MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 19 September 2018 00:18
Beredar Pesan Whatsapp Parasetamol Berbahaya

Dinkes Pastikan Informasi Tersebut Hoax

HOAX: Pesan yang beredar melalui pesan Whatsapp di Kutim dinyatakan hoax.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Beredarnya informasi melalui broadcast pesan Whatsapp yang menyebut bahwa parasetamol mengandung virus berbahaya. Virus itu bernama Machupo. 

Informasi tersebut berbunyi:

PERINGATAN: Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka.

Informasi tersebut langsung dibantah oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri. Ia menyatakan, sampai saat ini tidak pernah menerima laporan yang mengklaim virus Machupo ditemukan dalam produk obat parasetamol atau produk obat lainnya. Artinya, informasi yang menyebar ini adalah hoax (palsu).

Dirinya menerangkan bahwa hal ini sudah terlebih dahulu diklarifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pasalnya broadcast tersebut sudah beredar sejak 2017 silam, hanya saja menyebar di Sangatta akhir-akhir ini.

"Kalau yang di foto sepertinya karena reaksi obat. Kemudian, adanya isu itu merupakan hoax, ini  isu lama ternyata dan sudah diklarifikasi BPOM," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/9).

Lebih lanjut, Yuwana menegaskan bahwa isu tersebut tidak patut untuk dipercaya oleh masyarakat. Terlebih ia melampirkan bukti konfirmasi dari BPOM yang menyatakan bahwa belum adanya obat tersebut.

Terkait isu di atas yang disebarkan secara berantai melalui media sosial, sampai saat ini Badan POM tidak pernah menerima laporan kredibel yang mendukung klaim bahwa virus Machupo telah ditemukan dalam produk obat Parasetamol atau produk obat lainnya.

Virus Machupo sendiri diketahui merupakan jenis virus yang penyebarannya dapat terjadi melalui udara, makanan, atau kontak langsung. Virus Machupo dapat bersumber dari air liur, urin, atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa (reservoir) virus tersebut.

Sehingga pihaknya mengingatkan untuk masyarakat, agar tidak membeli obat sembarangan. Harus sesuai resep dokter dan di apotek yang sudah jelas izinnya. (*/la)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 20:08
Sidrap

Dusun Sidrap Bersiap Jadi Desa

SANGATTA- Hasil pencermatan Bagian Pemerintahan Pemkab Kutim menyatakan, Dusun Sidrap Desa Martadinata…

Senin, 22 Oktober 2018 18:46

Pengelola Polder Kewalahan

SANGATTA – Polder di Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, kerap disalahgunakan. Lokasi itu ditengarai…

Senin, 22 Oktober 2018 18:45

Fasilitas RSUD Sangkulirang Bertambah

SANGATTA – Fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang semakin lengkap. Pemkab Kutim…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16

Demo TK2D Dinilai Bupati Wajar

  SANGATTA- Rasa kemanusiaan Bupati Kutim, Ismunandar terbilang tinggi. Mengutamakan perasaan.…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16

Dilarang Bawa Kendaraan, Pelajar Pilih Menumpang

SANGATTA- Larangan membawa kendaraan sendiri membuat pelajar SMP di Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:15
Pemilu 2019

Bawaslu Pastikan Semua Warga Kutim Masuk DPT

SANGATTA – Bawaslu Kaltim dan Kutim melakukan kunjungan ke warga yang belum terdaftar dalam Daftar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:59
info CPNS

Ratusan Peserta Tak Kembalikan Berkas

SANGATTA - Batas waktu pemberkasan yang diberikan pihak administrasi telah selesai. Sekira 400 pendaftar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .