MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 25 September 2018 00:05
Antisipasi Antrean, Bapenda Libatkan 10 Bank

Targetkan 200 Milyar Pada Pembayaran Pajak Serentak

SIBUK: Musyaffa menjelaskan, pihaknya akan melibatkan 10 bank di Kutim untuk membantu menerima pembayaran pajak serentak.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim tengah disibukkan dengan persiapan menuju pembayaran pajak serentak. Termasuk akan melibatkan sejumlah bank yang ada dalam pelaksanaannya. 

Segala sesuatunya dikerjakan demi memudahkan jalannya acara tersebut. mengingat waktu pelaksanaan yang telah ditentukan itu hanya tinggal menghitung hari. 

Dikatakan oleh Kepala Bapenda Kutim Musyaffa, tujuan pihaknya membuat kegiatan ini, selain untuk memecahkan rekor MURI juga sebagai upaya  meningkatkan PAD, dengan mengumpulkan ratusan pengusaha di Kutim dan diminta kerja sama untuk menyukseskan acara dengan membayar pajak serentak.

"Kami akan laksanakan 10 Oktober 2018 nanti, bersamaan dan memecahkan rekor MURI," katanya.

Ia menjelaskan pihaknya akan melibatkan 10 bank di Kutim untuk membantu menerima pembayaran pajak melalui teler bank, sehingga para peserta dapat dengan mudah membayar pajak dengan cepat.

"Sepertinya akan ramai yang membayar pajak, kami pusatkan di gedung serba guna. Supaya tidak mengantre panjang, kami bermitra dengan bank Kaltimtara, Mandiri, BRI, BNI, juga lainnya," tuturnya.

Tidak hanya itu, untuk memeriahkan acara tersebut, Bapenda juga telah menyediakan doorprize dengan berbagai hadiah sebagai apresiasi pada pembayar pajak. Untuk itu pihaknya mengimbau agar seluruh perusahaan baik dari sektor tambang, perhotelan, restoran dan perkebunan agar turut menyukseskan acara tersebut dengan membayar pajak masal.

"Kami buat acara ini semeriah mungkin, nantinya peserta yang membayar pajak akan mendapatkan kupon dan akan diundi pada hari yang sama," ujarnya. 

Pembayaran pajak tersebut tidak hanya berlaku pada perusahaan besar, mereka yang mempunyai usaha kontrakan juga diharapkan dapat membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB). "Kegiatan ini bertujuan untuk semua hal yang berkaitan dengan pajak, mulai dari pajak bangunan, pajak motor dan mobil bisa ikut membayar pajak," jelasnya.

Ia meminta pada seluruh elemen untuk membayar pajak bersamaan pada hari yang telah ditentukan. Menurutnya, jika pembayaran dilaksanakan sebelum, maka dapat ditunda terlebih dahulu. Namun jika melampaui batas tanggal yang ditentukan, maka dapat dipercepat. "Kalau memang bayar pajak kendaraan tepat temponya, ya boleh saja. Terpenting tanggal 10," katanya.

Tak tanggung-tanggung, ia akan langsung memberi sanksi untuk perusahaan yang tidak taat pajak. "Bagi yang tidak hadir akan diberi teguran terlebih dahulu. Karena pajak itu sebuah kewajiban," pungkasnya. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .