MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 14 September 2018 00:24
Sejak 2017, RSUD Rugi Rp 450 Juta

Banyak Pasien Tak Mampu Bayar Pengobatan

TAK MILIKI BIAYA: Pasien Subani asal Kukar ini tidak memiliki biaya untuk membayar perawatan di RSUD Bontang selama 11 hari, namun Subani tetap diizinkan pulang oleh pihak RSUD.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Badai tunggakan menghantam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang. Pusat layanan kesehatan pelat merah tersebut “galau” karena terlilit utang biaya pengobatan pasien yang tidak mampu bayar.

Untuk menanggung biaya rumah sakit yang tidak dibayar pasien, sejak tahun 2017 RSUD merugi Rp 450 juta. Baik itu pasien yang merupakan warga Bontang dengan administrasi tidak lengkap atau masyarakat luar Bontang yang tidak memiliki jaminan dan tidak mampu membayar.

Salah satu kasusnya, warga Sambera Baru, Margo Mulyo, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tak bisa membayar biaya perawatannya di RSUD Bontang. Jumlah biaya perawatan yang harus dia bayar sebesar Rp 11 juta.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang Toetoek mengatakan, pasien bernama Subani (55) tersebut sudah dirawat di RSUD sejak tanggal 2 September. Saat itu, kondisinya cukup kritis hingga harus mendapat penanganan di ruang ICU, cuci darah, dan tranfusi darah. “Kami bertindak tanpa jaminan dari pasien karena dasar kemanusiaan,” jelas Toetoek saat ditemui di ruangan pasien, Kamis (13/9) kemarin.

Kata dia, permasalahan seperti ini sering terjadi di RSUD Bontang. Padahal, bangunan serta fasilitas RSUD Bontang berasal dari APBD Kota Bontang, tetapi jika warga di luar Bontang berobat dan tidak memiliki jaminan kesehatan, maka secara tidak langsung mereka menggunakan fasilitas dari APBD Bontang. “Ini memang menjadi piutang, tetapi piutang yang tidak terbayarkan, karena siapa yang mau membayarkan. Kami melakukannya hanya karena rasa kemanusiaan saja,” ujarnya.

Oleh karenanya, Toetoek mengharapkan agar Pemprov Kaltim bisa mengadakan kembali Jaminan Kesehatan Provinsi (Jamkesprov) agar bisa digunakan di berbagai daerah di Kaltim. Pasien Subani juga sebelumnya terdata sebagai peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemkab Kukar. Tetapi, saat kartunya akan digunakan di RSUD Bontang ternyata sudah tidak aktif.

Pihak RSUD Bontang juga lanjut Toetoek tidak dapat menahan pasien karena belum membayar biaya perawatan. Karena prinsip bisnis rumah  sakit, semakin lama pasien tinggal maka akan semakin merugi. Oleh karenanya, jika indikasi pasien sudah bisa dipulangkan maka pihak rumah sakit tidak menahannya. “Kami mohon pihak terkait di pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota lainnya bisa bersama-sama memikirkan kasus seperti ini agar dicarikan solusinya,” harap dia.

Sementara itu, istri dari pasien Subani, Anne Yuliawati (36) mengatakan, suaminya mendapat pelayanan yang baik sejak pertama masuk rumah sakit. Padahal, dirinya mengakui tak punya biaya untuk membayar perawatan. “Perawatnya semua baik, suami saya juga dilayani dengan baik,”pungkasnya. (mga)  


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 00:45

PARAH..!! Pasutri Kompak Jadi Jambret

BONTANG – Polisi terus menabuh genderang perang terhadap para pelaku penjambretan yang meresahkan…

Senin, 15 Oktober 2018 19:07

Stok Darah Bontang Diklaim Stabil

  BONTANG – Hingga Oktober, Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) Bontang yang berlokasi di Rumah…

Senin, 15 Oktober 2018 19:06

Bantuan Seragam “Disemprit” BPK

BONTANG – Pupus sudah harapan orang tua murid untuk mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah gratis…

Senin, 15 Oktober 2018 19:05

Identitas Minimarket Waralaba Harus Dilepas

BONTANG – Beragam upaya dilakukan toko modern waralaba agar dapat beroperasi di Kota Taman. Salah…

Senin, 15 Oktober 2018 19:04

Jual Narkoba, Dua Pengangguran Diciduk

BONTANG – Dua orang pengangguran nekat melakukan bisnis barang haram akibat tuntutan ekonomi.…

Senin, 15 Oktober 2018 19:03

Gunakan Bahan-Bahan Premium, Bermimpi Buka Toko Croissant di Bontang

Menjadi seorang pengusaha tak bisa dengan cara instan. Perlu keuletan, dan kegigihan selama merintis…

Senin, 15 Oktober 2018 19:02

Terkait Isu Larinya 600 Tahanan Palu Akibat Gempa,Warga Diimbau Aktif Melapor

BONTANG – Polres Bontang mengimbau masyarakat Bontang aktif melaporkan jika ada pendatang yang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:57
Polemik Sidrap

Dewan Desak Pemkot Gugat ke MK

“Kalau Sidrap dibawa ke Kutim, artinya melukai UU Otonomi daerah,” Agus Haris, Ketua…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:56
Hut Kota Bontang ke 19

Berebut Kupon di Jalan Sehat

  BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:55

Agus Amir Ditunjuk Pj Sekda

  BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menunjuk Agus Amir sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .