MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 14 September 2018 00:20
Disdukcapil Samarinda Masih Ngarep APBD Perubahan

Enggan Ajukan Pinjaman Tinta ke Kemendagri

M Subhan(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bebeberapa saat lalu, Direktorat Jenderel (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan lampu hijau bagi setiap kabupaten/kota yang mengalami kekosongan blangko maupun tinta untuk mengajukan pinjaman kepada pemerintah pusat.

Salah satu yang disarankan untuk mengajukan itu yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda. Mengingat saat ini, lembaga administrasi kependudukan tersebut saat ini sedang mengalami kekosongan tinta. Selain itu, tunggakan pencetakan KTP-el di instansi tersebut mencapai 38 ribu.

Terkait itu, Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan mengatakan, pihaknya masih menanti pengadaan tinta melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan. Sebab, penetapan APBD dinilai tidak akan berlangsung lama.

“Kalau kita mau menunggu APBD Perubahan, sepertinya tidak akan lama lagi. Ya paling tidak Oktober kita sudah bisa beli tinta,” tutur dia, disambangi Metro Samarinda di ruang kerjanya di Jalan Milono, Kamis (13/9) kemarin.

Selain itu, Subhan berkata, yang menjadi pertimbangan enggan mengajukan pinjaman tinta ke pusat, karena ia menyadari proses untuk mendapatkan itu tidak lah mudah. Meskipun yang mengajukan itu adalah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan kami juga akan mencobanya. Hanya saja, untuk saat ini kami masih menanti anggaran dari APBD Perubahan,” tegas dia.

Bila bercermin dari anggaran yang diusulkan sebelumnya, Subhan berkeyakinan, jika hanya untuk memenuhi kebutuhan pencetakan KTP-el di Samarinda sudah lebih dari cukup. Pasalnya, dengan alokasi anggaran Rp 350 juta, Disdukcapil sudah bisa mengadakan lebih dari 100 tinta.

Pasalnya, untuk satu tinta sudah dapat mencetak hingga 450 KTP-el. Sehingga nantinya tinta tersebut akan cukup mencetak hingga 45 ribu KTP-el.

“Artinya, kebutuhan kita yang mendasar kan cuma mencetak 36 ribu KTP-el. Masih ada sisanya sekira sembilan ribu. Insyaallah akan mencukupi kebutuhan hingga Desember. Bahkan sampai biaya pembelian blangko maupun tinta dianggarkan lagi di belanja rutin APBD murni 2019 mendatang,” tutur dia.

Apalagi belum lama ini ada program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dari Pemprov Kaltim. Ia mengaku, pihaknya sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebab, pogram itu dapat membantu pemerintah kabupaten/kota dalam mengurangi utang pencetakan KTP-el.

“Kemarin saja, program GISA itu dapat mencetak hingga tujuh ribu lebih KTP-el. Artinya utang kami kepada masyarakat sudah mulai berkurang. Soalnya dari jumlah tersebut, sekira 97 persen yang melakukan pencetakan merupakan warga Samarinda,” pungkas Subhan. (*/dev)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 00:23
Persekusi

Anggota DPRD Samarinda dari PDIP Lakukan Persekusi, Partai Enggan Jatuhkan Sanksi

SAMARINDA – Dugaan penodaan khilafah dan persekusi yang diduga dilakukan tiga orang kader Partai…

Jumat, 21 September 2018 00:23
Polemik KINIBALU

Kejati Bantah Keluarkan Rekomendasi Terkait Pengawasan Pembangunan Proyek Masjid di Kinibalu

SAMARINDA – Pemasangan plang yang menyebut bahwa proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu…

Jumat, 21 September 2018 00:22

Penataan Reklame Kota Tepian Semrawut

SAMARINDA – Sampai saat ini penataan reklame di Kota Samarinda masih terbilang semrawut. Hal ini…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Dipaksa Berhenti dari Perusahaan, Buruh Ambil Langkah Hukum di MA

SAMARINDA – Empat tahun terakhir ratusan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa ketetapan…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Kampung Long Isun Diusulkan sebagai Masyarakat Hukum Adat

SAMARINDA – Perjuangan dalam kurun waktu satu dekade terakhir untuk mendapatkan pengakuan dan…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Bilang Khilafah Layaknya Kotoran

DUGAAN persekusi pegiat hashtag atau tanda pagar ganti presiden yang melibatkan tiga kader Partai Demokrasi…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Gara-Gara Ini, Tiga Legislator Samarinda Dituntut Mundur

SAMARINDA – Dugaan persekusi yang dilakukan oknum anggota DPRD Samarinda pada Sabtu (16/9) lalu…

Kamis, 20 September 2018 00:40

Terkait Pembayaran Gaji, Guru Honorer Merasa Kecewa

“Sebelumnya sudah ada MoU dengan Disdikbud Kaltim. Bilangnya insentif Rp 700 ribu per bulan itu…

Kamis, 20 September 2018 00:39
Info CPNS

Pembukaan CPNS Samarinda Diundur

“Sesuai arahan BKN, setiap kabupaten/kota diwajibkan mengumumkan terlebih dahulu kepada masyarakat…

Kamis, 20 September 2018 00:38

Raperda Ketenagakerjaan Bakal Digodok

SAMARINDA – Tahun 2019, DPRD Kaltim berencana akan memasukkan dan mengusulkan Rancangan Peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .