MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 10 Oktober 2018 23:48
DPRD Bontang
Dewan Tolak Dua Poin Draf Revisi Perda

Terkait Regulasi Insentif bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS

TAK SEPAKAT: Pembahasan draf rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 oleh Komisi I DPRD dengan Tim Asistensi Pemkot Bontang berakhir deadlock.(FADLI/HUMAS DPRD)

PROKAL.CO, BONTANG – Komisi I DPRD menolak draf rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang diajukan Tim Asistensi Pemkot Bontang. Regulasi tersebut mengatur pemberian insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan sekolah swasta, serta pendidik non pegawai negeri sipil (PNS) pada sekolah negeri. Penolakan itu terjadi saat Komisi I menggelar rapat kerja, Selasa (9/10).

Anggota Komisi I Setiyoko Waluyo mengatakan, ada dua poin yang bertentangan yakni berkaitan persyaratan penerima insentif. Pertama, berkenaan syarat administrasi penerima. Pada draf tersebut berisi penerima wajib memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan telah mengabdi selama dua tahun.

“Padahal bulan lalu telah disepakati poinnya ialah penerima insentif memiliki NUPTK dan atau telah mengabdi dua tahun. Kalau memakai kata ‘dan’ artinya wajib keduanya dipenuhi,” kata Setiyoko saat ditemui usai rapat.

Menurutnya, sejak 2010 pengurusan NUPTK mengalami kendala. Akibatnya banyak tenaga pendidik hingga kini belum mempunyai nomor induk tenaga pendidik tersebut. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berujar jika pengurusan NUPTK tidak ada kendala, ia mengaku legawa jika syarat tersebut diterapkan.

“Kami ngotot bahwa persyaratan bukan mutlak NUPTK. Bayangkan ketika banyak tenaga pendidik yang sudah mengabdi di atas dua tahun, ketika diberlakukan perda ini, mereka secara otomatis tidak akan mendapat insentif kembali,” paparnya.

Dijelaskan Setiyoko, tiap tenaga pendidik mendapat satu juta rupiah per bulannya. Meskipun ada persyaratan lainnya yang wajib dipenuhi, meliputi memiliki ijazah sarjana dan tidak pernah absen mengajar. Jika itu tidak dipenuhi maka secara otomatis ada pengurangan besaran insentif yang diterima.

Ia menaksir sebanyak 500 tenaga pendidik yang belum memiliki NUPTK terancam tidak mendapat insentif. Mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Adapun total penerima insentif mencapai 1.200 orang. Setiyoko menduga Pemkot ingin menghemat anggaran sebesar Rp 6 miliar. Dari total anggaran untuk insentif sekira Rp 14 miliar lebih.

“Untuk apa menghemat anggaran, kan APBD Bontang sudah mulai meningkat. Ini justru sektor pendidikan yang harusnya menjadi prioritas malah dikurangi,” tutur Setiyoko.

Di samping itu, Komisi I menyatakan keberatan adanya poin draf yang berisi insentif guru swasta diberhentikan ketika bergabung dengan partai politik. Setiyoko menyebutkan mayoritas guru swasta itu menjadi pengurus parpol. Kecuali jika telah duduk sebagai anggota DPRD yang memperoleh pendapatan dari anggaran daerah atau nasional, dapat dilakukan penyetopan pemberian insentif.

“Ini membatasi kebebasan masyarakat dalam beroganisasi namanya. Apa bedanya dengan Ketua RT yang juga dapat insentif,” kata pria yang juga dulunya berprofesi sebagai guru ini.

Secara tegas, ia mengatakan jika draf ini dipaksakan lebih baik kembali ke perda lama. Pertemuan selanjutnya pun akan digelar kembali setelah tim asistensi melakukan koordinasi dengan wali kota Bontang. (ak)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 19:06
Pemkot Bontang

HEBAT!!! Bontang Terima Penghargaan IRSA 2018

JAKARTA - Riuh tepuk tangan bergema di Grand Ballroom JW…

Kamis, 13 Desember 2018 18:33
Pemkot Bontang

Komitmen Berantas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

BONTANG - Pemkot Bontang melalui Dinas Sosial,Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:28
Pemkot Bontang

Bontang Dapat Bus Sekolah Baru

BONTANG – Perjuangan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni untuk menyejahterakan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:27
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Terima Bhumandala Award

BONTANG- Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali diraih Kota Bontang.…

Rabu, 12 Desember 2018 19:25

GOW Bontang Gelar Pelatihan PKDRT

BONTANG- Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bontang bekerja ama dengan…

Selasa, 11 Desember 2018 18:06
Pemkot Bontang

Raih IGA 2018, Bontang Jadi Kiblat Inovasi

BONTANG – Prestasi membanggakan kembali diraih Bontang. Kota Taman meraih…

Selasa, 11 Desember 2018 18:02
Pemkot Bontang

Satgas KTR di 15 Kelurahan Dilantik

BONTANG – Guna mewujudkan masyarakat hidup sehat di Bontang, Wali…

Selasa, 11 Desember 2018 18:01
Pemkot Bontang

Pemkot Komitmen Berantas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

BONTANG - Pemkot Bontang melalui Dinas Sosial,Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan…

Senin, 10 Desember 2018 18:39
Pemkot Bontang

MEMBANGGAKAN!!! Bontang Masuk Nominasi IGA 2018

BONTANG – Bontang masuk dalam nominasi untuk penghargaan Indonesia Government…

Senin, 10 Desember 2018 18:38
Pemkot Bontang

Neni Presentasikan Mangrove ke Tiongkok

BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniani mempresentasikan pengelolaan mangrove…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .