MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 05 Oktober 2018 00:45
Info CPNS
Berkas CPNS Wajib Dikirim Melalui Pos

BKD Sebut Mudahkan Administrasi, Hindari Potensi KKN

Nurhikmah(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengiriman berkas calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui kantor pos terkesan mempersulit calon pelamar yang berada di Kota Tepian. Sebab, bagi yang berdomisili di Samarinda, calon pelamar bisa saja memberikan langsung berkasnya kepada petugas. Mengingat, kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda dan calon pelamar masih berada di satu daerah yang sama.

Hal ini tentu saja berbeda dangan calon pelamar yang berasal dari luar daerah. Karena tidak mungkin datang langsung ke Samarinda, sehingga mereka memang harus mengirimkan berkasnya melalui kantor Pos.

Terkait, Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Informasi BKD Samarinda, Nurhikmah mengatakan, sebenarnya peraturan tersebut memudahkan calon pelamar. Sebab, calon pelamar tidak perlu berlelah datang ke kantor BKD, cukup mengirim berkas lewat kantor Pos.

“Karena kalau calon pelamar datang ke sini (BKD, Red.) kan bisa jadi mereka dibuat bolak-balik karena berkas yang salah maupun belum lengkap. Kalau dikirim melalui pos mereka tinggal duduk santai menerima pemberitahuan, apakah ada kesalahan berkas atau berkasnya sudah dinyatakan lengkap,” kata Nurhikmah.

“Di sisi lain, ada kemungkinan penumpukan antrean. Karena pengumpulan berkas bisa jadi diiringi dengan konsultasi, ini malah akan mempersulit calon pelamar,” tambah Nurhikmah, Kamis (4/10) kemarin.

Selain itu, yang terpenting pihaknya memang menghindari bertatap muka langsung dengan calon pelamar. Sebab ada kemungkinan calon pelamar merupakan anak atau sanak saudara dari pejabat tertentu. Karena pihaknya ingin meminimalisasi potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang timbul dari proses tersebut.

Karena itu, jika dikirim melalui pos maka semua orang akan diperlakukan sama tanpa melihat latar belakang calon pelamar. “Kalau bertemu langsung kan bisa jadi terjadi tindak penyuapan dan lainnya. Terus jika ternyata ada pejabat yang mengantarkan berkas sanak saudaranya kesannya juga menjadi tidak enak. Itu yang kami hindari,” ungkap dia.

Di sisi lain, pengiriman melalui kantor Pos dinilai lebih terstruktur. Sebab, berkas yang dikirim melalui Wesel akan tercatat di database kantor Pos yang nantinya akan dicocokkan dengan data yang diterima BKD.

“Hal ini untuk menghindari berkas terselip. Karena bukan tidak mungkin, jika dikirim langsung dan diterima dengan orang yang berbeda berkas akan tercecer. Kalau ada dua lembaga yang meninjau berkas masuk kan jauh lebih terstruktur. Apalagi orang Kantor Pos pasti mengantar berkas masuk tepat pukul 09.00 dan 15.00 Wita,” ungkap Nurhikmah.

Lebih lanjut ia mengatakan, sampai saat ini pendaftar CPNS di website BKD sudah mencapai 1.926 pelamar, namun berkas yang masuk baru sekira 51. Nurhikmah memprediksi, berkas akan menumpuk mendekati hari terakhir pendaftaran. Mengingat, berkas yang masuk masih jauh dari jumlah pelamar.

“Kami masih menunggu. Hanya saja harapannya jangan sampai tertumpuk mendekati hari akhir pendaftaran,” tandasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 19:06

Andi Harun Siap Pasang Badan

SAMARINDA – Tarik ulur proses pengantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:03

Dana Pendidikan Sulit Dipenuhi

SAMARINDA – DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengaku kesulitan memenuhi anggaran…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:13
Polemik Masjid Lapangan Kinibalu

Izin Masjid di Kinibalu, Warga Tuding Ada Rekayasa

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan tidak akan mengajukan banding terkait…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

MIRIS..!! Ribuan Anak Putus Sekolah di Lima Daerah

SAMARINDA – Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA) nyatanya tak lantas membuat Kaltim…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

Gemar Berbagi Motivasi, Ingatkan Pentingnya Perencanaan Hidup

Selain dikenal sosok yang rendah hati, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi juga karib dengan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:14
Polemik Kinibalu

Pengadilan Kabulkan Permohonan DPUPR

  SAMARINDA – Sengketa pembangunan masjid di lapangan Kinibalu akhirnya menemui titik terang.…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Raperda RZWP3K Lindungi Nelayan!

SAMARINDA – Kritikan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Masuk Musim Pancaroba, Mulai Waspada Wabah DBD!

SAMARINDA – Warga Kota Tepian patutnya mulai mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:12

Hibah dan Bansos Terancam Dikurangi

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim 2018 yang sebelumnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:11
Raperda LGBT

Raperda LGBT Tunggu Payung Hukum

SAMARINDA – Desakan publik agar dewan segera mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .