MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 25 September 2018 00:17
Bansos “Hanya” Rp 22,45 Miliar

Usulan Rp 80 Miliar Ditolak, Pemprov Tak Miliki Data Akurat

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tarik ulur sisi belanja hibah bantuan sosial (bansos) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 antara anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akhirnya mencapai titik temu. Pasalnya, pemerintan provinsi (pemprov) telah menyepakati pengalokasian bansos senilai Rp 22,45 miliar. (selengkapnya lihat grafis).

Anggota DPRD Kaltim, Ahmad Rosyidi menuturkan, alokasi anggaran untuk hibah bansos di APBD Perubahan tersebut sudah sesuai prosedur. Sebab banyak pengajuan yang telah mendapat persetujuan dari Pemprov Kaltim.

Namun pada saat input data di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, proposal pengajuan hibah bansos sejatinya akan ditunda pada 2019. Sebab, arsip pengajuan bansos tidak ditemukan di Pemprov Kaltim.

“Padahal sudah ada tanda terima, tanda pengajuan, sudah ada rekomendasi dari Dinsos (Dinas Sosial, Red.). Misalnya forum di Balikpapan. Ketika tidak ditemukan karena kesalahan di Pemprov tidak bisa dianggarkan,” katanya.

Persoalan perdataan tersebut menimbulkan masalah bagi masyarakat yang mengajukan hibah bansos. “Karena tidak profesional, proposal hilang dan masyarakat yang terbebani. Kasian sudah jauh-jauh mengajukan permohonan,” ucapnya.

Anggota Banggar DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry mengungkapkan, sejatinya hibah bansos diajukan senilai Rp 80 miliar telah direncanakan sejak 2016. Namun penganggarannya ditunda karena terjadi defisit anggaran pemerintah daerah. Saat ini, bansos kembali ditagih masyarakat Benua Etam.

“Masyarakat yang telah ada daftar namanya ini mengeluh semua pada DPRD. Kenapa hibah bansos ini tidak cair? Itu pertanyaan mereka ke DPRD. Kami minta di rapat Banggar supaya itu dimasukkan,” kata Sarkowi.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Restuardy Daud mengaku akan mengecek proposal pengajuan hibah bansos tersebut. Dia menyebut, setelah ditandatangani noda kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), maka alokasi dana bansos tersebut tidak lagi dapat diubah. Artinya, hibah itu sudah memiliki dasar hukum yang kuat.

“Prinsip pemprov harus ada dasar hukum dan ketentuan. Sepanjang bisa masuk, pasti dialokasikan. Sementara Rp 80 miliar itu belum tahu persis. Saya ketahui masih dalam koridor,” katanya.

Seperti diketahui, APBD Perubahan 2018 disepakati senilai Rp 10,13 triliun. Anggaran perubahan tersebut lebih besar ketimbang APBD Murni yang ditetapkan Rp 8,566 triliun. Anggaran itu didapatkan dari pendapatan daerah senilai Rp 1,22 triliun dan pendapatan asli daerah (PAD) Rp 848,02 miliar.

Selain itu, dana perimbangan senilai Rp 376,66 miliar, lain-lain pendapatan yang sah Rp 37,021 miliar, dan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) Rp 541,26 miliar.

Sedangkan dari sisi belanja di APBD Perubahan, belanja tidak langsung disepakati senilai Rp 5,90 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja pegawai Rp 1,70 triliun, belanja hibah Rp 1,07 triliun, dan bantuan belanja sosial Rp 5,809 miliar.

Selain itu, pemerintah juga membelanjakan anggaran untuk bagi hasil dengan kabupaten/kota senilai Rp 2,41 triliun dan bantuan keuangan kabupaten/kota serta partai politik Rp 691,85 miliar.

Sisanya, digunakan untuk belanja tidak langsung senilai Rp 4,22 triliun dan pembiayaan pengeluaran Rp 3,69 miliar. Alokasi anggaran terakhir digunakan untuk pernyertaan modal pada PT Asuransi Bangun Askrida. (*/um)

ALOKASI APBD PERUBAHAN 2018

KEGIATAN                            ANGGARAN

APBD Murni 2018                   Rp 8,56 triliun

Pendapatan                              Rp 8,36 triliun

Silpa                                         Rp 200 miliar

 

KEGIATAN                                        ANGGARAN

APBD Perubahan 2018                        Rp 10,13 triliun

Pendapatan daerah                               Rp 1,22 trilun

Pendapatan Asli Daerah                        Rp 848,02 miliar

Dana Perimbangan                                Rp 376,66 miliar

Lain-lain Pendapatan yang Sah  Rp 37,02 miliar

Silpa                                                     Rp 541,26 miliar

 

KEGIATAN                                                    ANGGARAN

Belanja tidak langsung                           Rp Rp.5,90 trilyun

Belanja Pegawai                                               Rp 1,70 triliun

Belanja Hibah                                                   Rp 1,07 triliun

Bantuan belanja sosial                                       Rp 5,80 miliar

Belanja bagi hasil kab/kota                                Rp 2,41 triliun

Bankeu keuangan kab/kota dan parpol  Rp 691,85 miliar

Belanja langsung                                               Rp 4,22 triliun

Pembiayaan pengeluaran                                   Rp 3,69 miliar

Sumber Data: DPRD Kaltim

 


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 18:57

Disetubuhi Kakar Ipar hingga Lahirkan Anak Kembar

SAMARINDA – Kisah kehamilan di luar nikah sudah berulang kali muncul di ruang publik. Ada yang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:51

Belum Cair, Dewan Tanpa Anggaran

SAMARINDA – Sejumlah anggota DPRD Kaltim mengeluhkan belum cairnya anggaran untuk kegiatan kedewanan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:51
Pileg 2019

Terkait Kasus yang Menimpa Alphad Syarif, KPU Diminta Tak Gegabah

SAMARINDA – Kasus yang menimpa Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif bakal berbuntut panjang. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:50

Ini Alasan DKK Tak Sarankan Fogging

SAMARINDA – Selain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit yang kerap menghantui Kota…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:49

Harga Komoditas Terpantau Stabil

SAMARINDA – Pada 10 Oktober lalu, pemerintah pusat melalui PT Pertamina telah menaikkan harga…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:47

Serapan Belanja Langsung Belum Maksimal

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda patut waswas. Meski secara keseluruhan serapan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:17

Pekan Depan, Jokowi ke Samarinda

  SAMARINDA – Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Samarinda sepertinya bukan sebatas…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:16

Ramaon Pilih “Irit” Bicara

SAMARINDA – Seolah tak ada habisnya, Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif terus mengejutkan publik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

BKD Belum Tentukan Tempat Tes CPNS

SAMARINDA – Mendekati batas akhir pendaftaran, lokasi untuk tes calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:15
Gempa Palu

Harga Sayuran Merangkak Naik

  SAMARINDA – Harga beberapa barang di Pasar Segiri mengalami kenaikan. Harga komoditas yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .