MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 14 September 2018 00:21
Untuk Proyek Jembatan Ini, DPUPR Masih Butuh Rp 500 Miliar

Untuk Penyelesaian Proyek Jembatan Pulau Balang

Jembatan Pulau Balang

PROKAL.CO, SAMARINDA – Proyek pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU) terus dikebut. Sejauh ini, pengerjaan sudah mencapai 58,23 persen. Sisanya, masih dibutuhkan biaya Rp 500 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahaan Rakyat (DPUPR) Kaltim, Muhammad Taufik Fauzi mengungkapkan, proyek yang mulai dikerjakan pada 2015 itu akan kembali dianggarkan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

“Kalau yang sisi Balikpapan, ada tiga jembatan. Karena di situ ada mangrove dan rawa. Kemudian yang di PPU juga masih dikerjakan. Mungkin kurang lebih masih butuh biaya Rp 500 miliar lagi,” ungkapnya, Kamis (13/9) kemarin.

Jika proyek tersebut ingin selesai tepat waktu, maka harus ada pengalokasian anggaran di APBD 2019. Pasalnya, sesuai target pemerintah pusat dan pemerintah daerah, jembatan yang menyambungkan teluk Balikpapan-PPU itu akan mulai difungsikan pada November 2019.

“Kami akan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk anggarannya. Mereka komitmen juga untuk membantu. Ya bagi porsilah,” ucapnya.

Taufik menuturkan, pada APBD 2018, pihaknya telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya, PT Adhi Karya, dan PT Bangun Cipta Kontraktor itu.

“Tahun ini memang dianggarkan. Tetapi kecil, Rp 4 miliar. Mudah-mudahan bisa lagi di anggaran 2019. Karena masih besar anggaran yang dibutuhkan,” sebutnya.

Jembatan tersebut telah memakan anggaran dari pemerintah pusat senilai Rp 1,33 triliun. Skema penganggarannya dilakukan secara bertahap. Tahun ini, pemerintah pusat mengucurkan Rp 269,18 miliar.

Secara keseluruhan, jembatan Pulau Balang I dan II panjangnya 1,27 kilometer. Sedangkan konstruksi jembatan utama sepanjang 804 meter, jembatan pendekat 167 meter, dan jalan akses 1.969 meter.

Proyek yang dikerjakan dengan konsep Kerja Sama Operasi (KSO) itu melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten PPU.

Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, jembatan tipe cable stayed itu akan terhubung dengan jalan trans Kalimantan. Selain itu, proyek itu akan menyambungkan Kaltim dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Dengan adanya jembatan ini, konektivitas dan aksesibilitas jalan lintas Selatan Kalimantan semakin lancar. Karena jarak dan waktu tempuh akan menjadi lebih singkat,” kata Basuki.

Saat ini, kendaraan dari Balikpapan menuju PPU, Banjarmasin, dan kota lain harus memutar dengan jarak sekitar 100 kilometer dengan waktu tempuh lima jam. Alternatif lain adalah menggunakan kapal ferry dengan waktu penyeberangan sekitar 1,5 jam.

Belum ditambah waktu antre menuju kapal ferry. Waktu antre akan bertambah lama apabila bertepatan dengan hari libur yang mengakibatkan waktu tempuh dan biaya angkut kendaraan tidak efisien.

Bupati PPU, Yusran Aspar meyakinkan, jembatan yang masuk dalam proyek strategis nasional itu akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Karenanya, proyek jembatan yang menjadi bagian pemerintah daerah akan dikerjakan sesuai target.

“Pemerintah PPU tentu memberi dukungan penuh kepada Provinsi Kaltim terhadap pembangunan jembatan Pulau Balang yang ada di wilayah PPU ini. Semoga pembangunan ini cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” harapnya. (*/um)


BACA JUGA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19

2019, Kantong Plastik Dilarang

SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan…

Kamis, 27 Desember 2018 19:17

Dari Anugerah Kencana Nasional untuk Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima Anugerah Kencana Nasional 2018…

Minggu, 23 Desember 2018 17:27

Kontrak Penjualan LNG ke Jepang Bakal Habis, Begini Kata Gubernur...

SAMARINDA – Kontrak ekspor gas alam cair atau liquefied natural…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:44

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh

 “Kenaikan itu sudah cukup bagus. Karena di tahun-tahun sebelumnya, tingkat…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:43

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

SAMARINDA – Setiap pekerja berhak mendapat jaminan sosial. Hal ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:42

Gubernur dan Dubes Rusia Satu Meja

SAMARINDA - Untuk memastikan kelanjutan kerja sama proyek strategis di…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:41

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

Banyak cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ibu Nasional yang…

Jumat, 21 Desember 2018 18:44

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar

SAMARINDA – Upaya antisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan…

Jumat, 21 Desember 2018 18:43

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum berani mematok angka…

Jumat, 21 Desember 2018 18:42

2018, Asuransi Mobil Tumbuh Positif

SAMARINDA – Pertumbuhan jasa asuransi mobil di Kaltim pada 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*