MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 25 September 2018 00:14
Terkait Pencemaran Sungai Santan, Pemerintah Dinilai Tak Serius

Dewan Anggap Perlu Tim Pengkaji

Baharuddin Demmu(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, pada Jumat (21/9) lalu, di sidang paripurna yang dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Meiliana, melayangkan protes pada pemerintah daerah. Terkait pencemaran Sungai Santan yang terletak di Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Menurut dia, sejak sungai tercemar, ikan yang ada di sungai tersebut banyak yang mati. Padahal, Sungai Santan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga Desa Santan Ilir, Santan Tengah, dan Santan Hulu.

“Saya minta ini ditindaklanjuti. Karena ini sudah kesekian kalinya ikan-ikan mati dan air berubah warna. Kalau bahasanya rakyat, air di sungai itu tinggal dikasih nasi. Sehingga berubah menjadi nasi kuning,” sebutnya.

Dia menduga pencemaran air tersebut terjadi karena adanya tambang batu bara yang beroperasi di hulu Sungai Santan. Diperlukan penelitian lebih lanjut dari pemerintah untuk memastikan dugaan tersebut.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Saya minta dibentuk tim untuk mengecek lokasi dan melakukan penelitian yang sesungguhnya. Sehingga nanti ditemukan penyebabnya. Kalau ditemukan penyebabnya, harus diberikan sanksi,” sarannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Metro Samarinda, Sungai Santan menjadi sumber air bersih serta mengaliri lahan dan tambak masyarakat di tiga desa di Kecamatan Marang Kayu. Belakangan ini, warga setempat tidak lagi menggunakan air di sungai itu karena kualitasnya yang buruk.

Efek jangka panjang dari pencemaran air sungai tersebut, masyarakat sekitar menghabiskan biaya sedikitnya Rp 400 ribu setiap bulan untuk membeli air. Bahkan air sungai tidak dapat lagi digunakan untuk mengairi kolam ikan.

Seorang warga sekitar, di akhir 2017 menunjukkan pada mahasiswa, terdapat kolam yang kering karena telah lama tidak diisi dengan air. Bahkan ada beberapa warga yang terpaksa membeli air untuk mengisi kolam. Alasannya, supaya ikan yang telah terlanjur dipelihara tidak mati.

Himpunan Mahasiswa Marang Kayu mencatat, sejak 2016 pencemaran telah terjadi di Sungai Santan. Catatan organisasi tersebut, di hulu sungai terdapat tambang batu bara yang dikelola PT Indominco Mandiri.

Pada 24 November 2015, KLHK menarik persetujuan untuk kegiatan pertambangan di Sungai Santan, Sungai Kare, dan Sungai Pelakan. Namun kebijakan tersebut masih meninggalkan sejumlah celah bagi pengusaha untuk melakukan aktivitas pertambangan di hulu Sungai Santan.

Nyatanya, tiga tahun terakhir, citra satelit menangkap terdapat aktivitas perusahaan batu bara di hulu sungai itu. Para mahasiswa sempat mendengungkan akan melakukan ekspedisi untuk menelusuri sungai itu. Sehingga dapat mendesak pemerintah untuk menghentikan aktivitas pertambangan di sungai yang menjadi nadi warga Marang Kayu itu. (*/um)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 19:14

BI Waspadai Dampak Terhadap Inflasi

KENAIKAN harga tarif tiket pesawat memasuki libur natal dan tahun…

Jumat, 14 Desember 2018 19:13

Kenaikkan Tarif Tiket Pesawat Dianggap Wajar

  SAMARINDA – Libur natal dan tahun tahun baru benar-benar…

Jumat, 14 Desember 2018 19:09

2019, Tak Ada Proyek Baru

“Kalau proyek yang baru dan besar belum ada. Kita masih…

Kamis, 13 Desember 2018 18:40

BNN Bekuk Bandar Narkoba Sangatta

  SAMARINDA – Peredaran narkoba di wilayah Kaltim kian menghawatirkan.…

Kamis, 13 Desember 2018 18:38
Terkait Hasil Klarifikasi dan Pemeriksaan Seleksi KPU Kaltim

Timsel dan KPU RI “Adu” Hemat Bicara

SAMARINDA – Benang kusut seleksi penerimaan calon anggota komisoner KPU…

Rabu, 12 Desember 2018 19:34

Urai Banjir, Pemkot Bakal Duet dengan Pemprov

SAMARINDA – Penyelesaian masalah banjir di tahun 2019 akan mendapatkan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:33

Wagub Ingin Ada Laporan Berkala

SAMARINDA – Sebanyak 38 Inspektur Tambang dikumpulkan di kantor Pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 19:30

Lima Anggota DPRD Samarinda Diberhentikan

 “Kami akan segera berkomunikasi dengan unsur pimpinan dewan supaya proses…

Selasa, 11 Desember 2018 18:22
Unjuk Rasa Menolak Tambang

“Keponakan Saya Juga Jadi Korban”

“Saya telah mempersembahkan hidup mati saya untuk Kaltim”. Hadi Mulyadi…

Selasa, 11 Desember 2018 18:21

ESDM Janji Tindak IUP Melanggar

 “Nanti akan kita rilis setiap inspektur tambang yang memegang dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .