MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 14 September 2018 00:23
Tahun Depan, Santunan Kematian Meningkat

Dari Rp 1 Juta, Naik Jadi Rp 3 Juta Per Jiwa

Neni Moerniaeni(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Besaran santunan kematian di 2019 mendatang akan mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya setiap warga yang meninggal dunia, kemudian ahli warisnya melaporkan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M), maka ahli warisnya akan mendapatkan santunan dari Pemkot Bontang sebesar Rp 1 juta. Namun di 2019 nanti, naik menjadi Rp 3 juta.

 

“Ini dilakukan dengan harapan keluarga yang ditinggalkan almarhum bisa memanfaatkannya untuk mengganti pembelian kain kafan, keperluan saat pemakaman, dan segala kebutuhan lainnya. Bagi warga miskin, ini tentu sangat membantu,” ujar Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, beberapa waktu lalu.

 

Selain membantu dan meringankan korban yang ditinggalkan, naiknya santunan kematian ini juga diharapkan dapat mendorong data penduduk agar lebih akurat. Yang mana menurut data selama ini, masih banyak keluarga almarhum yang tidak melaporkannya ke Pemkot, sehingga di database kependudukan, masih tercatat belum meninggal dunia. “Ini yang coba akan kita tertibkan,” tuturnya.

 

Dikatakan Neni, jumlah warga yang meninggal dunia di Bontang per tahunnya rata-rata mencapai 400 orang. Untuk itu, di 2019 mendatang Pemkot akan menyediakan anggaran sekira Rp 1,2 Miliar. “Jika ini kita lakukan, maka santunan kematian di Bontang akan menjadi yang paling tinggi di Indonesia,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi, pemberian santunan kematian ini telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 24 Tahun 2012 tentang Pemberian Santunan Kematian Bagi Penduduk Bontang. Yang mana, setiap ahli waris yang mengajukan, akan mendapat santunan kematian. Syaratnya pengambilannya dilakukan oleh ahli waris dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) dari orang yang meninggal tersebut, maupun akta kematian yang telah diterbitkan oleh Diskucapil. (bbg)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 11:53

Pelajar Kelas VI SD Wajib Lalui Empat Kali Try Out

BONTANG – Pelajar kelas VI SD mulai dipadatkan dengan persiapan ujian…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:52

Mau Dipindah, PKL Gusar, Katanya Sih Belum Ada Ini...

BONTANG – Wacana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kompleks Stadion Bessai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:51

Ketua RT di Pesisir Bantah Pemilu Rawan

PARA ketua RT di wilayah pesisir Bontang meyakini Pemilu 2019…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:50

Seleksi Jabatan, Uji Makalah Diulang

SELEKSI terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama Bontang belum juga…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:48

UNBK di Bontang, SMP Swasta Berat di Server

BONTANG – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMP…

Jumat, 15 Februari 2019 10:35

Perjualan Pernak-pernik Valentine Merosot Drastis

BONTANG – Hari kasih sayang identik dengan pernak-pernik bercorak hati.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:34

TPS Pesisir Dinilai Rawan

BONTANG – Wilayah pesisir Bontang dinilai rawan saat Pemilu 2019.…

Jumat, 15 Februari 2019 10:33

Tetap Positif saat Hari Valentine

Tak semua remaja merayakan hari kasih sayang dengan bablas. Tetap…

Jumat, 15 Februari 2019 10:30

PARAH..!! Tiga Kasus MBA dalam Dua Bulan

Dua bulan awal 2019 ini, tiga pasangan mendapat “gelar MBA”:…

Kamis, 14 Februari 2019 12:28

Banjir Guntung Minim Disinggung

REKOMENDASI panitia khusus (Pansus) banjir DPRD telah diserahkan kepada Pemkot…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*