MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 25 September 2018 00:31
PT BME
ADA APA INI? PT BME Diserbu Mahasiswa

Minta Transparan Soal Keuangan, Tuntut Direktur Lengser

UNJUK RASA: Belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang melakukan aksi unjuk rasa menuntut transparansi dari PT BME.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Melempemnya kinerja PT Bontang Migas Energi (BME) terus mendapat sorotan. Perusahaan pelat merah itu dianggap gagal menyetor kontribusi ke PAD oleh Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).

Senin (24/9) kemarin, belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Bontang menggelar unjuk rasa. Mereka juga menuntut PT BME transparan dalam hal keuangan. Bahkan dari aksi ini, mahasiswa juga menuntut Direktur PT BME Kasmiran Rais mundur dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan diawali dengan orasi di Simpang Ramayana, dilanjutkan dengan mendatangi Kantor Wali Kota Bontang di Bontang Lestari, dan kemudian melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PT BME.

Koordinator Lapangan Ari Saldy Jaya mengatakan, PT BME tak transparan dalam hal laporan keuangan semenjak dipimpin oleh Kasmiran Rais. Padahal sebelum dijabat Kasmiran, pihaknya mendapat info jika ada deviden masuk senilai Rp 495 juta. “Tetapi saat kepemimpinan baru ini, pemerintah pun mengaku tidak ada deviden dan selama ini PT BME tidak mengalami keuntungan,” jelasnya usai mediasi dengan Asisten 2 Zulkifli dan Kabag Sosial Ekonomi Aguswati, di Kantor Wali Kota Bontang, Senin (24/9) kemarin.

Sehingga pihaknya menilai ada pembohongan publik. Oleh karenanya mereka meminta transparansi. “Bukan hanya transparansi, kalau perlu dicopot direkturnya. Kami juga minta PT BME diaudit ulang,” ujarnya.

Sementara itu Kabag Sosek Setda Bontang, Aguswati membantah tudingan para pengunjuk rasa yang menganggap PT BME tidak pernah memberikan deviden. Padahal kata Aguswati, ada deviden masuk sebesar Rp 187 juta tetapi bukan hasil dari jaringan gas (jargas). “Dari zaman pak Taufik pun deviden senilai Rp 495 juta setelah diaudit bukan dari jargas, tetapi hasil keuntungan kerja sama dengan PT Blackbear. Tetapi karena alatnya sudah tua, kerja sama pun dihentikan dan PT Blackbear akan menggunakan jasa PT KDM,” ungkapnya.

Dalam pertemuan sebelumnya di Pendopo Rujab, Aguswati menerangkan bahwa Komisaris PT BME sudah menjelaskan hasil laporan akuntan publik yang diaudit oleh BPK dan internal komisaris. “Yang membuat tidak ada keuntungan itu karena harga gas dan biaya operasional per bulan yang tinggi,” terang dia.

Sementara itu, laporan hasil keuangan juga sudah disampaikan ke DPRD Bontang. “Karena memang kewenangan kami sampai di situ saja,” kata Aguswati.

Ditambahkan Komisaris PT BME Agus Wijaya, sejak tahun 2017 secara keseluruhan kerugian PT BME mencapai Rp 400 juta. Karena sejak 2016 keuangan PT BME sudah minus. Tetapi meski minus, Direktur PT BME saat itu, Taufik, tetap memberikan deviden kepada Pemkot Bontang, yang disebut sebagai deviden inferim. Terkait deviden, perusahaan akan berikan laba jika mendapat keuntungan. “Walau masih belum ada keuntungan, yang terpenting adalah bagaimana agar perusahaan bias tetap eksis. Zaman pak Samsul dan Taufik mereka memberikan deviden sebesar Rp 495 setelah dipotong pajak,” urainya.

Saat itu kata Agus, kondisi keuangan PT BME masih minus. Selanjutnya, diberikan lagi Rp 187 juta. “Karena masih rugi, maka pembukuan di Pemkot Bontang juga ditulis sebagat pos uang muka deviden, karena tidak punya keuntungan dan bukan PAD,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi aksi mahasiswa, kepada Bontang Post Direktur PT BME Kasmiran Rais mengaku siap menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan. “BME siap menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan yang sudah diaudit oleh akuntan publik saat ada rapat dengar pendapat dengan DPRD nanti,” tukasnya. (mga)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 18:30
Pemilu 2019

Jumlah DPT Berkurang 250 Suara

BONTANG – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bontang untuk Pemilu 2019…

Selasa, 11 Desember 2018 18:29
Info CPNS

Tes SKB Digelar Hari Ini

BONTANG – Sebanyak 367 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).…

Senin, 10 Desember 2018 18:56

Pembalap Liar Terancam Sanksi Pidana

BONTANG – Aksi balap liar buat geleng-geleng kepala. Meski banyak…

Senin, 10 Desember 2018 18:55
Hari Anti Korupsi Internasional

Kejari Ajak Warga Perangi Korupsi

BONTANG – Korupsi sudah menjadi musuh bersama. Perlu kerja sama…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:53

UMK Bontang Diketok Rp 2,9 Juta

BONTANG – Gubernur Kaltim menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Bontang…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:52

Polres Bontang Diserang OTK

BONTANG – Markas Polres Bontang diserang dua orang tidak dikenal…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:51

RPH Ditarget Rampung Akhir Tahun

BONTANG – Progres renovasi Rumah Potong Hewan (RPH) yang berlokasi…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:50

Difabel Bisa Jadi Honorer

BONTANG – Untuk memenuhi hak para disabilitas Bontang, Wali Kota…

Jumat, 07 Desember 2018 19:08

Optimalkan TPST dan TPS3R

SELAIN pelarangan kantong plastik di ritel dan toko modern, komitmen…

Jumat, 07 Desember 2018 19:08

Penggunaan Kantong Plastik Dilarang

BONTANG – Larangan penggunaan kantong plastik di toko modern dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .