MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 24 September 2018 18:35
Pemilu 2019
Parpol Diminta Daftarkan 10 Akun Medsos

Bawaslu Bakal Tindak Ujaran Kebencian di Masa Kampanye

Agus Susanto(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Pemantauan aktivitas kampanye turut dilakukan di media sosial (medsos). Dalam hal ini, setiap partai politik (parpol) diminta mendaftarkan 10 akun resmi media sosial atau sejenisnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

Hal ini disampaikan Agus Susanto, Komisioner Bawaslu Bontang saat diwawancarai di sela-sela penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS), Sabtu (22/9) lalu. Dijelaskan Agus, untuk aktivitas kampanye pada akun-akun pribadi, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hal tersebut tidak diatur.

Apalagi jumlahnya yang mencapai ratusan, sehingga bakal menyulitkan pihaknya untuk melakukan pengawasan. “Namun jika terdapat akun-akun pribadi yang terlihat melakukan pelanggaran seperti melakukan ujaran kebencian dan lain sebagainya, tentu akan kami lakukan pemantauan dan akan kami proses jika benar terbukti,” ujarnya.

Terkait kampanye menggunakan alat peraga kampanye (algaka), nantinya pemasangannya juga akan diatur. Dalam hal ini baliho maupun spanduknya ada yang difasilitasi oleh KPU, ada pula yang dicetak sendiri oleh parpol. Untuk yang dicetak sendiri oleh parpol, jumlahnya dibatasi per kelurahan sebanyak 5 baliho. Itu artinya, satu parpol bisa memasang 75 baliho di semua kelurahan.

“Jumlah parpol ada 15. Artinya jumlah keseluruhan baliho tinggal dikalikan saja. Lokasi pemasangannya juga akan diatur. Hanya saja saat ini sedang pembahasan antara KPU, Pemkot, dan parpol terkait titik-titik mana saja yang akan digunakan sebagai lokasi pemasangan,” ucap Agus.

Dia berharap, pada momen pemilihan legislatif dan pilpres ini, seluruh peserta pemilu baik dari partai politik (parpol) maupun calon anggota legislatif (caleg) baik di daerah, provinsi, maupun di pusat bisa mematuhi semua aturan yang sudah dgariskan oleh KPU.

Dirinya juga meminta agar seluruh peserta pemilu tidak melakukan praktik politik uang(money politic). “Kami juga telah meluncurkan aplikasi lapor cepat jika masyarakat menemukan pelanggaran d lapangan. Tentunya hal ini dibutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi,” tukasnya. (bbg)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 10:23

PARAH NI ORANG..!! Demi Narkoba, Nekat Bobol Rumah

BONTANG – Demi memenuhi candunya akan barang haram narkoba, FH…

Rabu, 20 Februari 2019 10:21

Aroma Amonia Bikin Warga Gelisah, Desak DLH Cek Ulang

Aroma amonia yang tersebar di beberapa titik di Bontang membuat…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Bau Amonia Dikeluhkan Warga, Ini Kata DLH dan PKT

BONTANG – Aroma amonia yang dikeluhkan warga dinilai masih di…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Ada Bandara APT Pranoto, Rute Penerbangan Perintis Batal

BONTANG – Upaya membuka akses udara dari Bontang menuju daerah…

Selasa, 19 Februari 2019 10:53

Gaji Telat, Karyawan Mogok

BONTANG–Akibat gaji pada Februari belum terbayar, 53 karyawan PT PAN…

Selasa, 19 Februari 2019 10:52

Diduga Menganiaya, Dua ASN Diperiksa

BONTANG–Dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan dua ASN Pemkot Bontang masih…

Selasa, 19 Februari 2019 10:51

Mencuri Karena Terjerat Utang Arisan Online

BONTANG–RM terpaksa mengaku sebagai sales diler sepeda motor saat kepergok…

Selasa, 19 Februari 2019 10:50

Bonus Kategori Beregu Sudah Disetujui

BONTANG–Bonus menjadi hal yang dinanti atlet penyumbang medali Porprov VI…

Selasa, 19 Februari 2019 10:49

Harga Tiket Mencekik, Agen Tiket Merugi

Mahalnya harga tiket pesawat berimbas pada omzet agen tiket. Pendapatan…

Selasa, 19 Februari 2019 10:47

Proyek Bandara Stagnan

BONTANG – Wacana pembangunan bandara Bontang tampaknya masih jauh panggang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*