MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Senin, 17 September 2018 19:34
Kejari Diminta Segera Tetapkan Tersangka

Terkait Pengungkapan Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mahulu

Stanislaus Nyopaq(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Penggeledahan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahakam Ulu (Mahulu) di Kecamatan Long Bagun oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Kutai Barat pada Kamis (13/9) lalu mendapat sorotan banyak pihak. Tidak terkecuali Ikatan Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu (IMKMU) Kaltim.

Ketua Umum  IMKMU Kaltim, Stanislaus Nyopaq menyatakan, pihaknya mendukung penuh upaya Kejari Kutai Barat untuk melakukan pengungkapan kasus korupsi dana hibah Rp 30,7 miliar itu.

Karenanya, lanjut dia, penggeledahan dan penyitaan barang bukti oleh Kejari Kutai Barat dinilai telah sesuai prosedur yang berlaku. Tahapan selanjutnya, Kejari diminta segera menetapkan tersangka terhadap pelaku yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

“Karena dugaan tindak pidana korupsi di tubuh KPU Mahulu ini merusak reputasi penyelenggara pemilu. Kami minta Kejari menetapkan tersangka. Supaya ke depan ada pembersihan di internal KPU Mahulu,” imbuhnya, Ahad (16/9) kemarin.

Menurut Nyopaq, dugaan korupsi di KPU Mahulu tersebut telah memperburuk citra penyelenggara pemilu. Dalam jangka panjang, diperlukan langkah serius untuk menciptakan kepercayaan publik.

“Kami mendesak KPU Kaltim segera bersikap terhadap dugaan korupsi yang terjadi. Kemudian segera berbenah dengan cara menerapkan mekanisme transparansi,” sarannya.

Seperti diketahui, Kejari Kutai Barat, Syarief Sulaeman Nahdi menegaskan, pihaknya akan memanggil pejabat Sekretariat KPU Mahulu sebagai saksi. Disusul, meminta keterangan Komisioner KPU Mahulu dan KPU Kaltim.

“Siapa yang akan menjadi tersangka, tentu akan bergantung alat bukti. Sekarang masih didalami siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam penggeledahan tersebut, disita beragam dokumen. Khususnya dokumen pada 2015 yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi dana hibah pada pemilihan bupati.

“Kami telah mengamankan dokumen kegiatan KPU Mahulu tahun anggaran 2015 sebanyak satu koper dan satu dus besar. Semuanya berisi dokumen-dokumen. Ini terkait dugaan kasus korupsi dana hibah pemilihan Bupati Mahulu 2015,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kutai Barat, Indra Rivani menambahkan, pengamanan dokumen ini dalam rangka melengkapi bukti dugaan kasus korupsi terhadap dana hibah pada 2015 lalu.

Total dana hibah Pemilihan Bupati Mahulu 2015 diterima KPU Mahulu sebesar Rp 30,797 miliar. Kemudian ditambah lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Mahulu 2015 senilai Rp 18,797 miliar.

“Terhadap kasus ini Kejari sudah meningkatkan proses ke penyidikan per 16 Agustus 2018. Munculnya dugaan korupsi karena penggunaan dananya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” sebut Indra. (*/um)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 19:14

BI Waspadai Dampak Terhadap Inflasi

KENAIKAN harga tarif tiket pesawat memasuki libur natal dan tahun…

Jumat, 14 Desember 2018 19:13

Kenaikkan Tarif Tiket Pesawat Dianggap Wajar

  SAMARINDA – Libur natal dan tahun tahun baru benar-benar…

Jumat, 14 Desember 2018 19:09

2019, Tak Ada Proyek Baru

“Kalau proyek yang baru dan besar belum ada. Kita masih…

Kamis, 13 Desember 2018 18:40

BNN Bekuk Bandar Narkoba Sangatta

  SAMARINDA – Peredaran narkoba di wilayah Kaltim kian menghawatirkan.…

Kamis, 13 Desember 2018 18:38
Terkait Hasil Klarifikasi dan Pemeriksaan Seleksi KPU Kaltim

Timsel dan KPU RI “Adu” Hemat Bicara

SAMARINDA – Benang kusut seleksi penerimaan calon anggota komisoner KPU…

Rabu, 12 Desember 2018 19:34

Urai Banjir, Pemkot Bakal Duet dengan Pemprov

SAMARINDA – Penyelesaian masalah banjir di tahun 2019 akan mendapatkan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:33

Wagub Ingin Ada Laporan Berkala

SAMARINDA – Sebanyak 38 Inspektur Tambang dikumpulkan di kantor Pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 19:30

Lima Anggota DPRD Samarinda Diberhentikan

 “Kami akan segera berkomunikasi dengan unsur pimpinan dewan supaya proses…

Selasa, 11 Desember 2018 18:22
Unjuk Rasa Menolak Tambang

“Keponakan Saya Juga Jadi Korban”

“Saya telah mempersembahkan hidup mati saya untuk Kaltim”. Hadi Mulyadi…

Selasa, 11 Desember 2018 18:21

ESDM Janji Tindak IUP Melanggar

 “Nanti akan kita rilis setiap inspektur tambang yang memegang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .