MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 14 September 2018 00:23
Tahun Depan, Santunan Kematian Meningkat

Dari Rp 1 Juta, Naik Jadi Rp 3 Juta Per Jiwa

Neni Moerniaeni(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Besaran santunan kematian di 2019 mendatang akan mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya setiap warga yang meninggal dunia, kemudian ahli warisnya melaporkan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M), maka ahli warisnya akan mendapatkan santunan dari Pemkot Bontang sebesar Rp 1 juta. Namun di 2019 nanti, naik menjadi Rp 3 juta.

 

“Ini dilakukan dengan harapan keluarga yang ditinggalkan almarhum bisa memanfaatkannya untuk mengganti pembelian kain kafan, keperluan saat pemakaman, dan segala kebutuhan lainnya. Bagi warga miskin, ini tentu sangat membantu,” ujar Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, beberapa waktu lalu.

 

Selain membantu dan meringankan korban yang ditinggalkan, naiknya santunan kematian ini juga diharapkan dapat mendorong data penduduk agar lebih akurat. Yang mana menurut data selama ini, masih banyak keluarga almarhum yang tidak melaporkannya ke Pemkot, sehingga di database kependudukan, masih tercatat belum meninggal dunia. “Ini yang coba akan kita tertibkan,” tuturnya.

 

Dikatakan Neni, jumlah warga yang meninggal dunia di Bontang per tahunnya rata-rata mencapai 400 orang. Untuk itu, di 2019 mendatang Pemkot akan menyediakan anggaran sekira Rp 1,2 Miliar. “Jika ini kita lakukan, maka santunan kematian di Bontang akan menjadi yang paling tinggi di Indonesia,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi, pemberian santunan kematian ini telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 24 Tahun 2012 tentang Pemberian Santunan Kematian Bagi Penduduk Bontang. Yang mana, setiap ahli waris yang mengajukan, akan mendapat santunan kematian. Syaratnya pengambilannya dilakukan oleh ahli waris dengan syarat membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) dari orang yang meninggal tersebut, maupun akta kematian yang telah diterbitkan oleh Diskucapil. (bbg)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 19:27

Pengidap HIV dan AIDS Menurun

BONTANG – Jumlah pengidap HIV/AIDS atau ODHA selama setahun terakhir…

Selasa, 20 November 2018 19:24

Ini 16 Rekomendasi Bebas Banjir

BONTANG – Pansus Banjir DPRD menyelesaikan masa tugasnya. Pasalnya, Senin…

Senin, 19 November 2018 19:51

Gemetar Dapat Sepeda Motor

  GEMETAR dan terharu. Itulah ekspresi Fillia Afrida saat nomor…

Senin, 19 November 2018 19:49

Jalan Sehat Bontang Post Bertabur Hadiah

BONTANG – Ribuan masyarakat Kota Taman antusias mengikuti kegiatan Jalan…

Senin, 19 November 2018 19:47

Empat Tenaga Kerja Asing Ilegal Dipulangkan, Sebelumnya Kerja di PLTU di Bontang

BONTANG – Sebanyak empat tenaga kerja asing (TKA) ilegal di…

Senin, 19 November 2018 19:45
Info CPNS

Tes CPNS Diusulkan Ranking

BONTANG – Hasil tes CPNS tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD)…

Senin, 19 November 2018 19:43

Kota Taman Menunggu Hasil Penilaian Adipura

BONTANG – Penghargaan Adipura tinggal menunggu hasil penilaian dari Kementerian…

Senin, 19 November 2018 09:01

Kota Taman Menunggu Hasil Penilaian Adipura

BONTANG – Penghargaan Adipura tinggal menunggu hasil penilaian dari Kementerian…

Senin, 19 November 2018 08:59

Aeromodelling Dimainkan di Bontang

 BONTANG – Bontang  mendapat tambahan jatah lokasi venue untuk Pekan…

Sabtu, 17 November 2018 19:36
Info CPNS

Dewan Sebut Seleksi CPNS Gagal

BONTANG -  Hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .