MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 07 Oktober 2018 00:01
Dinilai Lamban, Pelayanan Kecamatan Sangatta Utara Dikeluhkan Warga
Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA - Pelayanan yang diberikan Kecamatan Sangatta Utara, dikeluhkan warga. Warga menilai, pegawai yang memberikan pelayanan masih jauh dari harapan.

Contoh dalam masalah pembuatan surat tanah PPAT. Waktu yang diberikan terlampau lama. Hingga membutuhkan waktu berbulan-bulan. Padahal, membuat  surat tanah terbilang mudah dan cepat.

"Saya tau juga prosedurnya. Kan tinggal mengukur tanah dan membuatkan suratnya. Enggak mungkin sampai berbulan-bulan. Saya saja, sudah mau dua bulan belum jadi," kata Ia warga Sangatta Utara. 

Bahkan kata dia, dirinya memiliki teman yang senasib dengannya. Bahkan lebih parah. Pasalnya, hingga enam bulan tak kunjung jadi. Tentu saja hal itu menjadi pertanyaan tersendiri bagi warga.

"Kerja atau apa. Kalau mau diseriusi pasti jadi. Saat saya minta, banyak sekali alasannya. Mulai dari hilang data, ada kegiatan sosial dan lainnya," katanya.

Dirinya tak mempermasalahkan hal itu. Asal kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat diutamakan. Tidak mendahulukan kepentingan pribadi.

"Silahkan saja ada kegiatan. Tetapi kewajiban tetap berjalan sesuai prosedur.   Sehingga warga tak kecewa. Saya sebagai warga sangat kecewa sekali," katanya.

Dirinya yakin, masalah demikian ini bukan bersumber dari atasan. Melainkan bawahan yang mengabaikan kewajiban sebagai pegawai. Sehingga, warga dikorbankan dengan alasan klasik.

"Pelayanannya juga kurang baik. Seharusnya pelayannya diberikan secara ekstra. Sehingga membuat warga senang. Kalau seperti ini, yang menjadi sorotan ialah atasan, bukan oknum tersebut," katanya.

Dirinya meminta kepada camat agar selalu memantau bawahannya. Sehingga, tak melakukan hal-hal yang tak diinginkan. Khususnya dalam maslaah pembuatan surat tanah.

"Berikan pantauan kepada bawahan. Jika salah, tegur bawahannya. Jangan dibiarkan saja. Karena akan memberikan dampak negatif bagi kecamatan itu sendiri," pesannya. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .