MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 24 September 2018 18:35
Pemilu 2019
Parpol Diminta Daftarkan 10 Akun Medsos

Bawaslu Bakal Tindak Ujaran Kebencian di Masa Kampanye

Agus Susanto(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Pemantauan aktivitas kampanye turut dilakukan di media sosial (medsos). Dalam hal ini, setiap partai politik (parpol) diminta mendaftarkan 10 akun resmi media sosial atau sejenisnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

Hal ini disampaikan Agus Susanto, Komisioner Bawaslu Bontang saat diwawancarai di sela-sela penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS), Sabtu (22/9) lalu. Dijelaskan Agus, untuk aktivitas kampanye pada akun-akun pribadi, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hal tersebut tidak diatur.

Apalagi jumlahnya yang mencapai ratusan, sehingga bakal menyulitkan pihaknya untuk melakukan pengawasan. “Namun jika terdapat akun-akun pribadi yang terlihat melakukan pelanggaran seperti melakukan ujaran kebencian dan lain sebagainya, tentu akan kami lakukan pemantauan dan akan kami proses jika benar terbukti,” ujarnya.

Terkait kampanye menggunakan alat peraga kampanye (algaka), nantinya pemasangannya juga akan diatur. Dalam hal ini baliho maupun spanduknya ada yang difasilitasi oleh KPU, ada pula yang dicetak sendiri oleh parpol. Untuk yang dicetak sendiri oleh parpol, jumlahnya dibatasi per kelurahan sebanyak 5 baliho. Itu artinya, satu parpol bisa memasang 75 baliho di semua kelurahan.

“Jumlah parpol ada 15. Artinya jumlah keseluruhan baliho tinggal dikalikan saja. Lokasi pemasangannya juga akan diatur. Hanya saja saat ini sedang pembahasan antara KPU, Pemkot, dan parpol terkait titik-titik mana saja yang akan digunakan sebagai lokasi pemasangan,” ucap Agus.

Dia berharap, pada momen pemilihan legislatif dan pilpres ini, seluruh peserta pemilu baik dari partai politik (parpol) maupun calon anggota legislatif (caleg) baik di daerah, provinsi, maupun di pusat bisa mematuhi semua aturan yang sudah dgariskan oleh KPU.

Dirinya juga meminta agar seluruh peserta pemilu tidak melakukan praktik politik uang(money politic). “Kami juga telah meluncurkan aplikasi lapor cepat jika masyarakat menemukan pelanggaran d lapangan. Tentunya hal ini dibutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi,” tukasnya. (bbg)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 12:02

LOH KOK GITU..?? Kasus Dugaan Politik Uang Dihentikan

BONTANG – Bawaslu Bontang menyebut dugaan pelanggaran politik uang dengan…

Sabtu, 20 April 2019 12:00

Di Kota Ini, Partisipasi Pemilu Capai 80 Persen

BONTANG – KPU Bontang menyebut partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 mencapai…

Kamis, 18 April 2019 11:15

KASIHAN..!! Uang Konsumsi KPPS Belum Cair

BONTANG – Beban kerja berat dipikul oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan…

Kamis, 18 April 2019 11:13

Warga Sidrap Minta Masuk Bontang, Ini Kata Gubernur

BONTANG - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan kunjungan pemantauan pemilihan…

Kamis, 18 April 2019 11:12

Kupon Salon Kecantikan untuk Satu Paket Caleg

BONTANG – Temuan Bawaslu Bontang pada detik akhir jelang pemilihan,…

Rabu, 17 April 2019 11:50

Lampu Jalan Soekarno-Hatta Disorot Lagi

BONTANG – Gelap, itulah potret yang tersaji di Jalan Soekarno-Hatta,…

Rabu, 17 April 2019 11:49

Perusahaan Wajib Setor Uang Jaminan

BONTANG – Peraturan daerah (Perda) tentang alih daya dan rekrutmen…

Rabu, 17 April 2019 11:49

Voucher Makan dan Kupon Salon, Modus Baru Politik Uang

BONTANG – Detik-detik terakhir menuju hari Pemilu 2019, potensi pelanggaran…

Rabu, 17 April 2019 11:48

Lima TPS Dinilai Rawan oleh Kapolres

BONTANG - Sebanyak lima tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah…

Selasa, 16 April 2019 11:14

Lelang Tas dan Seragam Sekolah, Banjir Peserta

BONTANG – Lelang tender pengadaan perlengkapan sekolah berupa tas dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*