MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 22 September 2018 00:18
Pedagang Pasar Kembali Ancam Pemkot

Lapak Liar Masih Menjamur di Trotoar, Sebut Penertiban Salah Fokus

PROKAL.CO, BONTANG – Nada protes kembali digaungkan oleh Asosiasi Pedagang Pasar Rawa Indah. Pasalnya tuntutan mereka saat dimediasi oleh DPRD belum terpenuhi. Disebabkan masih berjualannya pedagang ayam dan ikan di trotoar Jalan KS Tubun.

Baxkanetua Asosiasi Pedagang Pasar RIndah Muhammad Nurdin mengancam akan melakukan aktivitas jual beli di parkiran bangunan pasar dan pinggir jalan di lokasi tersebut. Hal ini tertuang dalam surat bernomor 12/APP/2018 tertuju Komisi II dan III DPRD untuk permintaan audiensi.

“Pedagang di dalam pasar sementara, mengancam akan keluar berjualan. Karena di dalam tidak laku barang dagangannya. Oleh karena itu, saya membuat surat kepada seluruh instansi terkait,” kata Nurdin saat ditemui Bontang Post di kediamannya, Jumat (21/9) kemarin.

Nurdin juga mempertanyakan mengenai upaya penertiban beberapa waktu lalu. Ia menilai saat itu pemerintah salah fokus dikarenakan aparat justru menyasar atap pedagang.

Ancaman ini akan dijalankan bilamana pemerintah tidak segera mengambil tindakan. Meskipun dikatakan Nurdin, tenggat waktu yang dipatok asosiasi tidak ditentukan. “Saya dengar sudah ditangani dewan untuk dijadwalkan pertemuan kedua kalinya nanti,” tuturnya.

Nurdin berujar pedagang di dalam bangunan pasar sementara selama ini rugi, padahal beban pengeluaran yang ditanggung banyak. Misalnya biaya listrik mencapai Rp 10 ribu tiap lima hari sedangkan pembayaran air Rp 15 ribu per harinya. Bukan itu saja, setiap lapak juga wajib membayar iuran kebersihan sekira Rp 15 ribu per hari, retribusi Rp 1.000 per dua hari, dan pajak Rp 30 ribu per bulan.

“Pedagang di dalam itu banyak pengeluarannya. Sangat menderita kalau masih ada yang berjualan di luar,” ujar dia.

Menurut pemaparannya, kebutuhan warga Bontang berkenaan ayam dan ikan tiap harinya sangat tinggi. Jika itu mampu ditertibkan, secara otomatis akan menata kembali beberapa pedagang sayur untuk masuk bangunan pasar sementara.

“Penyebab utama pedagang sayur keluar, karena pedagang ikan dan ayam duluan keluar. Jika mereka masuk, otomatis orang akan membeli sayur di dalam pasar juga,” ungkapnya.

Adapun dampak yang dirasakan dengan menjamurnya pedagang ayam dan ikan di trotoar ialah macetnya arus lalu lintas di kawasan tersebut. Selain itu, beberapa warga sekitar pun telah merasakan bau menyengat akibat limbah pembuangan dari pedagang dadakan itu.

Jika tidak segera ditangani, maka Nurdin pesimistis Pemkot Bontang mampu menertibkan pedagang di Kompi B, ketika pengerjaan bangunan baru pasar dimulai. Secara otomatis pedagang di area itu akan mengikuti pedagang lainnya, dengan menggelar lapak di sepanjang trotoar.

“Kalau tidak segera ditertibkan yang di trotoar, pedagang Kompi B akan mengikuti jejak. Ada alasannya kenapa ini tidak digusur. Padahal ini penjual dadakan, apa jadinya Kota Bontang akan tambah semrawut,” pungkasnya. (ak)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 10:25

Terinspirasi AA Gym, Olahraga sembari Menjalankan Sunah

“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR Bukhari, Muslim).…

Rabu, 20 Februari 2019 10:23

PARAH NI ORANG..!! Demi Narkoba, Nekat Bobol Rumah

BONTANG – Demi memenuhi candunya akan barang haram narkoba, FH…

Rabu, 20 Februari 2019 10:21

Aroma Amonia Bikin Warga Gelisah, Desak DLH Cek Ulang

Aroma amonia yang tersebar di beberapa titik di Bontang membuat…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Bau Amonia Dikeluhkan Warga, Ini Kata DLH dan PKT

BONTANG – Aroma amonia yang dikeluhkan warga dinilai masih di…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Ada Bandara APT Pranoto, Rute Penerbangan Perintis Batal

BONTANG – Upaya membuka akses udara dari Bontang menuju daerah…

Selasa, 19 Februari 2019 10:53

Gaji Telat, Karyawan Mogok

BONTANG–Akibat gaji pada Februari belum terbayar, 53 karyawan PT PAN…

Selasa, 19 Februari 2019 10:52

Diduga Menganiaya, Dua ASN Diperiksa

BONTANG–Dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan dua ASN Pemkot Bontang masih…

Selasa, 19 Februari 2019 10:51

Mencuri Karena Terjerat Utang Arisan Online

BONTANG–RM terpaksa mengaku sebagai sales diler sepeda motor saat kepergok…

Selasa, 19 Februari 2019 10:50

Bonus Kategori Beregu Sudah Disetujui

BONTANG–Bonus menjadi hal yang dinanti atlet penyumbang medali Porprov VI…

Selasa, 19 Februari 2019 10:49

Harga Tiket Mencekik, Agen Tiket Merugi

Mahalnya harga tiket pesawat berimbas pada omzet agen tiket. Pendapatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*