MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 26 September 2018 01:27
Disdik Kutim Larang TK2D Terlibat Aksi Damai
DILARANG DISDIK: Ketua DPRD sedang mendengarkan aspirasi peserta aksi damai di ruang hearing kantor DPRD.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, Dari seluruh Organinasi Perangkat Daerah (OPD) yang notabene bekerja di lingkungan Pemkab Kutim, hanya Dinas Pendidikan saja yang melarang Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D)-nya mengikuti aksi damai yang dilaksanakan di gedung DPRD, Selasa (25/9).

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Forum TK2D Kutim, Mursalim. Dirinya menyayangkan hal ini, mengingat di OPD tersebut merupakan sumbangsih tenaga kontrak terbanyak dari dinas lain yang ada. Tak diketahui alasan pasti, namun hal seperti ini dianggap tidak solidaritas.

"Dari seluruh dinas yang ada di Kutim, Disdik tidak mengizinkan TK2D nya untuk turun aksi. Padahal tenaga kontrak dari dinas tersebut terbilang paling banyak. Sehingga tidak ada satupun dari mereka yang berani datang," ujarnya saat menyampaikan aspirasi di ruang hearing sekretariat DPRD.

Perlakuan seperti ini dikategorikan tidak mengakomodir kepentingan pegawai, dengan intimidasi dan larangan pada pekerja untuk menggunakan kebebasan berpendapat. Sehingga terlihat janggal saat salah satu dinas yang juga mempekerjakan TK2D namun tidak memikirkan kesejahteraannya.

"Copot saja itu PLT-nya, saya heran juga. Dinas Pendidikan masih saja menerima TK2D tapi melarang mereka berpendapat," pungkasnya.

Dia menceritakan temuan TK2D di Disdik, ada Surat Keputusan (SK) yang keluar atau diterbitkan pada Januari, namun ijazahnya baru keluar Agustus berikutnya. Dengan hal seperti ini, menunjukan bahwa penerimaan tenaga kontrak daerah kerap terjadi.

"Bahwasanya kalau aspirasi kami tidak ditindak lanjuti, maka kami akan turunkan aksi yang lebih banyak lagi. Karena yang terpenting itu tuntutan guru yaitu ganti pimpinan Disdik yang sekarang," tandasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi mengatakan hal seperti ini masuk kategori union busting atau menghalangi pekerja untuk berpendapat. Ia mengaku kaget saat mengetahui hal itu terjadi di daerahnya. Sehingga pihaknya meminta pada peserta aksi damai untuk melaporkan pada dirinya, jika mengalami penekanan dari atasan masing-masing pasca kejadian ini.

"Jika ada kadis atau pimpinan yang melarang dan memarahi setelah aksi ini, lapor kembali pada saya. Tidak ada hak mereka melarang. Termasuk Disdik sekalipun," pintanya saat memimpin rapat.

Menurut Unad --sapaan akrabnya--, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Baginya aksi damai yang dilakukan seperti ini terbilang lumrah. Pasalnya Indonesia merupakan negara demokrasi. Sehingga siapapun dari warga Kutim berhak mengungkapkan tuntutannya di kantornya.

"Masa perusahaan diperingati jika melakukan 'union busting', tapi ternyata OPD kita sendiri melakukan hal yang sama," tuturnya.

Saat dikonfirmasi oleh Sangatta Post, perihal larangan oleh pihaknya terhadap TK2D yang ingin berpartisipasi dalam aksi damai, Plt Kadisdik Kutim, Roma Malau tak memberi tanggapan apapun. (*/la)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 20:08
Sidrap

Dusun Sidrap Bersiap Jadi Desa

SANGATTA- Hasil pencermatan Bagian Pemerintahan Pemkab Kutim menyatakan, Dusun Sidrap Desa Martadinata…

Senin, 22 Oktober 2018 18:47
Info CPNS

Tanpa Kartu Ujian, Tak Bisa Tes CPNS

SANGATTA - Jelang tes CPNS, ribuan peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, diminta untuk…

Senin, 22 Oktober 2018 18:46

Pengelola Polder Kewalahan

SANGATTA – Polder di Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, kerap disalahgunakan. Lokasi itu ditengarai…

Senin, 22 Oktober 2018 18:45

Fasilitas RSUD Sangkulirang Bertambah

SANGATTA – Fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang semakin lengkap. Pemkab Kutim…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16

Demo TK2D Dinilai Bupati Wajar

  SANGATTA- Rasa kemanusiaan Bupati Kutim, Ismunandar terbilang tinggi. Mengutamakan perasaan.…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:16

Dilarang Bawa Kendaraan, Pelajar Pilih Menumpang

SANGATTA- Larangan membawa kendaraan sendiri membuat pelajar SMP di Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:15
Pemilu 2019

Bawaslu Pastikan Semua Warga Kutim Masuk DPT

SANGATTA – Bawaslu Kaltim dan Kutim melakukan kunjungan ke warga yang belum terdaftar dalam Daftar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .