MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01
Gempa Palu
Puluhan Korban Gempa Palu Mengungsi di Kutim

Mencari Rumah Keluarga untuk Berlindung

ENGGAN PULANG: Korban bencana alam Palu yang mengungsi di Sangatta sedang melakukan pendataan di PMI Kutim.(PMI FOR SANGATTA POST)

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Akibat dari gempa di Palu, banyak warga yang meninggalkan Sulawesi Tengah dan beralih ke sejumlah daerah, termasuk Kutim.

Sekira 37 warga yang selamat dari bencana gempa dan tsunami tersebut, selain menyisakan luka juga menyimpan rasa trauma untuk kembali ke daerahnya.

Menurut Kepala Markas PMI Kutim, Wihelmus W.D mengatakan, para korban yang selamat tersebut sudah tiba sejak beberapa hari yang lalu di Kaltim, dengan menggunakan Kapal Pelni. Kemudian sejumlah korban tersebut berpencar dan tiba di Kutim.

"Ada sekira 37 orang yang datang ke sini, 30 orang dewasa dan tujuh di antaranya anak-anak," kata Ewil sapaan akrabnya saat diwawancarai di gedung serba guna, Rabu (10/10).

Ewil menambahkan, pengungsi yang datang tersebut umumnya memiliki kerabat di Sangatta. Di antara mereka banyak yang enggan kembali kampung halaman. Hal itu disebabkan oleh perasaan takut yang menerpa.

"Ada dua kecamatan yang menjadi kunjungan, di Sangatta Selatan dan Utara. Mereka sekarang ada di rumah kerabatnya. Nanti mau betul-betul kami data," pungkasnya.

Menurutnya, para korban tersebut sudah merasa trauma akan kejadian gempa bumi yang melanda kediaman mereka, sehingga para korban lebih memilih tinggal menetap di Kutim.

"Mereka trauma dan tidak mau kembali ke Palu, jadi mereka ingin tinggal menetap di Kutim," terangnya.

Seluruh korban tersebut tetap akan diberikan bantuan, mengingat donasi yang ada pada pihak PMI merupakan amanah yang ditujukan untuk korban. Meski dimanapun posisinya saat ini. Terlebih jika memang mereka sangat membutuhkan.

"Warga sediakan bantuan ini untuk korban, mereka kan bagian dari kejadian itu. Jadi mereka akan tetap dibantu," bebernya.

Adapun kebutuhan itu melingkupi tempat tinggal mereka. Sementara bagi mereka yang tidak memiliki KTP dapat tinggal di PMI, atau jika memiliki sanak keluarga diperbolehkan menetap dengan kondisi yang aman.

"Kami akan konfirmasi ke dinas sosial terlebih dulu. Perihal bantuan yang bisa diberikan. Kemudian soal tidak adanya KTP, kami juga akan minta identitas dan dicocokkan ke disdukcapil," tuturnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kutim, Ismunandar mempersilahkan bagi korban gempa yang ingin mengungsi ke Kutim, untuk melapor dan pendataan. Agar pemberian bantuan jelas arahnya.

"Kami membuka lebar pintu daerah untuk korban yang mau datang kemari. Apapun bantuan yang bisa kami beri, akan terus diupayakan," terang Ismu. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .