MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 19 September 2018 22:44
DPRD BONTANG
Kembali Berjualan, Pemkot Harus Siapkan Solusi Masalah Pedagang di Jalan KS Tubun
KEMBALI MELANGGAR: Beberapa pedagang di Jalan KS Tubun kembali berjualan di atas parit dan trotoar, Rabu (19/9) kemarin.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Pedagang yang berjualan di atas trotoar dan parit Jalan KS Tubun kembali menjamur. Berdasarkan pantauan Bontang Post, terutama di sore hari, beberapa pedagang kembali membuka lapak di area terlarang tersebut. Wakil Ketua DPRD Etha Rimba Paembonan menilai pemerintah harus menyiapkan solusi terhadap fenomena ini.

“Jangan hanya mengatur tetapi siapkan solusinya. Jika melarang berjualan di situ, pedagang harus berjualan di mana,” kata Etha kepada Bontang Post, Rabu (19/9) kemarin.

Jika masih terdapat lapak di bangunan pasar sementara, maka politisi Partai Gerindra berharap pemerintah memperbaiki fasilitas yang rusak. Berdasarkan laporan, beberapa atap di bangunan tersebut bocor. Bahkan di lapak pedagang ikan dan ayam kerap banjir.

“Harus menyiapkan fasilitas yang lebih baik jika itu solusi sementaranya,” ucapnya.

Diyakininya, permasalahan ini bakal kelar jika pembangunan Pasar Rawa Indah telah rampung. Oleh sebab itu, Etha meminta kepada Pemkot untuk mempercepat pengerjaan pembangunan. “Solusi final percepat pembangunan Pasar Rawa Indah itu. Kalau membutuhkan pengamanan, minta bantuan polisi,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, upaya penertiban telah dilakukan oleh tim kota sepekan lalu. Hasilnya sekitar 118 pedagang di sepanjang Jalan KS Tubun harus memundurkan barang dagangannya. Mengingat pemerintah melarang trotoar dan atas parit digunakan untuk berjualan.

Rangkaian upaya persuasif telah dilakukan sebelum penertiban. Mulai dari pemberian surat peringatan pertama hingga ketiga. Mengingat ada keluhan dari pedagang di dalam bangunan pasar sementara sehubungan menjamurnya pedagang yang berjualan di luar pasar.

Pemkot Bontang pun telah mengeluarkan kebijakan dengan memperbolehkan pemasangan atap satu seng kendati melewati ujung terdalam parit. Hal ini untuk melindungi barang dagangan pedagang dari terik matahari. (ak)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:57

Rusunawa Rampung Akhir Tahun 2015

<p style="text-align: justify;">BONTANG - Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*