak di sebelahnya dengan ketentuan para siswa SDN 006 akan dipindah dan dijadikan satu gedung dengan SDN 007.

Kemudian, rencana pemindahan tersebut mendapat penolakan keras dari sejumlah wali murid. Salah satu perwakilan wali murid yang dipanggil Mama Amel mengaku sangat keberatan dengan adanya pemindahan itu.

Pasalnya, SDN 006 tempat anaknya mengenyam pendidikan memiliki 15 kelas, sedangkan bila dipindahkan ke SDN 007, mereka hanya mampu menyediakan 6 kelas. Minimnya ruangan tersebut menjadi salah satu alasan keberatan yang dikemukakan wali murid.

“Tolong Bapak dan Ibu pemkot dengar aspirasi kami. Kami tidak mau dipindahkan. Kalau hanya ruangan tersebut yang disediakan bagaimana mekanisme belajarnya. Sampai jam berapa anak kami harus sekolah. Sampai malam?” tanya dia.

Di saat yang bersamaan, perwakilan wali murid, guru, dan beberapa anggota dewan, melakukan mediasi dengan pihak Pemkot Samarinda untuk mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.

Usai dengar pendapat, Asisten III Sekretariat Kota (Sekkot) Samarinda, Burhanuddin mengatakan, bakal mengakomodasi semua aspirasi wali murid dan guru agar jangan sampai ada permasalahan. Solusi sementara yang akan dilakukan pihaknya yakni dengan membentuk tim yang meninjau ruangan kelas agar anak-anak tetap bisa belajar.

“Mereka mau kok dipindah, hanya saja masih ada kekhawatirkan. Seperti jam belajar mengajar dan kapasitas ruangan. Sehingga, nanti kami akan membentuk tim. Pembentukan tim itu akan diurus oleh Disdik. Nanti mereka akan kami bawa ke lapangan untuk melihat keadaan di sekolah. Apakah cocok untuk tempat belajar mengajar atau tidak,” beber Burhan.

Dia berkata, pembentukan tim untuk mengatur ruang kelas di SD tersebut hanya untuk solusi jangka pendek. Sedangkan untuk solusi jangka panjangnya, pemerintah akan membangun kembali gedung sekolah yang baru hingga dua tingkat apabila telah memiliki anggaran.

“Arahan Pak Sekkot kan begitu juga. Untuk dibangunkan gedung baru. Mereka mau kok pindah,” ujarnya.

Sedangkan mengenai kepemilikan gedung, Kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Akhmad Hidayat menuturkan, sebenarnya dulu gedung itu merupakan milik pemkot. Namun, karena ada UU nomor 23 tahun 2014 yang memindahkan wewenang SMA kepada pemerintah provinsi sehingga hal tersebut kini menimbulkan masalah.

“Yang mana gedung SD dan SMP menjadi kewenangan pemkot, sedangkan SMA menjadi kewenangan provinsi,” tutur Akhmad. (*/dev)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 00:23
Persekusi

Anggota DPRD Samarinda dari PDIP Lakukan Persekusi, Partai Enggan Jatuhkan Sanksi

SAMARINDA – Dugaan penodaan khilafah dan persekusi yang diduga dilakukan tiga orang kader Partai…

Jumat, 21 September 2018 00:23
Polemik KINIBALU

Kejati Bantah Keluarkan Rekomendasi Terkait Pengawasan Pembangunan Proyek Masjid di Kinibalu

SAMARINDA – Pemasangan plang yang menyebut bahwa proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu…

Jumat, 21 September 2018 00:22

Penataan Reklame Kota Tepian Semrawut

SAMARINDA – Sampai saat ini penataan reklame di Kota Samarinda masih terbilang semrawut. Hal ini…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Dipaksa Berhenti dari Perusahaan, Buruh Ambil Langkah Hukum di MA

SAMARINDA – Empat tahun terakhir ratusan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa ketetapan…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Kampung Long Isun Diusulkan sebagai Masyarakat Hukum Adat

SAMARINDA – Perjuangan dalam kurun waktu satu dekade terakhir untuk mendapatkan pengakuan dan…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Bilang Khilafah Layaknya Kotoran

DUGAAN persekusi pegiat hashtag atau tanda pagar ganti presiden yang melibatkan tiga kader Partai Demokrasi…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Gara-Gara Ini, Tiga Legislator Samarinda Dituntut Mundur

SAMARINDA – Dugaan persekusi yang dilakukan oknum anggota DPRD Samarinda pada Sabtu (16/9) lalu…

Kamis, 20 September 2018 00:40

Terkait Pembayaran Gaji, Guru Honorer Merasa Kecewa

“Sebelumnya sudah ada MoU dengan Disdikbud Kaltim. Bilangnya insentif Rp 700 ribu per bulan itu…

Kamis, 20 September 2018 00:39
Info CPNS

Pembukaan CPNS Samarinda Diundur

“Sesuai arahan BKN, setiap kabupaten/kota diwajibkan mengumumkan terlebih dahulu kepada masyarakat…

Kamis, 20 September 2018 00:38

Raperda Ketenagakerjaan Bakal Digodok

SAMARINDA – Tahun 2019, DPRD Kaltim berencana akan memasukkan dan mengusulkan Rancangan Peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .