MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 20 September 2018 00:28
DLH Butuh Fakta Indexim

Meski Sudah Penuhi Panggilan, Masih Perlu Pembuktian ke Kaliorang

DEBU: Aktifitas PT Indexim yang berdebu membuat warga Kaliorang terganggu.(Dok Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - PT Indexim Coalindo di Kecamatan Kaliorang diklaim sudah menghadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim. Kedatangannya, untuk memenuhi panggilan pemerintah dalam hal ini DLH.

Mereka diminta mengklarifikasi atas aksi yang dilakukan warga Kaliorang. Dalam hal ini dugaan pencemaran lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Dikatakan Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Effendie didampingi bagian Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH, Taufiqurahman, pertemuan antara Indexim dan DLH terjadi pekan lalu.

Dalam pertemuan tersebut, dipimpin langsung oleh Plt Kadis LH yang dihadiri beberapa pejabat lainnya serta perwakilan Indexim.

"Di antara inti pertemuan tersebut ialah, Indexim siap melakukan perbaikan. Untuk mengatasi debu, dengan cara menyemprot jalan dan memantau setiap bulan sekali," kata Taufiq.

Hanya saja, DLH tak dapat menerima begitu saja. Sebab, masih bersumber dari satu pihak. Kebenarannya masih perlu diuji. Caranya, dengan terjun langsung ke lapangan.

"Cuman kami belum tau pasti. Karena masih sepihak. Kami akan ke lapangan. Pemanggilan sebelumnya itu belum final. Kami akan cek di lapangan, benar atau tidak," katanya.

Hanya saja, mengenai waktu belum ditentukan. Diperlukan waktu yang tepat. Apalagi, pihaknya menunggu pimpinan. Semua diserahkan kepada pimpinan.

"Waktunya kapan belum tau. Tetapi  secepatnya. Kalau dipastikan, kami menunggu juga," katanya.

Sebelumnya, PT Indexim didemo warga. Alasannya, karena aktifitas Indexim menggangu warga Kaliorang. Debunya diduga mencemari lingkungan. Akibatnya, truk perusahaan ditahan.

Ini bukan kali pertama, jauh sebelumnya perusahaan ini juga dikeluhkan warga sekitar. Sebab, akses warga menuju perkebunan ditutup. (dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:46

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*